Istiqamah 5 Tahun, Rutinan Ranting NU Jorongan Jadi Inspirasi di Leces
- calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LECES– Ranting NU 01 Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, membuktikan kekuatan istiqamah dengan menjaga tradisi pengajian rutin setiap malam Selasa selama lima tahun tanpa terputus.
Di bawah kepemimpinan KH Fathur Rosi, rutinan ini menjadi denyut nadi kegiatan tingkat ranting di wilayah tersebut yang konsisten merawat ukhuwah dan soliditas warga Nahdliyin. Seperti yang terlihat pada Senin malam (27/04/2026).
Kegiatan ini dihadiri Ketua MWC NU Leces KH. Faisol Zaini, Bhabinkamtibmas Desa Jorongan IPDA Hermanto, serta tokoh-tokoh NU setempat. Seluruh badan otonom (Banom) NU turut terlibat, mulai dari Muslimat, Fatayat, IPNU-IPPNU, Pagar Nusa, hingga masyarakat umum yang mengikuti dengan antusias.
Ketua Ranting NU Jorongan KH. Fathur Rosi menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan pengajian rutin sebagai wadah pembinaan keagamaan dan penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah. Ia berharap tradisi ini terus lestari dan mampu menjadi inspirasi bagi ranting lainnya.
Ketua MWC NU Leces KH. Faisol Zaini dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas konsistensi Ranting NU Jorongan. “Kami sangat mengapresiasi istiqamah Ranting NU Jorongan yang mampu menjaga rutinan ini selama lima tahun. Ini bukan hanya soal kegiatan, tetapi komitmen dalam merawat tradisi, memperkuat jamaah, dan menjaga syiar NU di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Ranting Ansor Jorongan, Budi Haryanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai syiar agama, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat soliditas antarbanom NU. “Harapannya tetap selalu ada. Selain sebagai syiar agama dan mensolidkan Banom NU, juga menjadi syiar NU di tengah masyarakat, khususnya Desa Jorongan dan sekitarnya,” tuturnya.
Dengan konsistensi yang terjaga, pengajian rutin ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan tradisi ke-NU-an tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat Desa Jorongan. (*)
- Penulis: Muhammad Saiful Rijal
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar