Breaking News
dark_mode
Trending

Ketua PCNU Ingatkan Kandidat Utamakan Keutuhan Ansor Pasca Konfercab

  • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROBOLINGGO – Menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) V PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo di Kantor PCNU setempat, Ahad (20/9/2026), Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo, KH Teguh Mahameru Zainul Hasan, M.Pd.I., mengingatkan agar dinamika pencalonan tidak menggeser substansi forum tersebut.

Konfercab yang mengusung tema “Ansor Navigator Masa Depan: Transformasi Kader Adaptif, Inovatif, dan Berdaya” itu diharapkan tidak hanya menghasilkan ketua baru, tetapi juga merumuskan arah gerak dan mandat organisasi untuk empat tahun mendatang.

Menurut Kiai Teguh, pergantian kepemimpinan merupakan bagian penting dari Konfercab. Namun, kontestasi antarkandidat bukan satu-satunya hal yang harus menjadi perhatian panitia dan peserta.

“Konferensi cabang harus dipandang sebagai sebuah proses yang jauh lebih besar daripada sekadar pergantian pengurus. Hasil konferensi tidak hanya kepengurusan baru, tetapi juga mandat yang diberikan kepada pengurus baru untuk menakhodai organisasi selama empat tahun ke depan,” kata Kiai Teguh.

Ia menilai, dinamika pencalonan harus ditempatkan sebagai bagian dari proses regenerasi organisasi. Para kandidat diharapkan tidak hanya hadir dengan keinginan memimpin, tetapi juga membawa gagasan yang berangkat dari kebutuhan GP Ansor dan kadernya.

“Soal regenerasi kepengurusan dan pergantian kepemimpinan memang menjadi satu bagian dari Konfercab. Itu penting, tetapi bukan segala-galanya. Konsentrasinya tidak boleh semata-mata pada pencalonan,” ujarnya.

Kiai Teguh menekankan bahwa Konfercab harus didahului dengan perencanaan dan konseptualisasi yang matang. Panitia bersama peserta perlu memetakan kebutuhan organisasi agar forum tersebut menghasilkan garis besar program yang jelas.

Menurutnya, program organisasi tidak boleh bergantung pada selera personal kandidat yang nantinya terpilih menjadi ketua. Program harus lahir dari kajian terhadap kondisi organisasi serta aspirasi kader sebagai konstituen GP Ansor.

“Program itu bukan berdasarkan selera siapa pun yang menjadi ketua, melainkan hasil analisis yang mendalam tentang kebutuhan organisasi dan mandat konstituen kepada organisasi,” tegasnya.

Penegasan tersebut menempatkan seluruh kandidat dalam tanggung jawab organisasi yang sama. Siapa pun yang memperoleh mandat dalam Konfercab harus menjalankan keputusan forum, sedangkan dinamika pencalonan tidak semestinya menjadi sumber perpecahan dalam kepengurusan berikutnya.

Semangat rekonsiliasi selepas Konfercab juga perlu diwujudkan melalui penyusunan kepengurusan yang berorientasi pada program. Struktur organisasi tidak semestinya dibentuk sekadar untuk mengakomodasi kelompok pendukung atau membagi jabatan.

Kiai Teguh mengatakan, ketua terpilih harus memiliki kerangka tugas dan arah kerja yang jelas. Susunan kepengurusan kemudian dibentuk untuk menjalankan program yang telah dirumuskan melalui Konfercab.

“Ketika ketua baru terpilih, ia sudah mempunyai kerangka tugas dan kerja yang jelas. Saat menyusun kepengurusan, susunannya harus disesuaikan dengan kebutuhan program yang ada,” jelasnya.

Keterwakilan wilayah, lanjut dia, dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menyusun kepengurusan. Namun, kebutuhan program dan kemampuan kader harus tetap menjadi landasan utama.

Ia berharap panitia, peserta, dan seluruh kandidat memberikan perhatian serius terhadap substansi Konfercab. Forum tersebut harus menjadi proses organisasi yang utuh dan menghasilkan pijakan bagi perjalanan GP Ansor Kabupaten Probolinggo selama empat tahun mendatang.

