Terpilih Jadi Ketua Ansor Probolinggo, Junaidi Ajak Kader Bersatu Kembali
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PROBOLINGGO – Resmi terpilih menakhodai Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2026–2030, Junaidi langsung menyerukan rekonsiliasi dan mengajak seluruh kader kembali bersatu merajut kebersamaan pascakontestasi.
Junaidi terpilih melalui pemungutan suara dalam Konferensi Cabang (Konfercab) V di Aula Kantor PCNU Kabupaten Probolinggo, Ahad (20/9/2026). Junaidi memperoleh suara terbanyak, dibandingkan dua calon lain: H. Khairil Anwar dan Ahmad Sa’dullah.
Konfercab berlangsung khidmat dengan dinamika persidangan dan pemilihan yang berlangsung sengit. Ketiga kandidat sebelumnya mencuat dalam bursa calon ketua dengan membawa gagasan dan program berbeda.
Junaidi dari Tegalsiwalan menawarkan agenda “Gerak Cepat, Kerja Nyata, Ansor Hebat”. Ahmad Sa’dullah atau Gus Sa’dul dari Bantaran membawa konsep “Ansornomics”, sedangkan H. Khairil Anwar atau H. Iril dari Tongas menawarkan penguatan organisasi, kaderisasi, kemandirian ekonomi, pengabdian, dan kolaborasi.
Proses pendaftaran, penetapan calon, hingga pemungutan dan penghitungan suara dilaksanakan melalui mekanisme persidangan Konfercab. Unsur pimpinan anak cabang (PAC) dan ranting hadir sebagai peserta pemegang mandat dalam forum tersebut.
Sebelum kepengurusan dinyatakan demisioner, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo masa khidmat sebelumnya, H. Misbahul Munir, S.H., mengingatkan para kader agar menjadikan Konfercab sebagai momentum memperkuat organisasi, bukan sekadar ajang kontestasi.
“Sahabat-sahabat harus serius dalam momentum ini. Jangan hanya menjadikannya sebagai ajang kontestasi karena tantangan yang kita hadapi ke depan bermacam-macam dan semakin berat,” ujar Misbahul Munir.
Menurutnya, dinamika yang berlangsung selama Konfercab harus menjadi bagian dari proses pendewasaan organisasi sekaligus memperkuat solidaritas antarkader.
“Dari sekian dinamika ini, mudah-mudahan dapat menjadikan kader GP Ansor Kabupaten Probolinggo semakin solid. Hari ini saya menyelesaikan masa khidmat. Siapa pun yang terpilih, kami berharap dapat membawa Ansor lebih maju, lebih solid, lebih loyal, dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Munir.
Setelah dinyatakan terpilih, Junaidi kembali menegaskan komitmennya untuk merangkul semua pihak dan meninggalkan perbedaan yang muncul selama proses pencalonan. Konsolidasi organisasi menjadi langkah awal yang akan dilakukan.
“Ketika berada di arena, kita berkompetisi. Setelah selesai, kompetisi juga harus selesai. Dinamika dan perbedaan selama pencalonan akan kami konsolidasikan agar kembali menjadi satu Ansor Kabupaten Probolinggo yang hebat dan lebih bersemangat,” kata Junaidi.
Ia berharap PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo ke depan semakin solid, profesional, dan dapat diterima oleh seluruh kalangan, khususnya masyarakat Kabupaten Probolinggo.
“Mari kita kosongkan kembali pikiran dari hiruk-pikuk pencalonan. Sekarang waktunya bergabung dalam satu visi dan satu misi untuk membawa Ansor Kabupaten Probolinggo lebih maju serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” tuturnya.
Konfercab V tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa khidmat kepengurusan sebelumnya dan dimulainya proses konsolidasi kepengurusan baru PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo untuk periode 2026–2030. (*)
- Penulis: Moch. Sulaiman
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar