Breaking News
dark_mode
Trending

Pikat Pelajar dan Santri Bantaran, PAC IPNU IPPNU Gelar Makesta di Ponpes Nahdlatul Muta’alimin

  • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANTARAN – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Bantaran sukses menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) pada Jumat hingga Sabtu, 29–30 Mei 2026. Kegiatan yang bertempat di Pondok Pesantren Nahdlatul Muta’alimin, Desa Kropak, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo ini menjadi langkah strategis dalam membentengi moral generasi muda di tingkat lokal.

Makesta sendiri merupakan gerbang awal kaderisasi formal di tubuh IPNU IPPNU yang mempertemukan para pelajar dan santri untuk mulai berproses di organisasi bagian dari Nahdlatul Ulama (NU) ini.

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi PAC IPNU Bantaran, Rekan Khoirul Umam, menjelaskan bahwa momentum Makesta kali ini sengaja dirancang untuk mengenalkan sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin menumbuhkan rasa cinta yang mendalam kepada NU sejak dini. Melalui forum ini, para peserta disadarkan bahwa NU bukanlah organisasi yang kecil, melainkan sebuah wadah besar yang memiliki tanggung jawab besar pula terhadap umat dan bangsa,” ujar Rekan Umam saat diwawancarai.

Pemilihan Pondok Pesantren Nahdlatul Muta’alimin sebagai lokasi Makesta bukan tanpa alasan. Tempat ini memiliki nilai historis dan emosional yang sangat kuat bagi dinamika organisasi di Bantaran.

Rekan Umam mengungkapkan bahwa pesantren tersebut merupakan tempat lahirnya IPNU IPPNU di Kecamatan Bantaran. Di lokasi inilah, KH. Abdul Ghoni Baydhowi pertama kali membawa dan memperjuangkan kibar bendera IPNU IPPNU hingga eksis dan terus bertahan sampai hari ini.

Langkah ini rupanya membuahkan respons yang sangat positif. Pengasuh Pondok Pesantren Nahdlatul Muta’alimin mengapresiasi penuh konsep dan pengaturan jalannya acara yang dinilai matang dan berjalan tertib, tanpa kepanikan dari pihak panitia pelaksana.

Selain memanfaatkan waktu libur sekolah untuk mengisi kekosongan aktivitas santri dan pelajar dengan kegiatan positif, Makesta ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan PAC IPNU IPPNU Bantaran terhadap realitas sosial remaja hari ini.

“Kami melihat ada semacam krisis jati diri pada sebagian pelajar di Bantaran saat ini. Mulai ada kejenuhan untuk belajar dengan baik, dan mereka sebenarnya butuh lingkungan serta teman untuk belajar bersama. Makesta ini adalah langkah signifikan kami untuk merangkul mereka, sekaligus membenahi pola pikir (mindset) agar kembali pada khittah mereka sebagai penuntut ilmu,” tegas Umam.

Untuk mencapai target tersebut, strategi yang digunakan panitia adalah dengan proaktif masuk ke lembaga-lembaga pendidikan guna menawarkan program IPNU IPPNU sebagai wadah pembentuk pola pikir yang sehat dan berkarakter.

Meski dibatasi maksimal 30 peserta demi menjaga efektivitas forum sesuai dengan peraturan yang berlaku, antusiasme pelajar Bantaran tergolong tinggi.

Di balik kesuksesan acara, Rekan Umam tidak menampik adanya berbagai dinamika internal selama proses persiapan, mulai dari kesalahan teknis hingga miskomunikasi antar-panitia. Namun, hal itu justru dipandang sebagai proses pendewasaan berorganisasi.

“Kami sadar betul bahwa di organisasi mana pun pasti penuh dengan dinamika dan masalah. Kuncinya adalah kesadaran untuk tidak saling menyalahkan, melainkan saling mendukung satu sama lain,” tambahnya.

