PAC IPNU-IPPNU Bantaran Probolinggo Dorong Pelajar Berpikir Progresif
- calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANTARAN – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU–IPPNU Bantaran menggelar kegiatan talk show yang dikemas dalam buka puasa bersama (bukber) sebagai upaya memperkuat kaderisasi pelajar NU di Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, Ahad (8/3/2026) di Kantor MWC NU Bantaran, Desa Tempuran.
Kegiatan ini diikuti sekitar 30 peserta yang terdiri dari kader Bantaran serta anggota pimpinan komisariat dari sejumlah lembaga pendidikan, di antaranya MAMU Annur, Umul Quro Progresif, MTs Miftahul Ulum Kropak, dan SMK NU Bantaran.
Khoirul Umam Selaku Wakil Ketua II PAC IPNU Bantaran sekaligus anggota Departemen Kaderisasi PC IPNU Kabupaten Probolinggo menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar sebagai upaya membangun pola pikir kader agar lebih progresif terhadap diri sendiri maupun organisasi.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga berangkat dari kegelisahan kader terkait kondisi sebagian pelajar di Bantaran yang dinilai mulai stagnan dan terjebak dalam zona nyaman, sehingga perlu adanya ruang diskusi dan motivasi untuk memperkuat arah gerak mereka.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membentuk paradigma berpikir kader agar lebih masif terhadap organisasi dan pengembangan diri,” ujarnya.
Konsep kegiatan dirancang berbeda dari kegiatan formal pada umumnya. Selain berbuka puasa bersama dan silaturahmi antar pelajar NU, peserta juga mengikuti sesi talk show yang menghadirkan sejumlah pemateri dari internal maupun eksternal organisasi.
Salah satu pemateri, Ahmad Ali, menyampaikan materi tentang pentingnya membangun pola pikir dan mentalitas yang kuat bagi generasi muda agar tidak mudah goyah ketika menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
Sementara itu, Siti Nurjanah yang merupakan alumni PC IPPNU Kabupaten Probolinggo membahas tentang posisi dan peran perempuan dalam organisasi serta kontribusinya dalam kehidupan sosial.
Selain itu, Ketua PC Pergunu Kabupaten Probolinggo, Ustadz Muhammad Nawawi, turut memberikan materi mengenai sejarah Nahdlatul Ulama serta pentingnya membangun kenyamanan dan komitmen dalam berorganisasi.
Ketua IPNU–IPPNU Bantaran berharap kegiatan ini dapat meningkatkan semangat dan totalitas pelajar NU di Bantaran dalam berorganisasi serta memperkuat sistem kaderisasi di tingkat kecamatan.
Ia juga berharap ke depan Kecamatan Bantaran dapat melahirkan pelajar NU yang memiliki wawasan luas, kemampuan intelektual yang baik, serta mampu menjadi contoh bagi pelajar lainnya.
“Harapan kami, Bantaran bisa menjadi kecamatan yang melahirkan pelajar yang pintar, progresif, dan mampu menunjukkan bahwa organisasi IPNU–IPPNU dapat menjadi ruang untuk menambah wawasan, keterampilan, dan keilmuan,” ujarnya. (*)
- Penulis: Moch. Sulaiman
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar