Breaking News
dark_mode
Trending

Arahan Lengkap Ketum PBNU pada Pelantikan PCNU Probolinggo

  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TEGALSIWALAN– Pelantikan pengurus PCNU Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2026-2031 dilaksanakan Ahad (7/6/2026) di Pondok Pesantren Darul Mukhlashin, Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, bersama Wakil Ketua Umum PBNU, KH Amin Said Husni.

Dalam forum tersebut, Gus Yahya—sapaan akrab KH Yahya Cholil Staquf—menyampaikan arahan strategis mengenai masa depan organisasi. Berikut adalah isi lengkap arahan tersebut:

Pelantikan sebagai Akad Organisasi

Pelantikan PCNU Kabupaten Probolinggo ini layaknya semangat walimahan. Serah terima jabatan tadi, seperti wali sama manten. Ini tamsil yang baik. Bukan hanya baiat kepada organisasi, tapi juga akad sesama pengurus. Seperti akad nikah.

Dalam rumah tangga pasti ada masalah. Tapi masalah apapun itu, tidak boleh jadi alasan untuk berpisah.

Kalau sudah ada pelantikan seperti ini, jangan ada saling pecat satu sama lain. Kalau ada masalah lalu jadi alasan untuk pisah, ya ini jadi Rondo (janda) semua. (Disambut tawa hadirin).

Ittishol Bil Arwah: Mengikat Jiwa dalam Jam’iyah

Gus Yahya kemudian mengutip pesan KH Hasyim Asy’ari dalam Qanun Asasi NU: “Masuklah kalian semua (ke dalam jam’iyah NU) dengan penuh kecintaan, kasih sayang, rukun, bersatu, dan dengan ikatan jiwa dan raga.”

Ittishol bil ajsad (raga), yakni acara berkumpul, adalah hal yang sering dilakukan NU. Bahkan sejak orang dalam kandungan, sudah diajak berkumpul. Namun, yang penting juga digelorakan adalah Ittishol bil arwah (jiwa).

Saya titip pesan ke seluruh kader NU, paling tidak sehari sekali saja, hadiahkan Fatihah untuk segenap ulama NU, tokoh-tokoh NU, kader-kader NU, dan jamaah NU. InsyaAllah itu akan menyambungkan ruh kita satu sama lain.

Dengan begitu, kita akan menikmati kehidupan berjam’iyah yang penuh kehangatan dan semangat ke depan.

Adaptasi dan Tantangan Zaman Digital

Saya sangat berbesar hati dengan inisiatif-inisiatif yang muncul, termasuk peluncuran NUSA Pro. Ini menunjukkan semangat untuk beradaptasi dan mengadopsi berbagai instrumen yang diperlukan untuk menuju arah yang lebih baik. Bahkan sudah ada kolaborasi dengan UNUJA.

(NUSA Pro merupakan sebuah aplikasi berbasis web. Ia disebut menjadi sarana cerdas untuk menata kerja, menjaga amanat keuangan, serta memantau pergerakan MWC dan lembaga di lingkungan PCNU Kabupaten Probolinggo. Dalam operasionalnya, PCNU akan mendapatkan Pendampingan Digitalisasi Data dan Pemberdayaan Masyarakat Nahdliyin dari UNUJA Probolinggo)

Kita harus pahami zaman ini. Pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan jam’iyah adalah tuntutan zaman. Kalau tidak, kita akan tertinggal oleh zaman. Apalagi kita warisi jam’iyah raksasa.

Survei terakhir menunjukkan 57,2 persen dari seluruh populasi Muslim di Indonesia mengaku sebagai warga NU, atau lebih dari 130 juta jiwa.

Kita warisi organisasi dengan 38 PWNU, 548 PCNU, sekitar 7.000 MWC, dan 61.000 ranting. Kita juga memiliki unit layanan yang raksasa: lebih dari 28 ribu pesantren berafiliasi dengan NU, 20 ribu lebih sekolah/madrasah Maarif, 286 PTNU, serta ratusan rumah sakit dan klinik.

Transformasi Menuju NU Incorporated

Semua unit itu harus diurus dengan tanggung jawab organisasi dalam satu kesatuan. Mengingat ukurannya yang raksasa, tidak mungkin NU dikelola secara manual. PBNU telah memutuskan melalui Konbes dan rapat pleno untuk mengembangkan Digdaya NU (Digital Data dan Layanan NU).

Sekarang, sudah menjadi kebutuhan kita untuk memperluas layanan digital ini sampai MWC dan ranting. Bahkan, kita sudah menjadi mesin kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang akan dicangkokkan ke platform digital tersebut.

