Breaking News
dark_mode
Trending

Pimpin IPNU-IPPNU Wonomerto, Sulaiman-Ayyunin Ditantang Jaga Tradisi di Era Digital

  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WONOMERTO- Estafet kepemimpinan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, resmi berpindah tangan, Ahad (26/04/2026)

Melalui Konferensi Anak Cabang (Konferancab) VII yang digelar di MTs Ainul Yaqin Sumberkare, pasangan Rekan Sulaiman dan Rekanita Ayyunin terpilih untuk menakhodai organisasi pelajar NU tersebut.

Namun, di balik prosesi pelantikan yang khidmat, tantangan besar telah menanti di depan mata. Pasangan nakhoda baru ini memikul tanggung jawab berat untuk menjaga standar tinggi organisasi yang selama tujuh periode terakhir konsisten menyandang predikat salah satu PAC terbaik atau “Top One” di Kabupaten Probolinggo.

Sinkronisasi Gerak dan Wadah Literasi

Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kabupaten Probolinggo, Ahmad Dwi Juharmanto, memberikan catatan khusus bagi kepengurusan baru.

Menurutnya, menjadi “Top One” bukan hanya soal mempertahankan struktur, melainkan tentang relevansi organisasi di mata pelajar masa kini.

“Tantangan buat Rekan Sulaiman dan Rekanita Ayyunin sekarang adalah sinkronisasi gerak. Di era digital ini, nakhoda baru harus bisa membawa organisasi terbang lebih tinggi sebagai wadah literasi yang relevan bagi pelajar masa kini,” pesan sosok yang akrab disapa Dwi tersebut.

Harapan senada disampaikan Ketua PC IPPNU Kabupaten Probolinggo, Siti Nurazizah. Ia menekankan agar semangat regenerasi tidak hanya berhenti pada seremoni pemilihan, tetapi berlanjut pada aksi nyata yang mampu menyentuh kebutuhan pelajar di akar rumput.

Misi Ekspansi di Desa Terluas

Selain tantangan digital, Sulaiman dan Ayyunin juga diharapkan melanjutkan misi “jemput bola” ke wilayah perbatasan.

Pemilihan lokasi Konferancab di Desa Sumberkare—yang secara geografis merupakan desa terluas di Wonomerto dengan 4.000 kepala keluarga—menjadi simbolisasi bahwa syiar IPNU-IPPNU harus merata hingga ujung barat.

Mantan Ketua PAC IPNU Wonomerto, Abdur Rohman atau Cong Oman, menitipkan asa agar pengurus baru tidak gentar menghadapi luasnya medan juang.

“Menjadi ketua itu tidak sendirian, banyak kalangan yang selalu siap mendukung. Kami ingin virus positif organisasi ini tersebar merata di zona barat ini,” ungkapnya optimis.

Asa dari Nakhoda Terpilih

Merespons harapan tersebut, Rekan Sulaiman menegaskan bahwa misi mempertahankan predikat terbaik hanya bisa dicapai melalui kerja kolektif.

Ia menyadari bahwa di era disrupsi, IPNU harus menjadi rumah yang hangat sekaligus tempat belajar yang dinamis bagi para santri dan pelajar.

“Semangat kami adalah On Fire, namun tradisi tetap mengakar. Aswaja tetap menjadi pondasi kuat kami dalam melangkah,” tegas Sulaiman.

Konferancab VII ini menjadi babak baru bagi IPNU-IPPNU Wonomerto untuk membuktikan bahwa di bawah kepemimpinan Sulaiman dan Ayyunin, organisasi ini tetap mampu menjadi kawah candradimuka yang melahirkan generasi militan di tengah tantangan zaman yang kian kompleks. (*)

  • Penulis: Agus Budi Cahyono
  • Editor: Muhammad Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suasana Proses Pelantikan Pengurus PCNU Kabupaten Probolinggo.

