Sofia Soroti Begal di Probolinggo Hari Ini, Desak Perlindungan Nyata bagi Perempuan di Ruang Publik
- calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PROBOLINGGO, Senin (6/7/2026) – Aksi begal yang menimpa seorang bidan Desa Blado Kulon di Jalan Curah Bubur, Desa Paras, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, pada Senin pagi (6/7), menuai keprihatinan dari Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, Sofia.
Menurut Sofia, peristiwa tersebut tidak hanya menjadi persoalan kriminalitas, tetapi juga menunjukkan bahwa perempuan masih menghadapi kerentanan saat menjalankan aktivitas di ruang publik.
“Perempuan berhak merasa aman saat bekerja, mengabdi kepada masyarakat, maupun menjalankan urusan keluarga. Ketika seorang perempuan menjadi korban kekerasan di jalan, maka negara harus hadir memberikan perlindungan yang nyata,” ujar Sofia.
Ia meminta aparat penegak hukum bergerak cepat mengungkap dan menangkap pelaku serta meningkatkan patroli di titik-titik yang selama ini rawan tindak kejahatan. Menurutnya, keamanan masyarakat, khususnya perempuan, harus menjadi prioritas.
Sofia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial dengan saling menjaga lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat.
“Kasus ini harus menjadi momentum evaluasi bersama. Perempuan tidak boleh hidup dalam rasa takut hanya karena menjalankan aktivitas sehari-hari. Ruang publik harus menjadi tempat yang aman bagi semua, termasuk perempuan,” tegasnya.
PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo menyampaikan empati kepada korban dan berharap proses hukum berjalan cepat, pelaku segera ditangkap, serta langkah-langkah pencegahan diperkuat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
- Penulis: Siti Nurhaliza

Saat ini belum ada komentar