Hal unik juga terlihat dari sektor pendanaan. Panitia sengaja menerapkan sistem iuran internal. Kebijakan ini diambil bukan semata-mata karena keterbatasan logistik, melainkan sebagai media uji coba untuk mengukur sejauh mana totalitas, militansi, dan loyalitas para kader Bantaran terhadap organisasi.

Menutup keterangannya, Rekan Umam menyampaikan bahwa segala kekurangan dan catatan evaluasi yang muncul selama dua hari pelaksanaan akan dijadikan rapor dan acuan penting. Evaluasi tersebut akan menjadi bahan perbaikan agar kesalahan serupa tidak terulang pada kegiatan-kegiatan PAC IPNU IPPNU Bantaran di masa mendatang.

  • Penulis: Siti Nurhaliza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG 20260525 WA0004

    Perkuat Konsolidasi, GP Ansor Bantaran Rutinkan Rijalul Ansor di Ranting

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Indra Subianto
    • 0Komentar

    BANTARAN – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Bantaran terus bergerak masif memperkokoh konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Langkah ini dibuktikan lewat gelaran rutin Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor bulanan yang kali ini dipusatkan di tingkat Pimpinan Ranting (PR). Untuk edisi bulan ini, kegiatan spiritual sekaligus forum koordinasi tersebut […]

  • IMG 20260519 WA0014

    Ketua PCNU di Musran Kropak: Program NU Harus Hidup di Akar Rumput

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    KROPAK – Musyawarah Ranting (Musran) Nahdlatul Ulama (NU) Desa Kropak, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo yang digelar pada Senin (28/5/2026) malam, resmi menetapkan nahkoda baru untuk masa khidmah 2026-2031. Dalam musyawarah yang berlangsung khidmat di Musala Al-Barokah, Dusun Pasar Sambek tersebut, Kiai Bakir Kholil terpilih sebagai Rais Syuriah, sementara Ustadz Syahid secara aklamasi mandat amanah sebagai […]

  • IMG 20260313

    Tadarus Intelektual IPNU-IPPNU Tongas Probolinggo: Ramadhan Perkuat Integritas

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    TONGAS- Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Tongas menggelar Tadarus Intelektual dan Buka Puasa Bersama di Aula KDKMP Desa Wringinanom, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi pelajar Nahdlatul Ulama (NU) untuk meneguhkan integritas dan loyalitas organisasi di tengah momentum bulan suci Ramadhan. Kegiatan yang mengusung tema “Meneguhkan Integritas dan Loyalitas […]

  • Madinah

    Madinah dan Tangis yang Tak Pernah Usai: Sebuah Catatan Perpisahan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle H. Ahmad Zaini
    • 0Komentar

    Oleh: H. Ahmad Zaini MADINAH – Setelah menjalani rangkaian Ibadah Arbain, langkah kaki jemaah haji kloter awal asal Probolinggo kini telah meninggalkan pelataran Masjid Nabawi, Jumat lalu. Rombongan bergeser dari Madinah menuju Makkah untuk menunaikan tahapan ibadah haji selanjutnya. Namun, meski fisik telah bergerak menjauh, ada getaran batin yang masih tertinggal di sudut-sudut kota Nabi. […]

  • IMG 20260205 WA0063

    Tekan Kemiskinan, Ansor dan Baznas Probolinggo Bantu Ribuan Dhuafa

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO- Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Probolinggo bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat melakukan aksi nyata dalam membantu masyarakat kecil. Sedikitnya, ribuan paket sembako didistribusikan kepada kaum dhuafa yang tersebar di 11 kecamatan wilayah kerja PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo, Kamis (5/2/2026). Langkah kolaboratif ini menyasar masyarakat kurang mampu, fakir […]

  • Ali mas

    Prof Ali Maschan Moesa di Probolinggo: Waspada Setan Gepeng!

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    “Hati-hati bagi yang punya anak usia ini (Generasi Z). Ini (smartphone) setan gepeng”

expand_less