Breaking News
dark_mode
Trending

Adaptif Zaman, Muslimat NU Probolinggo Latih Dakwah Digital dan AI

  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANTARAN – Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Probolinggo terus berikhtiar memperkuat kapasitas para kadernya di era transformasi digital. Langkah strategis ini diwujudkan melalui Pelatihan Dakwah Digital yang digelar di Kantor PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo, Desa Tempuran, Kecamatan Bantaran, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan ini menjadi pijakan penting untuk mendorong pemanfaatan teknologi informasi sebagai media syiar Islam yang lebih luas, responsif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 60 peserta yang terdiri dari jajaran pengurus PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo serta perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU se-Kabupaten Probolinggo.

Selama pelatihan, para peserta dibekali berbagai materi praktis, mulai dari pembuatan konten dakwah yang menarik, desain flyer digital, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Salah satu materi unggulan yang diperkenalkan adalah penggunaan platform Gemini untuk membantu menyusun materi dakwah yang informatif, kreatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Adaptasi Dakwah Modern

Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo, Hj. Nurayati, menegaskan bahwa perkembangan teknologi menuntut organisasi keagamaan untuk beradaptasi dengan cara berdakwah yang lebih modern tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam. Menurutnya, dakwah tidak lagi cukup hanya dilakukan melalui ceramah atau pertemuan tatap muka, tetapi juga harus mampu menjangkau masyarakat melalui berbagai platform digital.

“Tujuan pelatihan ini adalah melatih ibu-ibu Muslimat NU untuk berdakwah melalui media digital. Dakwah saat ini tidak cukup hanya dilakukan secara lisan, tetapi dakwah digital sudah menjadi kebutuhan di era sekarang. Karena itu kami ingin kader Muslimat NU mampu memanfaatkan teknologi untuk kepentingan umat, bukan sekadar untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Hj. Nurayati menjelaskan, dalam pelatihan ini setiap PAC mengirimkan tiga orang peserta sebagai perwakilan. Skema ini dirancang agar ilmu yang diperoleh dapat diteruskan kepada kader lain di tingkat kecamatan hingga tingkat Ranting di desa-desa.

Melalui pola tersebut, kemampuan membuat konten dakwah digital diharapkan tidak hanya dimiliki pengurus cabang, tetapi juga berkembang hingga tingkat paling bawah. Dengan demikian, kegiatan-kegiatan Muslimat NU dapat terdokumentasi dan dipublikasikan secara lebih luas.

“Kami ingin dakwah digital benar-benar mengakar, bukan hanya di tingkat PC tetapi juga sampai ke ranting. Selama ini banyak kegiatan Muslimat NU yang belum terdokumentasikan dan dipublikasikan secara baik karena keterbatasan kemampuan digital. Melalui pelatihan ini kami berharap para kader mampu membuat konten yang sederhana namun bermanfaat untuk umat,” jelasnya.

Ubah Pola Pikir Pemanfaatan Smartphone

Lebih lanjut, Hj. Nurayati menilai teknologi informasi harus dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat syiar Islam, menyebarkan nilai-nilai kebaikan, serta memberikan edukasi kepada masyarakat melalui konten yang positif dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, ia mengajak para kader untuk mengubah pola pikir (mindset) dalam memanfaatkan telepon genggam (smartphone).

Menurutnya, perangkat digital tidak hanya digunakan untuk komunikasi pribadi atau aktivitas media sosial semata, tetapi juga dapat menjadi media dakwah yang efektif.

“Kami ingin mengubah cara pandang bahwa telepon genggam bukan hanya untuk kepentingan pribadi atau sekadar membuat status. HP harus menjadi media dakwah yang memberikan manfaat bagi umat. Niat utamanya adalah memperkuat dakwah melalui teknologi informasi sehingga Muslimat NU mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman,” tegasnya.

