Memperkuat Poros Pelajar: Menakar Dampak “Kurma Korsa” CBP-KPP Tapal Kuda di Paiton
- calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PROBOLINGGO- Solidaritas kader Corps Brigade Pelajar (CBP) dan Korps Pelajar Putri (KPP) di wilayah Tapal Kuda memasuki babak baru. Pertemuan bertajuk “Kurma Korsa: Kuatkan Rasa Makin Kompak, Optimalkan Raga Semangat Anggota” yang digelar di Villa Saka 9 Pondok Pesantren Nurul Qodim, Paiton beberapa waktu lalu, bukan sekadar seremoni buka puasa bersama, melainkan peletakan batu pertama bagi penguatan konsolidasi lintas generasi.
Meski digelar di pengujung pekan kedua Maret (14/3/2026), gema dari pertemuan ini diyakini akan menjadi motor penggerak organisasi dalam bulan-bulan mendatang.
Forum ini berhasil mempertemukan sekitar 80 pimpinan DKC CBP-KPP serta para senior lintas generasi untuk merumuskan solusi atas tantangan organisasi di daerah masing-masing.
Satu Pintu, Satu Gerakan
Ketua PC IPPNU Kraksaan, Komariah Banowati menekankan, urgensi dari pertemuan ini adalah terciptanya keselarasan langkah. Ia menegaskan pentingnya pergerakan “satu pintu” agar CBP-KPP di wilayah Tapal Kuda menjadi lebih solid dan responsif.
“Ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Kita sedang membangun ruang diskusi untuk merumuskan solusi bersama agar gerakan kita ke depan lebih tertata dan memiliki satu komando yang kuat,” tegas Komariah.
Regenerasi dan Warisan Pengalaman
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah sinkronisasi antara semangat kader muda dengan pengalaman para senior. Ketua Panitia, Muhammad Arif mengungkapkan, kehadiran para senior dari berbagai periode bertujuan agar estafet kepemimpinan tidak kehilangan arah.
“Kami sengaja melibatkan para senior agar pengalaman mereka menjadi referensi nyata bagi kader yang aktif saat ini. Selain itu, momentum ini juga menjadi ajang perkenalan Komandan CBP Tapal Kuda yang baru,” ujar Arif.
Menuju Agenda Progresif
Senada dengan hal tersebut, Komandan Korda CBP Tapal Kuda, Muhammad Alfan Khoirur Rozi, mengapresiasi loyalitas para pimpinan yang hadir dari berbagai kabupaten. Baginya, antusiasme peserta adalah bukti bahwa pengabdian kepada Nahdlatul Ulama melalui IPNU-IPPNU masih sangat kuat.
Pasca-pertemuan ini, Alfan menyebut akan ada tindak lanjut yang lebih teknis melalui forum lanjutan yang fokus pada persoalan spesifik di tiap DKC. Agenda ini rencananya akan disinergikan dengan turba Korda IPNU-IPPNU Tapal Kuda dalam waktu dekat.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, harapan besar tertumpu pada kebangkitan kembali CBP-KPP di wilayah Tapal Kuda. Konsolidasi yang telah dibangun di Paiton diharapkan menjadi titik awal organisasi yang lebih progresif dalam mengawal pelajar Nahdlatul Ulama. (*)
- Penulis: Moch. Sulaiman
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar