Breaking News
dark_mode
Trending

JQH Probolinggo Kenalkan Metode Tartila: Cara Asyik Santri Belajar Tajwid

  • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROBOLINGGO— Menghadapi tantangan zaman modern, metode pengajaran mengaji di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dituntut untuk bertransformasi menjadi lebih sistematis, efektif, namun tetap menyenangkan bagi anak-anak tanpa mengabaikan kaidah ilmu tajwid.

Menjawab tantangan tersebut, JQH PCNU Kabupaten Probolinggo menggelar Diklat Guru Al-Qur’an Metode Tartila yang diikuti oleh sekitar 50 guru TPQ utusan dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.

Hadir sebagai narasumber teknis, Ustadz Mukarroman (Ketua JQH PCNU Probolinggo) bersama Ustadz Saiful Ulum yang merupakan kolaborasi instruktur dari JQH dan Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an (FKPQ) Kabupaten Probolinggo.

Dalam paparannya, kedua narasumber membedah secara mendalam mengenai teknik pembelajaran Tartila, metode penguatan kualitas bacaan (makhorijul huruf), serta strategi makro agar santri di tingkat TPQ tidak merasa jenuh saat belajar.

“Pendekatan pembelajaran Al-Qur’an saat ini harus sistematis dan menyenangkan. Ketika metode yang digunakan tepat, santri tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid, tetapi juga tumbuh rasa cinta terhadap Al-Qur’an sejak usia dini,” urai tim instruktur dalam diklat tersebut.

Langkah inovasi metodologi ini didukung penuh oleh Kasi PD Pontren Kankemenag Kabupaten Probolinggo, Ansori. Ia menyatakan bahwa peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan seperti ini adalah kunci utama mendongkrak mutu lembaga pendidikan keagamaan.

Harapan besar juga disematkan oleh Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Abdul Hamid. Beliau berharap lewat Metode Tartila ini, lahir generasi Qur’ani yang profesional, kompeten, berakhlakul karimah, dan memiliki benteng spiritual yang kokoh di tengah perkembangan zaman. (*)

  • Penulis: Ansori
  • Editor: Muhammad Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG 20250418 WA0019

    Harjakapro, Berikut Harapan Fatayat NU Kabupaten Probolinggo

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Probolinggo yang ke-279 tepat pada tanggal 18 April 2025. Harapan demi harapan muncul dari berbagai ormas, salah satunya adalah PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo. Hari Jadi Kabupaten Probolinggo adalah sebuah perjalanan panjang yang pernah dengan perjuangan dan kerja keras dari seluruh elemen masyarakat. Sebagai bagian dari keluarga besar Kabupaten Probolinggo, […]

  • WhatsApp Image 2026 05 21 at 21.37.48

    Bangga! Sapi Kurban Asal Leces Probolinggo Dibeli Presiden Prabowo

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Probolinggo – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, seekor sapi milik peternak asal Desa Clarak, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Sapi jenis limosin bernama Ronggo Waseso itu memiliki bobot mencapai 1,2 ton dan dibeli dengan harga Rp100 juta. Sapi tersebut selama ini dipelihara di D2 Lembu Amanah […]

  • IMG 20260711

    Pendidikan Agama dan Ketahanan Keluarga sebagai Benteng Moral Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Dr. Samsur, Kepala Kantor Kemenag Kab. Probolinggo
    • 0Komentar

    KABUPATEN Probolinggo sejak lama telah mengakar kuat dalam kesadaran kolektif kita sebagai daerah religius yang ditopang oleh tradisi pesantren yang kokoh. Jati diri ini bukan sekadar warisan masa lalu yang statis, melainkan identitas dinamis yang harus terus dirawat di tengah derasnya arus modernitas dan disrupsi digital. Ketika hari ini kita diperhadapkan pada berbagai tantangan moral […]

  • IMG 20260207 WA0003

    GP Ansor Tegalsiwalan Sebut Full Day School Ancam Budaya Ngaji, Minta Dibatalkan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    TEGALSIWALAN – Gelombang penolakan terhadap kebijakan lima hari sekolah atau Full Day School (FDS) di Kabupaten Probolinggo terus meluas hingga ke tingkat anak cabang. Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Tegalsiwalan secara tegas menyatakan keberatannya karena kebijakan tersebut dinilai bakal menggerus budaya “ngaji” di madrasah. Ancam Eksistensi Madin dan TPQ Ketua PAC GP […]

  • 667fd755 8f65 4c61 b56c cdc837d91304

    Dalam Haul KH. Utsman Husein, KH. Tuhfatul Ghani Ingatkan Besarnya Jasa Guru

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Agus Sholeh
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO — Pengasuh Pondok Pesantren Riyadhul Jannah Situbondo, KH. Tuhfatul Ghani Mufaddhal menyampaikan tausiah penuh hikmah dalam acara Haul ke-32 KH. Utsman Husein, Pendiri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Kamis (21/5/2026). Dalam tausiahnya, menantu KHR. Mohammad Kholil As’ad Syamsul Arifin, Pengasuh Ponpes Walisongo Situbondo itu mengingatkan jamaah tentang besarnya hak dan jasa guru dalam kehidupan manusia. […]

  • IMG 20260216 WA0029

    SMK NU Bantaran: Mencetak Teknisi Multimedia Berkarakter Khaira Ummah

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – LP Ma’arif NU Kabupaten Probolinggo terus memperkuat sektor pendidikan vokasi melalui SMK NU Bantaran yang memfokuskan diri pada pencetakan generasi muslim Khaira Ummah. Sekolah yang berlokasi di wilayah strategis Bantaran ini, memadukan keahlian teknologi multimedia dengan fondasi karakter santri guna menjawab tantangan dunia kerja global. Institusi ini mematok visi besar untuk menjadi pusat […]

expand_less