Breaking News
dark_mode
Trending

Darul Mukhlashin: Napak Tilas Perjuangan, Saksi Khidmat PCNU Probolinggo

  • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TEGALSIWALAN– Pelantikan pengurus PCNU Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2026-2031, Ahad (7/6/2026), di Pondok Pesantren atau Ponpes Darul Mukhlashin, Tegalsiwalan, bukan sekadar agenda rutin organisasi.

Pemilihan lokasi ini merupakan napak tilas perjuangan salah satu pendiri NU di tanah Probolinggo.

Berdiri pada tahun 2003, Ponpes Darul Mukhlashin merupakan cermin dari silsilah perjuangan yang panjang. Pesantren ini melibatkan sejumlah sosok penting Nahdlatul Ulama dan Tarekat Tijaniyah, mulai dari KH Mahfudz Basya, KH Mukhlas Ahmad Ghozi, hingga KH Fathullah Umar.

Pesan di Balik Lahan Tegalsiwalan

Cikal bakal pesantren ini bermula ketika KH Mukhlas Ahmad Ghozi bersama putra beliau, KH Mahfudz Basya, pulang dari suatu pengajian dan melewati daerah Tegalsiwalan. Melihat hamparan tanah di sana, Kiai Mukhlas menyarankan kepada putranya untuk menukarkan tanah sawah dengan tanah kering tersebut.

Kiai Mukhlas kemudian memberikan amanah khusus kepada Kiai Mahfudz untuk membangun rumah dan masjid di atas lahan itu.

Kisah itu disampaikan Pengasuh Ponpes Darul Mukhlashin, KH Khusnu Milad, putra pertama dari KH Mahfudz Basya. “Jadi kalau mau bangun rumah harus ada masjidnya,” ujar Gus Milad, menirukan pesan kakeknya.

Berpegang pada pesan tersebut, Kiai Mahfudz merampungkan pembangunan masjid dan rumah pada 2003 dan mulai menetap di sana, sebelum akhirnya perlahan mendirikan fasilitas pendidikan mulai dari MTs, SDI, MA, SMK, hingga SMA.

Jejak Spiritualitas dan Perjuangan

Spirit perjuangan yang menghidupi pesantren ini mengalir dari akar yang sangat dalam, yakni KH Fathullah Umar, seorang ulama besar sekaligus salah satu pelopor berdirinya Nahdlatul Ulama di tanah Probolinggo.

KH Fathullah Umar merupakan pejuang kemerdekaan Republik Indonesia. Beliau dikenal sebagai sosok visioner, yang menggagas pembangunan tujuh masjid sebagai pusat syiar Islam di wilayah tersebut.

Semangat juang dan pengabdian KH Fathullah Umar kemudian diteruskan oleh putra beliau, KH Mukhlas Ahmad Ghozi. Sosok KH Mukhlas sendiri dikenal luas sebagai muqoddam Tarekat Tijaniyah yang karismatik.

Menurut sejumlah literatur, pada masanya, Tarekat Tijaniyah tersebar luas ke berbagai daerah seperti Besuki, Bondowoso, Situbondo, Bangkalan Madura, hingga ke beberapa kota lainnya di Jawa Timur, berkat peran sentral beliau dalam berdakwah.

Estafet Khidmah yang Tak Pernah Putus

Bagi keluarga besar Darul Mukhlashin, berada di jalur perjuangan NU adalah harga mati. Semasa hidupnya, KH Mahfudz Basya tak henti-hentinya menanamkan kecintaan kepada jam’iyah. Hingga wafat pada Januari 2021, pendiri pesantren ini tercatat sebagai Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo.

“Jangan lupa untuk berkhidmat kepada NU, karena di NU banyak barokahnya,” ujar Gus Milad menirukan pesan sang ayah.

Pesan ini pula yang selalu ditekankan oleh Gus Milad kepada para santri dan alumni: sebagai generasi penerus, mereka wajib mencintai NU karena guru-guru yang membimbing mereka adalah tokoh-tokoh yang teguh memegang prinsip Aswaja.

Besok, halaman Pondok Pesantren Darul Mukhlashin akan dipenuhi oleh para pengurus PCNU Kabupaten Probolinggo, yang siap mengemban amanah periode 2026-2031. Kehadiran mereka di tempat ini bukan kebetulan.