    Anggota DPRD Probolinggo Junaedi, Dilantik Jadi Pengurus ASWAJA NU Center PCNU

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Saifullah
    • 0Komentar

    TEGALSIWALAN– Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Junaedi dari Fraksi PPP, resmi dilantik sebagai Bendahara ASWAJA NU Center dalam pengurus PCNU Kabupaten Probolinggo periode 2026–2031. Pelantikan pengurus PCNU Kabupaten Probolinggo digelar di Halaman Pondok Pesantren Darul Mukhlashin, Kecamatan Tegalsiwalan, pada Minggu, 7 Juni 2026. Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, dan […]

  • IMG 20260611 WA0021

    Haflah PP Miftahul Khoir Probolinggo: Stop Nikah Dini dan Stunting

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Agus Budi Cahyono
    • 1Komentar

    KURIPAN– Momentum kelulusan santri tidak boleh menjadi akhir dari perjalanan menuntut ilmu. Sebaliknya, pesantren harus menjadi garda terdepan dalam memutus mata rantai pernikahan anak di bawah umur yang memicu tingginya angka stunting di tengah masyarakat. Pesan kuat inilah yang menggema dalam acara Haflatul Imtihan madrasah formal di bawah naungan Pondok Pesantren Miftahul Khoir, Desa Menyono, […]

  • IMG 20250418 WA0019

    Harjakapro, Berikut Harapan Fatayat NU Kabupaten Probolinggo

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Dibawah Kepemimpinan Gus Haris dan Ra Fahmi sebagai Bupati dan Wakil Bupati telah membuka berbagai peluang besar bagi Probolinggo untuk berkembang lebih pesat. Visi Probolinggo SAE (Sejahtera, Amanah, Religius, Eksis, dan Berdaya Saing) yang digagas oleh pemerintah daerah merupakan sebuah peta jalan yang komprehensif, tidak hanya dalam hal pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan manusia yang […]

  • IMG 20260209

    Ziarah Muassis, Cara IPNU-IPPNU Wonomerto Jemput Berkah Jelang Konferancab VII

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    WONOMERTO– Pimpinan Anak Cabang atau PAC IPNU dan IPPNU Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, memulai rangkaian menuju Konferensi Anak Cabang (Konferancab) VII dengan cara yang khidmat. Alih-alih sekadar seremoni, mereka memilih melakukan ziarah ke makam para muassis (pendiri) NU serta pendiri IPNU IPPNU sebagai upaya “mengetuk pintu langit” sekaligus refleksi ideologis bagi para kader, Jumat–Ahad (6–8/2/2026). Kegiatan […]

  • IMG 20260621 WA0005

    Musran NU Resongo, PCNU Minta Lailatul Ijtima’ Diperkuat Kajian Kitab

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Agus Budi Cahyono
    • 0Komentar

    KURIPAN- Wakil Rais Syuriah PCNU Kabupaten Probolinggo, KH Sholehuddin, meminta Lailatul Ijtima’ di tingkat ranting diperkaya dengan kajian kitab-kitab Aswaja dan Fikih klasik. Langkah ini dinilai krusial agar kebermanfaatan organisasi semakin terasa sekaligus memperkokoh basis ideologi warga Nahdliyyin di akar rumput. Arahan itu disampaikan KH. Sholehuddin saat menghadiri Musyawarah Ranting (Musran) Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama […]

  • WhatsApp Image 2026 01 26 at 10.04.31

    Menyatukan Frekuensi di Rumah Besar: Catatan dari Rakor dan Upgrading Kaderisasi IPNU IPPNU Probolinggo

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Suasana di Sekretariat PC NU Kabupaten Probolinggo tampak lebih dinamis pada Minggu pagi, 25 Januari 2026. Puluhan penggerak Departemen Kaderisasi berkumpul untuk satu tujuan besar: menyatukan langkah lewat agenda Rapat Koordinasi dan Upgrading. Mengusung tema besar “Sinkronisasi Gerak Kaderisasi”, acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat barisan di tengah tantangan zaman yang semakin […]

expand_less