Melalui pelatihan ini, Hj. Nurayati berharap lahir kader-kader yang mampu memproduksi konten dakwah berkualitas, memanfaatkan teknologi digital secara bijak, serta memperluas jangkauan syiar Islam di tengah masyarakat.

“Penguatan kompetensi digital ini diharapkan mendukung peran Muslimat NU sebagai organisasi perempuan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah dalam menyampaikan dakwah kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: M Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1710077244 (1)

    Jati Diri dan Tiga Pilar Fasilitasi dalam Perda Pesantren Probolinggo

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Pasca kesepakatan antara DPRD dan Pemkab Probolinggo mengenai Perda tentang Fasilitasi Pesantren pada Senin (6/7/2026), muncul pertanyaan mendasar di tengah umat: apa sebenarnya isi dari regulasi ini? Bagaimana aturan ini memandang jati diri pesantren, dan dalam bentuk apa saja komitmen nyata yang akan diberikan oleh pemerintah daerah? Melalui ulasan serial perdana ini, redaksi […]

  • 98510edc 53a9 4351 8ef7 c17c9627fd4a

    Kader Probolinggo Menguat di Level Wilayah, 10 Nama Resmi Dilantik di PKC PMII Jatim 2026-2028

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Sebanyak sepuluh kader PC PMII Probolinggo resmi dilantik dalam kepengurusan Pengurus Koordinator Cabang PMII Jawa Timur masa khidmat 2026–2028, Sabtu (14/2/2026). Pelantikan yang digelar di Asrama Haji Surabaya itu menjadi momentum konsolidasi kader se-Jawa Timur sekaligus penegasan peran cabang dalam menguatkan struktur wilayah. Adapun sepuluh kader yang dilantik yakni Abdur Rozak, Abdur Rahmad, Badrul Nurul […]

  • WhatsApp Image 2026 10 30 at 18.36.20

    Srikandi PCNU Probolinggo Audiensi Ning Hani Fahmi, Perkuat Pemberdayaan Perempuan

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle Khoiriyah
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah membutuhkan sinergi dan kolaborasi lintas kelembagaan. Semangat inilah yang melandasi audiensi tiga Srikandi PCNU Kabupaten Probolinggo dengan Ning Hani Fahmi AHZ, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo, Jumat (30/10/2026), di Rumah Dinas Wakil Bupati Probolinggo. Tiga Srikandi yang hadir dalam audiensi tersebut yakni Dr. Khoiriyah, M.Pd., Ketua […]

  • IMG 20260809 WA0028

    Gandeng RSUD Tongas, LAZISNU Probolinggo Beri Layanan Kesehatan Gratis

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Dewi Puspa
    • 0Komentar

    WONOMERTO- Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Kabupaten Probolinggo menggelar pos pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat di Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto, Ahad (9/8/2026). Bakti sosial ini terselenggara atas kolaborasi erat antara LAZISNU Kabupaten Probolinggo, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tongas, serta Pemerintah Desa Kedungsupit. Ketua LAZISNU PCNU Kabupaten Probolinggo, Dewi Puspa […]

  • 1001211305

    Perkuat Tradisi Bahtsul Masail, LBM Dringu Rumuskan Langkah Strategis

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Saifullah
    • 0Komentar

    Suasana perumusan LBM Dringu PCNU Kabupaten Probolinggo.

  • WhatsApp Image 2026 10 23 at 03.23.51

    Apel HSN 2026, NU Bantaran Teguhkan Peran Strategis Santri

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • account_circle Masruhin
    • 0Komentar

    BANTARAN, nuprobolinggo.or.id — Jajaran pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Bantaran bersama jajaran Muspika menggelar Apel Khidmat Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di halaman Kantor PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo, Kamis (22/10/2026). Momentum ini menjadi ajang peneguhan komitmen dan peran strategis santri dalam mengawal pembangunan bangsa. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Bantaran, Ketua MWCNU Bantaran […]

expand_less