Breaking News
dark_mode
Trending

Fatayat NU: Begal Kini Mengancam Rasa Aman Perempuan di Probolinggo

  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


PROBOLINGGO — PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus begal yang belakangan terjadi di wilayah Kabupaten Probolinggo dan mulai menimbulkan keresahan masyarakat, khususnya perempuan.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, Sofia, menilai meningkatnya aksi kriminalitas jalanan tidak hanya menjadi persoalan keamanan umum, tetapi juga berkaitan erat dengan perlindungan perempuan di ruang publik.


Menurutnya, banyak perempuan di Kabupaten Probolinggo yang setiap hari harus keluar rumah sejak dini hari hingga malam untuk bekerja, berdagang, mengantar anak, maupun membantu menopang ekonomi keluarga. Namun situasi keamanan jalan yang dinilai semakin rawan membuat perempuan menjadi kelompok yang paling rentan.


“Kami melihat persoalan begal hari ini bukan sekadar tindak kriminal biasa, tetapi sudah mulai mengancam rasa aman perempuan di ruang publik. Banyak perempuan keluar rumah untuk bekerja dan mencari nafkah, tetapi justru dihantui rasa takut saat berada di jalan,” ujar Sofia.


Fatayat NU menyoroti sejumlah kasus begal yang melibatkan korban perempuan di wilayah Probolinggo dalam beberapa waktu terakhir. Kasus-kasus tersebut dinilai memunculkan trauma psikologis serta kekhawatiran di tengah masyarakat.


Sofia mengatakan korban perempuan tidak hanya mengalami kerugian material akibat kehilangan kendaraan atau barang berharga, tetapi juga mengalami tekanan mental dan rasa tidak aman saat harus kembali beraktivitas di luar rumah.


“Perempuan tidak hanya kehilangan harta benda, tetapi juga kehilangan rasa aman. Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” katanya.


Karena itu, Fatayat NU Kabupaten Probolinggo mendorong aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk memperkuat langkah pencegahan di wilayah-wilayah yang dinilai rawan kriminalitas, terutama pada jalur yang minim penerangan dan sering dilalui masyarakat pada malam hingga subuh hari.


Selain penguatan patroli keamanan, Fatayat NU juga menilai pentingnya pembangunan sistem perlindungan masyarakat yang lebih responsif terhadap perempuan, termasuk penyediaan penerangan jalan, pengawasan titik rawan, serta penguatan keamanan lingkungan berbasis masyarakat.


“Keamanan jalan hari ini juga merupakan isu perempuan. Negara harus hadir memastikan perempuan dapat beraktivitas dengan aman tanpa rasa takut,” tegas Sofia.


Fatayat NU Kabupaten Probolinggo juga mengajak masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian lingkungan guna mencegah meningkatnya tindak kriminalitas jalanan.


Menurut Sofia, keamanan tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat melalui budaya saling menjaga dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Perempuan tidak boleh hidup dalam ketakutan hanya karena ingin bekerja dan mencari nafkah bagi keluarganya,” pungkasnya.

  • Penulis: Siti Nurhaliza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2026 10 23 at 03.22.34

    Perkuat Ikhtiar Spiritual HSN 2026, NU Bantaran Gelar Istighotsah Bersama

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Masruhin
    • 0Komentar

    BANTARAN, nuprobolinggo.or.id — Jajaran pengurus dan ratusan kader Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Bantaran memadati halaman Kantor PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo untuk menggelar Istighotsah Bersama, Rabu (21/10/2026). Aksi doa bersama ini digelar sebagai ikhtiar spiritual dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Kegiatan khidmat ini dihadiri langsung oleh Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Ketua MWCNU Bantaran, […]

  • WhatsApp Image 2026 10 28 at 11.21.40

    Perkuat Ketahanan Keluarga, LKKNU Probolinggo Siap Bangun Ekosistem Kolaboratif

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
    • account_circle Nur Holila
    • 0Komentar

    KRAKSAAN, nuprobolinggo.or.id — Jajaran Pengurus Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Kabupaten Probolinggo menghadiri Rapat Koordinasi Bersama pembahasan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembinaan remaja dan bimbingan calon pengantin (catin) di Ruang Jabung 3 Kantor Bupati Probolinggo, Rabu (28/10/2026). Pertemuan lintas sektor yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo ini dirancang untuk membangun ekosistem kolaboratif dalam penguatan […]

  • SAPA FATAYAT

    Fatayat NU Probolinggo Hadir di Tiktok dengan “Sapa Fatayat” Selama Bulan Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Probolinggo – Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Probolinggo menghadirkan program bertajuk “Sapa Fatayat” (Santai Penuh Pahala Bersama Fatayat) selama bulan suci Ramadhan melalui platform TikTok dengan live streaming. Program ini menjadi langkah inovatif dalam memperluas dakwah dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda. Sofia, Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo menyampaikan bahwa kehadiran […]

  • IMG 20260703 WA0008

    Dilema 2 Masjid dan Najis Mualaf Jadi Bahasan LBM PCNU Probolinggo

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo kembali bersiap menggelar forum kajian hukum Islam (Bahtsul Masail) berkala. Kali ini, forum tertinggi dalam merespons persoalan umat di lingkungan NU tersebut akan diselenggarakan di kawasan lereng, tepatnya di TPQ Nurul Islam (Nuris), Desa Rambaan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, Ahad (5/7/2026). Forum keilmuan […]

  • IMG 20260906 WA0048 photo_camera 1

    Satukan Barisan Nahdliyyin, MWCNU dan 14 Ranting NU Dringu Resmi Dilantik

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Saifullah
    • 0Komentar

    DRINGU – Kepengurusan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Dringu bersama 14 Ranting NU se-Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, resmi dilantik oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo. Prosesi pelantikan berlangsung di Pondok Pesantren Zahrotul Islam, Desa Tegalrejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Pelantikan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat soliditas warga Nahdliyyin di wilayah […]

  • IMG 20260712 WA0001

    Disrupsi Digital dan Reaktualisasi Moral Pesantren

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Imamuddin Nur Fajri, Warga NU, Alumni Pesantren di Probolinggo
    • 0Komentar

    RIUH rendah jagat digital hari ini tidak sekadar mengubah cara manusia berkomunikasi, melainkan telah meredefinisikan ruang hidup dan interaksi sosial kita. Di tengah pusaran disrupsi dan derasnya arus informasi media sosial, lembaga pendidikan Islam tradisional seperti pesantren kini dihadapkan pada tantangan eksistensial yang kompleks. Sosiolog Ali Shariati (1971) jauh-jauh hari telah mengkhawatirkan konsekuensi dari modernitas […]

expand_less