Breaking News
dark_mode
Trending

Dari Jalan Kaki di Lereng Bromo hingga Apresiasi Jatim: Jejak Literasi Agus Budi Cahyono

  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROBOLINGGO —Menembus jalanan berbukit Desa Resongo di kawasan dataran tinggi Kecamatan Kuripan—kaki lereng Gunung Bromo—dengan berjalan kaki sejauh tiga hingga empat kilometer pernah menjadi bagian dari dinamika keseharian Agus Budi Cahyono.

Tanpa memiliki sepeda motor—bahkan belum bisa mengendarainya—pemuda kelahiran Agustus 2000 ini tak pernah menyurutkan langkah untuk hadir mengabdi di tengah-tengah kader.

Kini, keteguhan dan konsistensi itu berbuah manis. Agus, yang saat ini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Bidang Media dan Digitalisasi Organisasi PC IPNU Kabupaten Probolinggo, sukses membuktikan taji kreativitasnya sebagai kontributor media.

Hasil dari ketekunannya terbayar tuntas saat ia menerima apresiasi (reward) khusus langsung dari Pengurus Wilayah (PW) IPNU Jawa Timur.

Bersemi dari Buku Tulis dan Lampu Desa

Kecintaan Agus terhadap dunia literasi tidak tumbuh dalam sekejap. Minat itu mulai bersemi sejak ia duduk di bangku kelas VII SMP, terinspirasi oleh kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya yang berkegiatan di desanya.

Dari sana, ia mulai belajar mengikat gagasan melalui diary dan bait-bait puisi.

Memasuki jenjang SMA sederajat, imajinasinya kian berkembang ke penulisan cerita pendek dan novel. Di tengah keterbatasan fasilitas—saat ia belum memiliki telepon genggam maupun laptop—Agus tak kehabisan akal.

Berbekal buku tulis dan pulpen, ia terus produktif menumpahkan ide-idenya dengan dorongan penuh dari para guru. Impian untuk menjadi jurnalis menjadi bahan bakar utama perjalanannya.

Ia sempat mengasah jam terbang sebagai kontributor Dialogmasa Pasuruan, hingga akhirnya menjadi salah satu pemrakarsa lahirnya media Blogspot “PELITA” milik PC IPNU-IPPNU Kabupaten Probolinggo.

Menembus Pelosok Desa Tanpa Roda Dua

Perjuangan Agus menemukan ujian nyatanya ketika ia menjadi Ketua PAC IPNU Kuripan pada 2023. Kuripan dikenal sebagai wilayah berbukit di dataran tinggi Probolinggo selatan dengan ketinggian mencapai 250 hingga 900 meter di atas permukaan laut.

Sebagai desa terbesar dan berpenduduk terbanyak di Kuripan, Desa Resongo memiliki bentang wilayah yang luas dan menantang.

Ketiadaan kendaraan tak dijadikan alasan oleh Agus untuk menyurutkan pengabdiannya di organisasi pelajar NU tersebut.

“Saya sering jalan kaki dengan jarak 3-4 kilometer untuk menghadiri kegiatan IPNU. Karena saya menyadari, bahwa tugas Ketua PAC IPNU harus selalu hadir dan mengayomi kader untuk semangat berkegiatan,” kenang Agus saat dikutip dari NU Online Jatim.

Gagal di NU Online, Bangkit Lewat “Journalist Academic”

Meski kini dikenal produktif, grafik perjalanan menulis Agus tidak selalu mulus. Ia sempat merasakan getirnya kegagalan saat mencoba menembus meja redaksi NU Online.

Keterbatasan keterampilan dalam memburu bahan berita, ditambah minimnya agenda organisasi di daerahnya kala itu, sempat membuatnya gigit jari.

Namun, kegagalan itu ia jadikan bahan evaluasi mendalam. “Pelajaran terbesar bagi saya adalah tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan yang sudah diberikan, dan lakukan yang terbaik di setiap amanah yang diberikan,” ungkapnya.

Titik balik penulisan Agus terjadi saat ia mengikuti kegiatan “Journalist Academic” yang digelar oleh PW IPNU Jawa Timur.

Dari pelatihan tersebut, pemahamannya tentang etika dan teknik jurnalistik kian terasah, membakar kembali semangatnya untuk menebus kegagalan masa lalu.

Kejutan Manis dari Surabaya

Konsistensi Agus dalam mengabadikan setiap momen organisasi akhirnya berbuah kejutan. Bagi Agus, menulis adalah upaya merekam jejak kehidupan. “Tulislah setiap momen yang menurutmu perlu ditulis. Konsistensi itu perlu, karena semakin banyak kita menulis, semakin tinggi pula kita berliterasi,” tuturnya.

Ketekunannya tak mengkhianati hasil. Tiga hari lalu, sebuah paket misterius tiba di kediamannya, dikirim langsung oleh Direktur PW IPNU Jatim, Rekan Iqdam. Sempat menduga paket tersebut berisi buku ide konten yang pernah mereka diskusikan, Agus dibuat terkejut sekaligus terharu saat membukanya.

