Breaking News
dark_mode
Trending

Era Banjir Fitnah Digital: Menjaga Lisan, Jari, dan Hati Mukmin

  • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Muhammad Hilman Mufidi

KHUTBAH I

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَحَبِيْبِنَا وَشَفِيْعِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ، اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ

Ma’asyiral Muslimin Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah,

Marilah kita senantiasa meningkatkan taqwa kita kepada Allah SWT. Taqwa dalam arti yang sebenarnya, yaitu menjalankan semua perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Taqwa bukan hanya di masjid, tapi taqwa saat kita sendirian memegang HP di kamar.

Dulu di zaman jahiliyah, fitnah menyebar dari mulut ke mulut, butuh berhari-hari untuk sampai ke kampung sebelah. Hari ini di Probolinggo, fitnah menyebar dalam 1 detik. Cukup satu klik “Bagikan” di Facebook, satu forward di Grup WA keluarga, satu komentar pedas di TikTok, maka hancurlah harga diri seseorang.

Nabi SAW sudah mengingatkan 14 abad yang lalu tentang bahaya ini:

Rasulullah SAW ditanya, “Wahai Rasulullah, apa penyebab terbanyak manusia masuk neraka?”

Beliau menjawab:

 بِسَبَبِ الْفَمِ وَالْفَرْجِ

“Karena mulut dan kemaluannya.” (HR. Tirmidzi)

Bahkan Mu’adz bin Jabal pernah kaget, “Apakah kita akan dihukum karena apa yang kita ucapkan?” Nabi menjawab sambil memegang lisannya: “Celakalah kamu, bukankah manusia diseret ke neraka di atas wajahnya karena hasil dari lisan-lisan mereka?”

Maka hari ini, saya ingin mengajak kita merenungi 3 Penjagaan di Era Digital:

1. MENJAGA LISAN (DI DUNIA NYATA)

Banyak dari kita rajin shalat Jum’at, tapi lisannya tidak shalat. Masih suka ghibah di warung kopi, masih suka membicarakan aib tetangga, masih suka memfitnah. Padahal ghibah itu dosanya lebih berat dari zina. Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

“Janganlah menggunjing satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik.” (QS. Al-Hujurat: 12)

2. MENJAGA JARI (DI DUNIA MAYA)

Ini lisan kedua kita. Imam Syafi’i berkata: “Menulis itu adalah lisan kedua.” Apa yang kita tulis akan dihisab.

Ciri jari yang tidak bertakwa di era ini:

Jari Penyebar Hoax: Dapat berita belum jelas, langsung share. Padahal Allah perintahkan tabayyun.

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا

Jari Pencaci: Di kolom komentar berani mencaci maki Presiden, Ulama, sesama muslim dengan kata-kata kotor yang tidak akan pernah berani diucapkan di depan wajahnya langsung.

Jari Adu Domba: Suka memotong video ceramah ulama, diadu dengan ulama lain agar umat pecah.

Ingatlah, setiap ketikan ada malaikat Raqib dan Atid yang mencatat. HP kita akan menjadi saksi di hari kiamat.

3. MENJAGA HATI SEBAGAI SUMBERNYA

Jamaah sekalian, lisan dan jari yang kotor itu sumbernya dari hati yang kotor. Hati yang penuh hasad, dengki, dan kebencian. Nabi SAW bersabda: “Di dalam jasad ada segumpal daging, jika ia baik maka baiklah seluruh jasad, jika ia rusak maka rusaklah seluruh jasad. Itulah hati.”

Maka sebelum kita mengetik status yang penuh kebencian, tanyakan pada hati kita: Untuk apa? Apakah Allah ridha?

Setan paling suka melihat kita sesama muslim saling bermusuhan hanya karena beda pilihan, beda ormas, beda partai. Padahal kita semua saudara.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ

KHUTBAH II

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا أَمَرَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ إِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ وَكَفَرَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الْخَلَائِقِ وَالْبَشَرِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ مَصَابِيْحِ الْغُرَرِ

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ اِتَّقُوا اللهَ وَأَطِيْعُوْهُ

Jamaah yang berbahagia,

Sebagai penutup, mari kita amalkan 3 jurus selamat dari Rasulullah agar lisan dan jari kita selamat:

Pertama: Berpikir sebelum berbicara/mengetik. Ulama salaf berkata: “Lisan orang beriman itu di belakang hatinya, sedangkan hati orang munafik di belakang lisannya.” Artinya, orang beriman berpikir dulu baru bicara.

Kedua: Sibukkan lisan dengan Dzikir. Daripada jari kita sibuk mengomentari aib orang, lebih baik jari kita sibuk untuk beristighfar, bershalawat di bulan maulid ini. Ganti kebiasaan buka gosip dengan buka Al-Qur’an di HP.

Ketiga: Tinggalkan yang tidak bermanfaat. Di antara tanda baiknya Islam seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat baginya.

Jika kita mampu menjaga ini, maka Rasulullah menjamin surga untuk kita: “Barangsiapa yang mampu menjamin untukku apa yang ada di antara dua rahangnya (lisan) dan apa yang ada di antara dua kakinya (kemaluan), maka aku jamin surga untuknya.” (HR. Bukhari)

Marilah kita tutup khutbah ini dengan doa.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِي الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ

اَللَّهُمَّ طَهِّرْ قُلُوْبَنَا مِنَ النِّفَاقِ، وَأَعْمَالَنَا مِنَ الرِّيَاءِ، وَأَلْسِنَتَنَا مِنَ الْكَذِبِ، وَأَعْيُنَنَا مِنَ الْخِيَانَةِ

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ أَلْسِنَتَنَا رَطْبَةً بِذِكْرِكَ، وَقُلُوْبَنَا خَاشِعَةً لِعَظَمَتِكَ

اَللَّهُمَّ احْفَظْ بِلَادَنَا إِنْدُوْنِيْسِيَا وَاجْعَلْهَا بَلْدَةً آمِنَةً مُطْمَئِنَّةً سَخَاءً رَخَاءً، وَسَائِرَ بِلَادِ الْمُسْلِمِيْنَ

اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالزِّنَا وَالرِّبَا وَالزَّلَازِلَ وَالْمِحَنَ وَسُوْءَ الْفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

*) Muhammad Hilman Mufidi (Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB)

  • Penulis: Muhammad Hilman Mufidi
  • Editor: Muhammad Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • C9b42370 c1d8 4bbb b869 459bda1a2b05

    Usai Diklat Pelatih di Kediri, Aan Bawa Misi Penguatan Kaderisasi CBP KPP Probolinggo

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO — Wakil DKC CBP KPP Kabupaten Probolinggo, Abdut Tawwabbur Rochman atau yang akrab disapa Aan, rampung mengikuti Diklat Pelatih CBP KPP yang digelar DKC CBP KPP Kabupaten Kediri pada 14–17 Mei 2026 di Purwotengah, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Keikutsertaan Aan menjadi bagian dari langkah strategis DKC CBP KPP Kabupaten Probolinggo dalam memperkuat kapasitas kader, […]

  • Images

    Catatan Perjalanan Haji: ‘Drama’ Aplikasi Nusuk dan Tangis di Madinah

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle H. Ahmad Zaini
    • 0Komentar

    Oleh: H. Ahmad Zaini MADINAH – Menjadi pelayan tamu Allah (Dhuyufurrahman) memang penuh warna. Bukan hanya soal membimbing ibadah, tapi juga harus siap menjadi teknisi dadakan hingga penengah urusan rumah tangga jemaah. Pengalaman unik ini saya alami sendiri saat mendampingi rombongan jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo di bawah payung Masjid Nabawi, Kota Madinah, yang megah. […]

  • IMG 20260124 WA0038

    Tiga PCNU Probolinggo Ziarah Muassis dan Muharrik NU, Sambut Satu Abad NU

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 1Komentar

    PROBOLINGGO- Peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (1926–2026) di Probolinggo, Jatim, diperingati dengan Ziarah Muassis & Muharrik NU, Sabtu (24/1/2026). Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Kraksaan, PCNU Kabupaten Probolinggo, dan PCNU Kota Probolinggo, berziarah ke maqbaroh KH Moh Hasan Sepuh Genggong, KH Moh Hasan Saifouridzall, KH Zaini Mun’im, dan KH Hasan Abdul Wafie. Kegiatan ini […]

  • WhatsApp Image 2026 10 09 at 03.41.09

    Kalam Ulama: Sikap Terbaik Muslim di Kala Sempit dan Lapang

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle LDNU Kabupaten Probolinggo
    • 0Komentar

    Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Rahimahullah berkata: كُلَّمَا ضَاقَ الأَمْرُ اتَّسَعَ، وَكُلَّمَا اتَّسَعَ الأَمْرُ ضَاقَ Setiap kali urusan terasa sempit maka akan diberi kelapangan. Dan setiap kali urusan diberi kelapangan maka akan terasa sempit. [Syarah Riyadhus Shalihin] Jemaah Jum’at Rahimakumullah, Hidup ini berputar. Tidak ada kesempitan yang abadi, dan tidak ada kelapangan yang kekal. Inilah […]

  • 1000439921

    Solidaritas Nahdliyyin Dringu Mengalir untuk Korban Banjir Sumatera dan Aceh

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 1Komentar

    DRINGU– Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu korban banjir di Sumatera dan Aceh. Aksi kemanusiaan ini digelar di sejumlah pasar di Kecamatan Dringu, termasuk Pasar Dringu, Pasar Keldhuk, dan Pasar Bawang pada Rabu 7 Januari 2026. Pantauan di lokasi, para kiai, ustad, serta warga […]

  • WhatsApp Image 2026 04 27 at 04.46.56

    Peringati Harlah, Ansor Probolinggo Peringati Harlah Lewat Napak Tilas Ketua

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Probolinggo – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) GP Ansor ke-92, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan napak tilas perjuangan para ketua Ansor dari masa ke masa (26/4). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penghormatan atas jasa para tokoh yang telah mengabdikan diri untuk organisasi dan masyarakat. Napak tilas dimulai dengan […]

expand_less