Breaking News
dark_mode
Trending

Lantik Pengurus Baru, MWCNU Sumberasih Usung Visi Mandiri dan 5 Pilar Strategis

  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMBERASIH — Suasana khidmat dan penuh rasa optimisme mewarnai Pelantikan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Sumberasih masa khidmat 2026–2031 pada Rabu malam (9/9/2026). Bertempat di Kantor MWCNU Sumberasih, prosesi ini dihadiri langsung oleh jajaran PCNU Kabupaten Probolinggo, pimpinan Badan Otonom (Banom), Lembaga NU, serta jajaran Forkopimcam dan tokoh masyarakat setempat.

Rangkaian Acara Khidmat dan Menggetarkan
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan Sholawat Nabi yang menambah kekhusyukan. Momen kian menggetarkan dada saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon dikumandangkan bersama-sama, menegaskan komitmen loyalitas NU terhadap agama dan NKRI.

Memasuki acara inti, prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru. Tak lama setelah itu, suasana berubah menjadi sangat sakral saat pembaiatan pengurus dipandu oleh Rais PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Abdul Hamid.

Di bawah kepengurusan baru ini, jajaran MWC diisi oleh tokoh-tokoh strategis:

Rais Syuriyah: Kiai Ahmad Syair

Katib: Ust. Yusuf Zamzami

Ketua Tanfidziyah: Kiai Fauzan Adziman

Sekretaris: Ust. Aswandi

Bendahara: Ust. Hartono

Arah Baru MWCNU Sumberasih: Visi, Misi, dan 5 Tujuan Strategis
Dalam pidato ikhtiarnya, Ketua MWCNU Sumberasih terpilih, Kiai Fauzan Adziman, menegaskan arah baru kepengurusan untuk periode 2026–2031. Beliau mengusung visi utama: “Membangun MWCNU Sumberasih sebagai jam’iyah yang mandiri, partisipatif, mampu menjadi pengayom dan perekat warga Nahdliyyin, serta menjadi pusat dakwah Islamiyah di Sumberasih.”

Untuk mewujudkan visi besar tersebut, MWCNU Sumberasih menetapkan 3 Misi Utama:

Mewujudkan tata kelola sumber daya yang profesional dan mandiri.

Mewujudkan organisasi yang aspiratif dan memiliki kemampuan resolusi konflik di tengah masyarakat.

Mewujudkan MWCNU Sumberasih sebagai pusat dakwah Islamiyah.

Misi tersebut dijabarkan ke dalam 5 Tujuan Utama / Program Strategis:

Tata Kelola Bersih & Transparan: Melaksanakan perbaikan tata kelola sumber daya MWCNU Sumberasih yang profesional, bersih, dan transparan.

Kaderisasi & Ujung Tombak Jam’iyah: Melakukan penjaringan kader secara luas serta mengoptimalisasi peran kader sebagai ujung tombak jam’iyah di semua tingkatan.

Agregasi Aspirasi & Resolusi Konflik: Melakukan agregasi kepentingan warga Nahdliyyin dan mengoptimalkan fungsi resolusi konflik dalam kehidupan bermasyarakat.

Preservasi Tradisi Keilmuan Aswaja: Memelihara fungsi NU sebagai pusat tradisi keilmuan keagamaan Islam ala Ahlissunnah wal Jama’ah di Sumberasih.

Sentralisasi Pusat Dakwah: Mengoptimalkan peran Ulama, Pesantren, Madrasah, dan Majelis Taklim sebagai pusat dakwah Islamiyah yang kokoh.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh jajaran Forkopimcam Sumberasih yang hadir, berharap sinergi antara Ulama dan Umara semakin erat demi menjaga kondusivitas serta kemajuan wilayah Kecamatan Sumberasih.

6 Amanat Penting PCNU: Aksi Nyata Digelorakan Bulan Depan
Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru, menyampaikan amanat penting yang menekankan agar pengurus baru tidak sekadar dilantik, tetapi langsung bergerak memberikan dampak nyata:

Konsolidasi Ranting Masa Depan: Memperkuat basis kepengurusan hingga tingkat desa/ranting.

Penguatan Keuangan Organisasi: Mendorong pencapaian target iuran anggota (Koin NU) secara akuntabel demi menopang kemandirian MWC.

Aksi Nyata Triwulan Ke-4 (Oktober): Memulai langkah konkret dan program kerja awal pada bulan depan.

Sinergi Ranting dan Cabang: Membangun komunikasi yang harmonis dan tegak lurus antara Ranting, MWC, dan Cabang.

Konsistensi Internal: Menjaga keutuhan, soliditas, dan kebersamaan jam’iyah.

Prinsip Sam’an wa Tha’atan: Menjaga marwah organisasi dengan taat pada garis komando ulama dan pimpinan NU.

Pelantikan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Rais PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Abdul Hamid, memohon keberkahan bagi kepengurusan baru MWCNU Sumberasih.

  • Penulis: Siti Nurhaliza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ali mas

    Prof Ali Maschan Moesa di Probolinggo: Waspada Setan Gepeng!

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    “Hati-hati bagi yang punya anak usia ini (Generasi Z). Ini (smartphone) setan gepeng”

  • IMG 20260220 WA0059

    Dakwah Binnidzom

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    SELASA lalu saya mengadiri peluncuran Sentra Syiar Ramadan NU sekaligus Pelepasan Dai Muda Ramadhan oleh Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama atau LDNU di Pondok Pesantren Nahdlatul Muta’allimin. Sentra Syiar Ramadan dipusatkan di masjid dan musala. Korps Dai Muda atau KODAMA NU yang digembleng dalam Diklat Dai Milenial pada akhir 2025, ada di sentra itu. Mereka dibekali […]

  • Photo 6093671296190320762 y

    Muktamar ke-35 NU, PTNU Probolinggo Dorong Transformasi Pendidikan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Khoiriyah
    • 0Komentar

    JOMBANG— Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Jawa Timur bersama pimpinan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) menggelar Public Discussion dalam rangka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama, Sabtu (29/8/2026), di Universitas Darul Ulum Jombang, Jawa Timur. Mengangkat tema “Nahdlatul Ulama, Pendidikan Tinggi dan Tantangan Global”, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran perguruan tinggi NU dalam […]

  • PCNU

    PCNU Probolinggo Pacu Musyawarah Ranting dan Kemandirian Ekonomi Umat

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Ansori
    • 0Komentar

    WONOMERTO– Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menginstruksikan seluruh jajaran pengurus untuk menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) hingga tingkat Anak Ranting sebelum Juli 2026. Penegasan tersebut disampaikan Kiai Teguh ini saat menghadiri kegiatan rutin Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWCNU Wonomerto, di Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Ahad (17/5/2026). Menurutnya, […]

  • LDNU

    LDNU Probolinggo Tolak Normalisasi LGBT, Larang Kekerasan dan Diskriminasi

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Pengurus Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama atau LDNU Kabupaten Probolinggo menerbitkan surat pernyataan sikap terkait maraknya tren dan eksposur konten bermuatan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di media sosial yang menyasar kalangan remaja. Dalam dokumen bernomor 17/PC.05/A.L.01.49/1638/07/2026 tersebut, LDNU Probolinggo mengambil posisi tegas untuk menolak normalisasi perilaku tersebut di ruang publik. Namun di saat […]

  • WhatsApp Image 2022 06 30 at 08.52.40

    Menyulut Kemandirian Ekonomi, Membuka Kran Partisipasi Publik, Majukan Pesantren

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Setelah menguliti dapur birokrasi dan ketatnya pengawasan APBD pada serial kedua, kini kita tiba pada muara paling krusial dari Perda tentang Fasilitasi Pesantren Kabupaten Probolinggo: bagaimana regulasi ini menyulut kemandirian ekonomi pondok dan sejauh mana masyarakat sipil bisa ikut terlibat? Merujuk pada draf hukum yang disahkan, payung hukum ini mengombinasikan jaminan bantuan finansial serta […]

expand_less