Breaking News
dark_mode
Trending

LDNU Probolinggo Luncurkan Sentra Syiar Ramadan, Sasar Daerah Blank Spot

  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANTARAN– Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama atau LDNU Kabupaten Probolinggo meluncurkan Sentra Syiar Ramadan NU sekaligus melepas Dai Muda Ramadhan di Pondok Pesantren Nahdlatul Muta’allimin, Desa Kropak, Bantaran, Selasa (17/2/2025).

Program ini dicanangkan untuk memperkuat dakwah Ahlussunnah wal Jamaah di wilayah-wilayah pelosok yang minim kegiatan keagamaan.

Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, yang hadir dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya dakwah binidzom atau dakwah yang terorganisir. Menurutnya, pemetaan daerah blank spot harus menjadi prioritas agar syiar NU merata hingga ke akar rumput.

“Ke depan kita perlu menetapkan standar bagi dai yang ditugaskan ke daerah tersebut. Harapannya, mereka tidak hanya berdakwah, tapi juga menetap dan berbaur dengan warga setempat,” ujar Kiai Teguh sembari berseloroh tentang peluang dai muda menemukan jodoh di tempat tugas.

Selain dakwah lapangan, Kiai Teguh juga mengingatkan pentingnya dakwah digital bagi generasi milenial dan Gen Z. Ia membandingkan jangkauan pengajian konvensional yang terbatas secara fisik dengan dakwah digital yang mampu menembus batas ruang dan waktu.

Pengabdian 18 Tahun

Ketua LDNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Jamaluddin Al-Ghazi, menjelaskan bahwa Sentra Syiar Ramadan akan dipusatkan di berbagai masjid dan mushala.

Untuk tahun ini, LDNU menerjunkan santri jenjang Ulya dari Ponpes Nahdlatul Muta’allimin ke daerah terpencil.

“Program pengiriman santri ke pelosok ini sudah konsisten kami jalankan selama 18 tahun. Kali ini, mereka ditugaskan di Dusun Pulosari dan Tosari di Desa Rambaan, serta Desa Lambang Kuning di Kecamatan Lumbang,” terang Kiai Jamal.

Sinergi Antar Lembaga

Acara ini juga menjadi momentum penguatan sinergi internal NU. LAZISNU Kabupaten Probolinggo turut menyerahkan wakaf Al-Qur’an kepada Korps Dai Muda Nahdlatul Ulama (KODAMA NU) untuk menunjang kegiatan tadarus dan pendidikan di lokasi penugasan.

Hadir dalam acara tersebut Ketua LTN NU Probolinggo, Muhammad Iqbal, dan Ketua LAZISNU Probolinggo, Dewi Puspa. Selain membahas teknis dakwah, pertemuan ini juga menyoroti tantangan eksternal seperti kebijakan lima hari sekolah yang dinilai dapat mengancam eksistensi Madrasah Diniyah (Madin) dan TPQ di desa-desa. (*)

  • Penulis: adminnuprob

Komentar (1)

  • Bambang Sutedjo, S.Pd.Bambang Sutedjo, S.Pd.

    Melayani daerah yang sulit dijangkau membutuhkan dedikasi dan pengorbanan yang luar biasa dari para dai dan pengurus LDNU. Ini adalah bentuk khidmah (pengabdian) yang tulus kepada umat. Sebagaimana pesan para kiai sepuh, “Siapa yang mau mengurus NU, maka akan dianggap sebagai santri Mbah Hasyim Asy’ari.” Inisiatif ini adalah bukti nyata pengabdian tersebut.

    Balas17 Februari 2026 19:23

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1000439898

    ASWAJA NU Center Probolinggo Jaga Ruh Kebersamaan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar
  • IMG 20260220 WA0059

    Dakwah Binnidzom

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    SELASA lalu saya mengadiri peluncuran Sentra Syiar Ramadan NU sekaligus Pelepasan Dai Muda Ramadhan oleh Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama atau LDNU di Pondok Pesantren Nahdlatul Muta’allimin. Sentra Syiar Ramadan dipusatkan di masjid dan musala. Korps Dai Muda atau KODAMA NU yang digembleng dalam Diklat Dai Milenial pada akhir 2025, ada di sentra itu. Mereka dibekali […]

  • 1000439921

    Solidaritas Nahdliyyin Dringu Mengalir untuk Korban Banjir Sumatera dan Aceh

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 1Komentar

    DRINGU– Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu korban banjir di Sumatera dan Aceh. Aksi kemanusiaan ini digelar di sejumlah pasar di Kecamatan Dringu, termasuk Pasar Dringu, Pasar Keldhuk, dan Pasar Bawang pada Rabu 7 Januari 2026. Pantauan di lokasi, para kiai, ustad, serta warga […]

  • 10fc6d19 0842 4ad1 a44b 8c0dcb621755

    Mengenal Ahmad Dwi Juharmanto, Ketua IPNU Terpilih Kabupaten Probolinggo

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Konferensi cabang yang diselenggarakan pada Minggu, 02 Februari 2025 kemarin telah melahirkan pemimpin baru di Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) Kabupaten Probolinggo. Ia adalah Ahmad Dwi Juharmanto atau yang kerap dipanggil Dwi. Latar belakang kenapa ia harus mencalonkan diri adalah karena melihat dinamika IPNU hari ini yang terlalu to late, to little […]

  • IMG 20260201

    Hasil Gotong Royong, LPBI NU Probolinggo Kirim 1.500 Sak Atasi Abrasi Pulau Gili Ketapang

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    GILI KETAPANG – Wujud nyata kepedulian dan semangat gotong royong Nahdlatul Ulama (NU) kembali dibuktikan dalam penanganan bencana alam di Kabupaten Probolinggo. Melalui Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU, sebanyak 1.500 sak disalurkan untuk menahan laju abrasi yang kian mengkhawatirkan di Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih. Aksi tanggap darurat ini difokuskan untuk memperbaiki […]

expand_less