Konsolidasi di Kaki Bromo, IPNU-IPPNU Probolinggo Perkuat Akar Rumput Organisasi
- calendar_month 16 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKAPURA – Geliat pergerakan pelajar Nahdlatul Ulama di Kabupaten Probolinggo kian mantap. Ratusan kader memadati kawasan Gerbang Wisata Sukapura (GWS) dalam agenda Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) II, Kamis-Jumat (5–6/6/2026).
Mengusung tema besar “Probolinggo Berdaya: Kader Revolusioner, Aksi Nyata, Peradaban Berdaulat”, forum ini menjadi ajang konsolidasi strategis untuk memetakan arah gerak organisasi ke depan.
Pertemuan yang mempertemukan pimpinan cabang hingga perwakilan komisariat ini menjadi bukti bahwa gairah organisasi di tingkat basis masih sangat tinggi.
Ketua PC IPNU Kabupaten Probolinggo, Ahmad Dwi Juharmanto menegaskan, kekuatan organisasi tidak lahir dari rapat-rapat di level atas, melainkan dari keberhasilan kaderisasi di tingkat paling dasar.
“Program di tingkat komisariat adalah harga mati yang harus kita perhatikan bersama. Barometer keberhasilan PC IPNU-IPPNU Kabupaten Probolinggo sesungguhnya berada di tangan rekan-rekan di tingkat bawah. Jika komisariat hidup dan berkembang, maka cabang akan jauh lebih kuat dan berwibawa,” tegas Dwi di hadapan ratusan peserta.
Sinergi Antargenerasi Agenda ini menjadi ruang dialog yang mempertemukan aktivis muda dengan para senior dan tokoh masyarakat.
Hadir memberikan arahan dan motivasi di antaranya Dra. Hj. Bu Anisah Syakur, M.Ag, Ketua Majelis Alumni (MA) IPNU Muchlis, S.Pd, KH. Khairul Ishaq, S.Pd., M.Ag, serta perwakilan badan otonom NU dan KNPI.
Dalam sesi materi, Ketua MA IPNU Muchlis, S.Pd menekankan pentingnya personal branding bagi kader di era digital. Menurutnya, eksistensi organisasi di tengah gempuran arus informasi sangat bergantung pada bagaimana kader memosisikan diri dan nilai-nilai Aswaja di ruang publik.
Senada dengan hal tersebut, KH. Khairul Ishaq, S.Pd., M.Ag membakar semangat peserta dengan menekankan bahwa loyalitas dan pengabdian adalah “bahan bakar” utama dalam menjaga roda organisasi tetap berputar.
Sementara itu, Ketua PC IPPNU Kabupaten Probolinggo, Siti Nurazizah, memaparkan capaian progresif organisasi yang menunjukkan tren positif selama masa kepengurusannya.
Melalui Rakorcab dan Rakercab II ini, PC IPNU-IPPNU Kabupaten Probolinggo tidak sekadar melakukan evaluasi administratif.
Lebih dari itu, forum ini menjadi ruang lahirnya gagasan strategis untuk mencetak kader yang tidak hanya adaptif terhadap perubahan zaman, tetapi juga memiliki daya tawar dan daya saing dalam membangun peradaban yang berdaulat. (*)
- Penulis: Moch. Sulaiman
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar