Breaking News
dark_mode
Trending

Di Tengah Duka, IPNU Wonomerto Hadirkan Hangatnya Solidaritas Kader

  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WONOMERTO- Duka mendalam menyelimuti keluarga Rekanita Nabila, anggota PAC IPPNU Wonomerto, atas wafatnya sang ibunda, Hotimatul Husna, pada Selasa (28/4/2026), setelah kurang lebih sembilan tahun berjuang melawan sakit. Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, jajaran PAC IPNU Wonomerto langsung hadir bertakziah ke rumah duka di Desa Pohsangit Ngisor.

Kehadiran para kader IPNU menjadi penguat tersendiri bagi Nabila yang saat ini masih aktif berproses di organisasi sekaligus menempuh pendidikan di UNIA Prenduan. Dengan penuh haru, ia menyampaikan rasa terima kasihnya. “Terima kasih atas kunjungannya, saya sangat bahagia dengan hadirnya teman-teman semua,” ungkapnya.

Pihak keluarga yang juga merupakan pengurus MWCNU Wonomerto turut memberikan apresiasi sekaligus nasihat kepada para kader. Ia menekankan pentingnya istiqamah dalam berkhidmat di Nahdlatul Ulama. “Teruslah berproses di NU, perluas kaderisasi, dan jangan pernah ragu. Semua yang diniatkan dengan ikhlas pasti akan menemukan jalannya,” tuturnya, seraya mengutip dawuh KH. As’ad tentang kesungguhan dan keikhlasan dalam berorganisasi.

Ketua PAC IPNU Wonomerto terpilih, Rekan Moch. Sulaiman, menyampaikan permohonan maaf karena kehadiran masih diwakili IPNU. “Mohon maaf, untuk hari ini masih IPNU saja yang hadir, insyaallah teman-teman IPPNU akan menyusul besok,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PAC IPNU Wonomerto periode sebelumnya, Rekan Rohman, turut memberikan pesan penuh makna. “Kehadiran kita mungkin sederhana, tapi semoga mampu menjadi penguat dan pengingat bahwa kita semua adalah satu keluarga besar. IPNU-IPPNU bukan hanya tempat berproses, tapi juga tempat saling menguatkan dalam setiap keadaan,” ungkapnya.

Suasana takziah berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Canda ringan dan diskusi kecil seputar IPNU-IPPNU turut mengiringi malam tersebut. Bahkan, ayah Nabila sempat berseloroh sambil menunjuk adiknya yang juga tengah berproses di PK IPNU Pondok Pesantren Riyadlus Solihin, “Ini kader selanjutnya,” ujarnya disambut tawa.

Kehadiran IPNU Wonomerto di tengah duka ini menjadi bukti bahwa organisasi bukan sekadar ruang kaderisasi, melainkan rumah kebersamaan yang senantiasa hadir, baik dalam suka maupun duka.

  • Penulis: Siti Nurhaliza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muktamar

    Menjenguk Muktamar ke-35 NU

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    Oleh: Bambang Sutedjo, S.Pd PERHELATAN Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) digelar di Tambakberas, Jombang, pada 27–31 Agustus 2026. Kota ini menjadi ruang bersejarah tempat para muassis (pendiri) organisasi ini dilahirkan. Ada pesan dan harapan besar yang saya nantikan dalam momen Muktamar pertama di abad kedua NU ini. Muktamar kali ini merupakan perhelatan paling penting dan […]

  • IMG 20260318 WA0011

    Memperkuat Poros Pelajar: Menakar Dampak “Kurma Korsa” CBP-KPP Tapal Kuda di Paiton

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO- Solidaritas kader Corps Brigade Pelajar (CBP) dan Korps Pelajar Putri (KPP) di wilayah Tapal Kuda memasuki babak baru. Pertemuan bertajuk “Kurma Korsa: Kuatkan Rasa Makin Kompak, Optimalkan Raga Semangat Anggota” yang digelar di Villa Saka 9 Pondok Pesantren Nurul Qodim, Paiton beberapa waktu lalu, bukan sekadar seremoni buka puasa bersama, melainkan peletakan batu pertama […]

  • IMG 20260124 WA0038

    Tiga PCNU Probolinggo Ziarah Muassis dan Muharrik NU, Sambut Satu Abad NU

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 1Komentar

    PROBOLINGGO- Peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (1926–2026) di Probolinggo, Jatim, diperingati dengan Ziarah Muassis & Muharrik NU, Sabtu (24/1/2026). Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Kraksaan, PCNU Kabupaten Probolinggo, dan PCNU Kota Probolinggo, berziarah ke maqbaroh KH Moh Hasan Sepuh Genggong, KH Moh Hasan Saifouridzall, KH Zaini Mun’im, dan KH Hasan Abdul Wafie. Kegiatan ini […]

  • Banjir fitnah

    Era Banjir Fitnah Digital: Menjaga Lisan, Jari, dan Hati Mukmin

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Hilman Mufidi
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Hilman Mufidi KHUTBAH I إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا […]

  • 2

    JQH Probolinggo Kenalkan Metode Tartila: Cara Asyik Santri Belajar Tajwid

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Ansori
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO— Menghadapi tantangan zaman modern, metode pengajaran mengaji di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dituntut untuk bertransformasi menjadi lebih sistematis, efektif, namun tetap menyenangkan bagi anak-anak tanpa mengabaikan kaidah ilmu tajwid. Menjawab tantangan tersebut, JQH PCNU Kabupaten Probolinggo menggelar Diklat Guru Al-Qur’an Metode Tartila yang diikuti oleh sekitar 50 guru TPQ utusan dari berbagai kecamatan se-Kabupaten […]

  • Bd839f8d cdd2 46ae ba78 ad90470217da

    Balita Probolinggo Hilang Misterius, Ansor Tongas Bantu Pencarian di Pesisir Sungai

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Tongas- ProbolinggoSeorang balita berusia dua tahun di Desa Sumendi Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo dilaporkan hilang pada Selasa (03/02/2026) sore. Bocah berinisial AR itu diduga terseret arus kali bayeman setelah sempat ditinggal ibunya beberapa saat berada di rumah. Ansor Tongas spontan langsung bergabung dengan Tim Gabungan untuk melakukan penyisiran ke berbagai titik lokasi jatuhnya korban. Termasuk […]

expand_less