Mereka akan dilantik di atas tanah yang dibangun dengan spirit perjuangan pendiri NU Probolinggo, di tempat yang dibangun dengan napas perjuangan kemerdekaan, dan di bawah naungan keberkahan sanad para waliyullah. Semoga pelantikan ini menjadi momentum bagi pengurus baru untuk menyerap energi perjuangan KH Fathullah Umar, KH Mukhlas Ahmad Ghozi, dan KH Mahfudz Basya, demi membawa NU Probolinggo semakin kuat, mandiri, dan bermanfaat bagi umat. (*)

  • Penulis: M Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2026 04 28 at 23.15.20

    Di Tengah Duka, IPNU Wonomerto Hadirkan Hangatnya Solidaritas Kader

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    WONOMERTO- Duka mendalam menyelimuti keluarga Rekanita Nabila, anggota PAC IPPNU Wonomerto, atas wafatnya sang ibunda, Hotimatul Husna, pada Selasa (28/4/2026), setelah kurang lebih sembilan tahun berjuang melawan sakit. Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, jajaran PAC IPNU Wonomerto langsung hadir bertakziah ke rumah duka di Desa Pohsangit Ngisor. Kehadiran para kader IPNU menjadi penguat tersendiri bagi […]

  • IMG 20240501 WA0015

    Peringati Hari Buruh Internasional, Sarbumusi Probolinggo Adakan Halal Bihalal

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    nuprobolinggo.or.id –Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (01/05/204), Dewan Pengurus Cabang (DPC) Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Probolinggo menggelar Halal Bihalal di Kantor PCNU Setempat. Kegiatan ini mengundang seluruh Banom dan Lembaga Se- Kabupaten Probolinggo sekitar 50 peserta. Ketua DPC Sarbumusi, Babul Arifandi mengatakan, sejatinya pihaknya mendapatkan undangan untuk mengikuti aksi turun jalan di […]

  • IMG 20260212 WA0011

    Polemik Lima Hari Sekolah di Probolinggo, Bagaimana Nasib Madin dan Siswa SD?

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Rencana penerapan lima hari sekolah di Kabupaten Probolinggo, Jatim, memicu diskusi panjang antara kebijakan birokrasi dan pelestarian pendidikan keagamaan. Menanggapi hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD pada Rabu (11/02/2026), berikut adalah rangkuman tanya-jawab untuk memperjelas duduk perkara bagi orang tua dan tenaga pendidik. Apakah benar ada kebijakan lima hari sekolah dari Dinas Pendidikan? […]

  • WhatsApp Image 2026 06 07 at 18.53.49

    Ketua PCNU Probolinggo: Pelantikan Jadi Momentum Penguatan Khidmat dan Sinergi

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    TEGALSIWALAN – Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2026-2031, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menyampaikan pesan penting dalam sambutannya saat pelantikan di Pondok Pesantren Darul Mukhlashin, Ahad (7/6/2026). Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan ritme organisasi untuk menjawab tantangan umat. Berikut adalah pokok-pokok pikiran dari sambutan lengkap Kiai Teguh: Pelantikan sebagai Momentum Kebersamaan Pertemuan hari […]

  • IMG 20260524 WA0037

    Menembus Kabut Lereng Tengger, Kisah IPNU IPPNU Kuripan Turba ke Resongo

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Agus Budi Cahyono
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Deru mesin sepeda motor meraung memecah keheningan lereng utara Pegunungan Tengger, Ahad (24/05/2026). Di atas aspal yang mulai berganti batu-batu lepas, belasan pemuda-pemudi berseragam batik hijau khas IPNU dan IPPNU tampak berkonsentrasi penuh. Jalur menuju Desa Resongo, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, memang bukan untuk pengendara yang ragu-ragu. Berada di ketinggian di atas 500 […]

  • IMG 20260601 WA0024

    Menuju Muskercab, PCNU Probolinggo “Cuci Gudang” Potensi untuk Kemandirian Jam’iyah

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Menjelang pelantikan pengurus pada 7 Juni mendatang, PCNU Kabupaten Probolinggo tidak ingin membuang waktu. Dalam sebuah sesi Workshop Strategic Planning intensif di Sukapura, Ahad (31/05/2026), para pengurus “cuci gudang” potensi organisasi untuk merumuskan arah gerak masa depan. Dipandu oleh akademisi Nahdliyin dari UIN Sunan Ampel Surabaya, Dr. Muhammad Ilyas Rolis, PCNU Kabupaten Probolinggo […]

expand_less