Jika selama ini banyak cabang kesulitan mencari admin sistem, sekarang AI bisa menggantikan fungsi admin tersebut. Nanti akan kita bagi nomor WA khusus yang bisa diajak chatting perihal kebutuhan administrasi kepengurusan.

Kita harus bangun NU Incorporated. Jadi kekuatan yang dipersatukan untuk bergerak dan berjuang bersama. Harus bangun strategi menuju ke sana. Semua elemen jadi satu, bergerak bersama, untuk mencapai tujuan bersama.

Tidak ada pilihan lain. Kalau tidak, kita akan tertinggal, menjadi tidak relevan, tidak jelas gunanya, ada seperti tidak ada.

Fokus pada Masa Depan

Ada maqalah masyhur dari hikmah ahli Daud AS—ada yang bilang dari Shohifah Ibrahim—yang termaktub dalam Kitab Bahjatul Majalis karangan Syekh Ibn Abdil Barr:

“Orang berakal harus memahami zamannya. Harus pintar dalam menggunakan lisan. Fokus pada tujuan masa depan.”

Maka, jangan mau diganggu, jangan mau dihalangi, jangan mau dicegah-cegah, dan jangan menyerah jika dijegal. Terus melangkah ke tujuan! (*)

  • Penulis: M Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2026 05 01 at 16.15.38

    Hari Buruh 2026: Sarbumusi Probolinggo Desak Perusahaan Rekrut 80 Persen Warga Lokal

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Momentum Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Kabupaten Probolinggo menjadi panggung bagi DPC Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (K-Sarbumusi) untuk menyuarakan hak-hak pekerja. Dalam tasyakuran di Alun-alun Kraksaan, Ahad (01/05/2026), banom NU ini melayangkan delapan tuntutan strategis kepada pemerintah dan pengusaha. Ketua DPC K-Sarbumusi Kabupaten Probolinggo, Babul Arifandhie, menekankan bahwa salah satu poin paling […]

  • WhatsApp Image 2026 09 13 at 18.02.10

    Cetak Generasi Qur’ani, JQHNU Probolinggo Wisuda 101 Santri Tartila

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Mukarroman
    • 0Komentar

    TEGALSIWALAN— Tartila Center di bawah naungan Pimpinan Cabang Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama (PC JQHNU) Kabupaten Probolinggo kembali menggelar Wisuda Bersama Santri TPQ Metode Tartila, Ahad (13/9/2026). Agenda tahunan setiap momen bulan Maulid Nabi ini dipusatkan di Yayasan Pondok Pesantren Assyarbani, Desa Gunung Bekel, Kecamatan Tegalsiwalan, yang diasuh KH Mukhlis Karim. Sebanyak 101 santri […]

  • IMG 20260708 WA0021

    Sambut Muskercab I, Tim Perumus PCNU Probolinggo Mulai Godok Program Kerja

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Kabupaten Probolinggo bergerak cepat untuk mematangkan agenda Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I yang dijadwalkan akhir Juli 2026 mendatang. Tim Perumus yang bertugas menyusun draft program kerja strategis organisasi dibentuk. Tak ingin membuang waktu, Tim Perumus langsung tancap gas memulai kerja perdana mereka pada Rabu (8/7/2026). Bertempat di Kafe […]

  • 1001211305

    Perkuat Tradisi Bahtsul Masail, LBM Dringu Rumuskan Langkah Strategis

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Saifullah
    • 0Komentar

    Suasana perumusan LBM Dringu PCNU Kabupaten Probolinggo.

  • IMG 20260703 WA0008

    Dilema 2 Masjid dan Najis Mualaf Jadi Bahasan LBM PCNU Probolinggo

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo kembali bersiap menggelar forum kajian hukum Islam (Bahtsul Masail) berkala. Kali ini, forum tertinggi dalam merespons persoalan umat di lingkungan NU tersebut akan diselenggarakan di kawasan lereng, tepatnya di TPQ Nurul Islam (Nuris), Desa Rambaan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, Ahad (5/7/2026). Forum keilmuan […]

  • Berita

    Jaga Marwah Pendidikan Islam, Kemenag Probolinggo Terbitkan Pedoman Pentas Seni

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO- Memasuki periode Juni hingga Juli, gelombang pelaksanaan imtihan, tasyakuran kelulusan, hingga wisuda marak digelar oleh berbagai lembaga pendidikan di Kabupaten Probolinggo. Mengingat acara tersebut biasanya dimeriahkan dengan panggung pentas seni, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat dengan menerbitkan pedoman resmi penampilan seni Islami. Kebijakan strategis ini ditujukan kepada seluruh lembaga pendidikan keagamaan […]

expand_less