Paket tersebut rupanya berisi reward khusus atas kontribusi aktifnya dalam mengirimkan tulisan. Bersamaan dengan paket itu, terselip pesan penyemangat agar ia selalu produktif mewarnai media organisasi.

Menulis Bukanlah Beban

Menutup lembar kisahnya, Agus menyitir pesan khusus bagi para kader di daerah yang kerap merasa minder atau ragu untuk mulai menggoreskan pena. Ia mengimbau agar kegiatan menulis tidak dipandang sebagai beban yang menakutkan. “Menulis itu bukan beban. Dengan menulis, kita dapat menuangkan isi hati yang tak mampu kita ucapkan. Tidak harus langsung paham gramatikal yang rumit, yang penting kita mulai dari kemauan; insya Allah kemampuan itu akan muncul dengan sendirinya,” pungkas Agus. (*)

  • Penulis: Muhammad Malik
  • Editor: Muhammad Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG 20260523 WA0026

    Konsisten! GP Ansor Kuripan Rawat Tradisi Lewat Rijalul Ansor

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Agus Budi Cahyono
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO- Konsistensi merawat tradisi Ahlussunnah wal Jamaah terus ditunjukkan oleh PAC GP Ansor Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Melalui MDS Rijalul Ansor yang digelar rutin di Kantor MWCNU setempat, mereka menyatukan visi para tokoh agama dan pemerintah demi membangun daerah yang maslahat. “Kami ingin menyatukan visi untuk Kuripan yang ‘Adem’ (aman, damai, tenteram) dan sejahtera. Kolaborasi […]

  • IMG 20260913 WA0018

    Pra Konfercab V, Ansor Probolinggo Matangkan Program dan Regenerasi

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Malik
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Probolinggo mulai mematangkan sejumlah agenda organisasi menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) V melalui Pra Konfercab yang digelar di Aula PCNU Kabupaten Probolinggo, Minggu (13/9/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Ansor Navigator Masa Depan: Transformasi Kader Adaptif, Inovatif dan Berdaya.” Sejumlah program organisasi dan materi sidang komisi mulai dibahas […]

  • IMG 20260330

    Perkuat Sinergi Alumni, PP Al-Barokah Adopsi Kurikulum Sidogiri demi Mutu

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Ansori
    • 0Komentar

    WONOMERTO — Pondok Pesantren Al-Barokah Tunggak Cerme, Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, memantapkan langkah menuju standarisasi mutu pendidikan. Melalui momentum Haul Masyayikh & Reuni Akbar, pesantren ini tidak hanya mengonsolidasi alumni sebagai ujung tombak pengembangan lembaga, tetapi juga resmi mengadopsi kurikulum Pesantren Sidogiri dan metode Al-Miftah guna mencetak generasi tafaqquh fiddin yang unggul. Berlangsung Senin (30/3/2026), Haul […]

  • IMG 20260922 WA0004

    Mantapkan Program Kerja, MWCNU Wonomerto Gelar Musker dan Workshop

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Mohammad Sugeng
    • 0Komentar

    WONOMERTO — Menyongsong khidmat kepengurusan baru, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wonomerto mengagendakan rangkaian Workshop Perencanaan Musyawarah Kerja (Musker) hingga puncak Musker. Kegiatan konsolidasi ini dijadwalkan berlangsung pada hari Senin, Selasa, dan Jumat, tanggal 21, 22, dan 25 September 2026 M bertepatan dengan 11, 12, dan 15 Rabiul Akhir 1448 H. Acara tersebut dipusatkan […]

  • WhatsApp Image 2026 07 01 at 09.53.23 (1)

    Arungi Lautan, MWCNU Sumberasih Tutup Maraton Musran di Pulau Gili Ketapang

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Aswandi
    • 0Komentar

    SUMBERASIH – Komitmen berkhidmah tanpa batas wilayah ditunjukkan secara nyata oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWCNU Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Setelah berlangsung selama hampir sebulab penuh, rangkaian Musyawarah Ranting (Musran) di 13 desa di Kecamatan tersebut sukses dituntaskan pada Selasa (30/6/2026) malam. Tak sekadar konsolidasi biasa, puncak sekaligus penutupan rangkaian Musran ini digelar secara […]

  • Suasana Rapat MWCNU Dringu PCNU Kabupaten Probolinggo. photo_camera 1

    MWCNU Dringu Matangkan Persiapan Musyawarah Ranting

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Saifullah
    • 0Komentar

    DRINGU – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Dringu PCNU Kabupaten Probolinggo menggelar rapat persiapan pelaksanaan Musyawarah Ranting yang direncanakan berlangsung pada bulan Mei 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah konsolidasi organisasi guna memastikan pelaksanaan musyawarah berjalan tertib, lancar, dan sesuai mekanisme organisasi. Rapat dihadiri jajaran pengurus harian, serta sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama di wilayah Kecamatan […]

expand_less