Breaking News
dark_mode
Trending

LDNU Probolinggo Tolak Normalisasi LGBT, Larang Kekerasan dan Diskriminasi

  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROBOLINGGO– Pengurus Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama atau LDNU Kabupaten Probolinggo menerbitkan surat pernyataan sikap terkait maraknya tren dan eksposur konten bermuatan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di media sosial yang menyasar kalangan remaja.

Dalam dokumen bernomor 17/PC.05/A.L.01.49/1638/07/2026 tersebut, LDNU Probolinggo mengambil posisi tegas untuk menolak normalisasi perilaku tersebut di ruang publik. Namun di saat yang sama, melarang segala bentuk kekerasan dan diskriminasi terhadap kelompok terkait.

Ketua LDNU Kabupaten Probolinggo, Jamaluddin Al Ghozi menegaskan, sikap keagamaan ini berpijak pada Al-Qur’an, As-Sunnah, Ijma’, dan Qiyas, serta koridor manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah ala Nahdlatul Ulama.

Kendati memandang perilaku tersebut bertentangan dengan fitrah manusia dan kemaslahatan keluarga, LDNU Probolinggo menggarisbawahi bahwa penanganan persoalan sosial-keagamaan ini harus dilakukan tanpa ujaran kebencian.

“Islam mengajarkan prinsip amar ma’ruf nahi munkar yang wajib dijalankan dengan penuh hikmah serta nasihat yang baik (mau’idzah hasanah),” begitu salah satu kutipan pernyataan sikap tersebut.

Dokumen itu juga menyoroti keprihatinan mendalam atas krisis identitas dan tantangan pergaulan yang dihadapi generasi muda akibat masifnya arus informasi digital.

Menurut pandangan lembaga, remaja merupakan generasi penerus perjuangan bangsa dan NU yang membutuhkan bimbingan, kasih sayang, serta perlindungan yang tepat dari lingkungan sekitar. Alih-alih mendapatkan stigma negatif yang menyudutkan.

Guna mengantisipasi dampak negatif arus informasi di media sosial, LDNU Probolinggo mendorong penguatan sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, dan orang tua.

Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter, literasi digital, serta pemahaman kesehatan reproduksi yang berbasis di lingkungan keluarga, madrasah, hingga pondok pesantren.

Keluarga diposisikan sebagai madrasah pertama dan utama untuk memfilter konsumsi media digital anak-anak.

Sebagai solusi konkret dan inklusif, pernyataan sikap yang dirilis pada Jumat, 10 Juli 2026 ini juga merekomendasikan penyediaan layanan bimbingan konseling serta model dakwah yang ramah remaja.

Melalui pendekatan berbasis ilmu dan pendampingan yang komprehensif, LDNU Probolinggo berharap generasi muda dapat terjaga dengan baik, sekaligus mampu mewujudkan tatanan masyarakat Kabupaten Probolinggo yang aman, sehat, dan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. (*)

  • Penulis: adminnuprob

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG 20260712 WA0001

    Disrupsi Digital dan Reaktualisasi Moral Pesantren

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Imamuddin Nur Fajri, Warga NU, Alumni Pesantren di Probolinggo
    • 0Komentar

    RIUH rendah jagat digital hari ini tidak sekadar mengubah cara manusia berkomunikasi, melainkan telah meredefinisikan ruang hidup dan interaksi sosial kita. Di tengah pusaran disrupsi dan derasnya arus informasi media sosial, lembaga pendidikan Islam tradisional seperti pesantren kini dihadapkan pada tantangan eksistensial yang kompleks. Sosiolog Ali Shariati (1971) jauh-jauh hari telah mengkhawatirkan konsekuensi dari modernitas […]

  • IMG 20260519 WA0014

    Ketua PCNU di Musran Kropak: Program NU Harus Hidup di Akar Rumput

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    KROPAK – Musyawarah Ranting (Musran) Nahdlatul Ulama (NU) Desa Kropak, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo yang digelar pada Senin (28/5/2026) malam, resmi menetapkan nahkoda baru untuk masa khidmah 2026-2031. Dalam musyawarah yang berlangsung khidmat di Musala Al-Barokah, Dusun Pasar Sambek tersebut, Kiai Bakir Kholil terpilih sebagai Rais Syuriah, sementara Ustadz Syahid secara aklamasi mandat amanah sebagai […]

  • 618c6417 8f94 4181 9971 f8f15b1a8f56

    Fatayat NU Probolinggo Jadi Mitra Strategis Pemerintah, Fokus Tingkatkan IPM 2026

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Probolinggo – Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, Sofia, menegaskan komitmen organisasi untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2026. Rabu (14/01/2026) Fatayat NU hadir tidak hanya sebagai organisasi sosial-keagamaan, tetapi juga sebagai pelaksana program pemberdayaan masyarakat secara nyata, khususnya perempuan, anak, dan keluarga. Dalam berbagai kegiatan, Fatayat NU […]

  • 1710077244 (1)

    Jati Diri dan Tiga Pilar Fasilitasi dalam Perda Pesantren Probolinggo

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Pasca kesepakatan antara DPRD dan Pemkab Probolinggo mengenai Perda tentang Fasilitasi Pesantren pada Senin (6/7/2026), muncul pertanyaan mendasar di tengah umat: apa sebenarnya isi dari regulasi ini? Bagaimana aturan ini memandang jati diri pesantren, dan dalam bentuk apa saja komitmen nyata yang akan diberikan oleh pemerintah daerah? Melalui ulasan serial perdana ini, redaksi […]

  • WhatsApp Image 2026 04 28 at 23.15.20

    Di Tengah Duka, IPNU Wonomerto Hadirkan Hangatnya Solidaritas Kader

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    WONOMERTO- Duka mendalam menyelimuti keluarga Rekanita Nabila, anggota PAC IPPNU Wonomerto, atas wafatnya sang ibunda, Hotimatul Husna, pada Selasa (28/4/2026), setelah kurang lebih sembilan tahun berjuang melawan sakit. Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, jajaran PAC IPNU Wonomerto langsung hadir bertakziah ke rumah duka di Desa Pohsangit Ngisor. Kehadiran para kader IPNU menjadi penguat tersendiri bagi […]

  • Cuplikan layar 2026 06 02

    Gerakan Urun Daya: Menghimpun Memori Kolektif PCNU Probolinggo

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 1Komentar

    MENJELANG momentum sakral pelantikan pengurus PCNU Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2026-2031 di Ponpes Darul Muklashin, Tegalsiwalan, pada 7 Juni 2026, sebuah pertanyaan sederhana muncul di notifikasi pesan saya: “Ustadz, punya tulisan sejarah PCNU Kabupaten Probolinggo? Atau kaleidoskop kemarin isinya tentang apa ya? Butuh konten untuk video pelantikan.” Pertanyaan ini bukan sekadar permintaan data teknis, melainkan […]

expand_less