“Harapan kami, teman-teman GP Ansor, baik panitia maupun peserta, mempunyai perhatian yang cukup mendalam terhadap persoalan tersebut. Konfercab harus menjadi sebuah proses yang utuh, bukan sekadar mengganti seorang ketua,” pungkas Kiai Teguh. (*)

  • Penulis: Moch. Sulaiman
  • Editor: Muhammad Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG 20260312

    PAC IPNU-IPPNU Bantaran Probolinggo Dorong Pelajar Berpikir Progresif

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    BANTARAN – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU–IPPNU Bantaran menggelar kegiatan talk show yang dikemas dalam buka puasa bersama (bukber) sebagai upaya memperkuat kaderisasi pelajar NU di Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, Ahad (8/3/2026) di Kantor MWC NU Bantaran, Desa Tempuran. Kegiatan ini diikuti sekitar 30 peserta yang terdiri dari kader Bantaran serta anggota pimpinan komisariat dari […]

  • 1710077244 (1)

    Jati Diri dan Tiga Pilar Fasilitasi dalam Perda Pesantren Probolinggo

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Pasca kesepakatan antara DPRD dan Pemkab Probolinggo mengenai Perda tentang Fasilitasi Pesantren pada Senin (6/7/2026), muncul pertanyaan mendasar di tengah umat: apa sebenarnya isi dari regulasi ini? Bagaimana aturan ini memandang jati diri pesantren, dan dalam bentuk apa saja komitmen nyata yang akan diberikan oleh pemerintah daerah? Melalui ulasan serial perdana ini, redaksi […]

  • WhatsApp Image 2026 10 09 at 03.41.09

    Kalam Ulama: Sikap Terbaik Muslim di Kala Sempit dan Lapang

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle LDNU Kabupaten Probolinggo
    • 0Komentar

    Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Rahimahullah berkata: كُلَّمَا ضَاقَ الأَمْرُ اتَّسَعَ، وَكُلَّمَا اتَّسَعَ الأَمْرُ ضَاقَ Setiap kali urusan terasa sempit maka akan diberi kelapangan. Dan setiap kali urusan diberi kelapangan maka akan terasa sempit. [Syarah Riyadhus Shalihin] Jemaah Jum’at Rahimakumullah, Hidup ini berputar. Tidak ada kesempitan yang abadi, dan tidak ada kelapangan yang kekal. Inilah […]

  • 2A0161BD DF60 4054 9721 9133D4167436

    Jelang Konferancab VII, PAC IPNU-IPPNU Wonomerto Gelar Khotmil Qur’an dan Matangkan Persiapan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Agus Sholeh
    • 0Komentar

    WONOMERTO – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Wonomerto menggelar kegiatan Khotmil Qur’an sekaligus pematangan konsep Konferensi Anak Cabang (Konferancab) VII pada Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di MWC NU Kecamatan Wonomerto mulai pukul 13.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi bagian akhir dari rangkaian program kerja kepengurusan periode 2024–2026, sekaligus momentum spiritual untuk memohon kelancaran pelaksanaan […]

  • FB IMG

    PCNU Kabupaten Probolinggo Tegas Tolak Kebijakan Lima Hari Sekolah

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 1Komentar

    PROBOLINGGO– Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Kabupaten Probolinggo secara resmi menyatakan penolakan terhadap rencana penerapan kebijakan lima hari sekolah bagi jenjang Sekolah Dasar (SD) di wilayah setempat. Langkah ini diambil sebagai ikhtiar menjaga eksistensi Madrasah Diniyah (Madin) dan TPQ yang menjadi benteng pertahanan amaliyah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah bagi generasi muda. Luka Lama yang […]

  • IMG 20260517 WA0029

    PBNU Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada Rabu 27 Mei 2026

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    JAKARTA– Pengurus Besar Nahdlatul Ulama secara resmi mengikhbarkan bahwa awal bulan Dzulhijjah 1447 H jatuh pada Senin Kliwon, 18 Mei 2026 M. Dengan ketetapan tersebut, maka Hari Raya Idul Adha atau 10 Dzulhijjah 1447 H dipastikan bertepatan dengan Rabu Wage, 27 Mei 2026 M. Keputusan strategis ini tertuang dalam surat edaran resmi PBNU dengan nomor […]

expand_less