Breaking News
dark_mode
Trending

Dilema 2 Masjid dan Najis Mualaf Jadi Bahasan LBM PCNU Probolinggo

  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROBOLINGGO– Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo kembali bersiap menggelar forum kajian hukum Islam (Bahtsul Masail) berkala.

Kali ini, forum tertinggi dalam merespons persoalan umat di lingkungan NU tersebut akan diselenggarakan di kawasan lereng, tepatnya di TPQ Nurul Islam (Nuris), Desa Rambaan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, Ahad (5/7/2026).

Forum keilmuan yang dijadwalkan dimulai pukul 08.00 WIB ini diprediksi berjalan dinamis. Pasalnya, tim perumus dan sa’il (penanya) dari LBM MWCNU Kecamatan Sumber dan LBM PCNU telah menyiapkan sejumlah persoalan (as’ilah) yang sangat krusial dan bersinggungan langsung dengan dinamika sosial keagamaan masyarakat.

Ketua LBM PCNU Kabupaten Probolinggo, Akhmat Fauzi menyampaikan, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas organisasi. Melainkan sebuah ikhtiar jam’iyyah untuk menghadirkan solusi hukum yang otoritatif (mu’tabarah) atas problematika yang dihadapi warga di akar rumput.

“Menghadiri kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi nyata dalam syi’ar keilmuan, sekaligus upaya penguatan pemahaman fikih di lingkungan Nahdlatul Ulama. Kami mengharap kehadiran para kiai, asatidz, pengasuh pesantren, pengurus NU, serta para simpatisan LBM untuk bersamasama menghidupkan forum ini,” ujar Akhmat Fauzi dalam keterangannya.

Mengurai Sengketa Dua Masjid di Lahan Perhutani

Salah satu masalah utama yang akan dibedah adalah fenomena berdirinya dua masjid dalam jarak yang sangat berdekatan—kurang dari 100 meter—di sebuah dusun terpencil.

Kasus ini kian pelik karena dipicu oleh perselisihan internal keluarga antara seorang kiai pengelola masjid pertama dan anaknya.

Sang anak bersama sebagian warga kemudian mendirikan masjid baru di atas lahan milik pemerintah (Perhutani) tanpa status perizinan yang jelas. Imbasnya, pelaksanaan salat Jumat terpecah dan jumlah jemaah di kedua masjid tersebut masing-masing tidak mencapai kuorum 40 orang (minimal keabsahan salat Jumat menurut mazhab Syafii).

“Para kiai dan muhabithin (pecinta) Bahtsul Masail nanti akan merumuskan bagaimana status dan hukum salat Jumat di kedua tempat tersebut. Lebih jauh, forum juga akan mengkaji aspek fikih dari mendirikan bangunan ibadah di lahan negara tanpa izin, serta bagaimana opsi solutifnya: apakah harus dibongkar atau ada jalan keluar lain yang dibenarkan syariat,” tulis deskripsi masalah yang diajukan oleh LBM MWCNU Sumber tersebut.

Fikih Mualaf: Status Najis Anjing Masa Lalu

Selain persoalan fasilitas ibadah, LBM PCNU Kabupaten Probolinggo juga akan mengupas persoalan personal yang kerap dihadapi oleh para mualaf. Kali ini, sebuah kasus diajukan mengenai seorang non-Muslim yang dulunya hidup berdampingan dengan anjing, sehingga tubuhnya kerap terkena najis mughalladhah (najis berat).

Setelah mendapatkan hidayah dan memeluk Islam, ia dihadapkan pada keraguan karena tidak ingat lagi bagian tubuh mana saja yang pernah terkena najis tersebut selama masa lalunya.

Forum akan menjawab apakah mualaf tersebut tetap wajib menyucikan bekas najis masa lalunya setelah bersyahadat, serta bagaimana tata cara basuhan yang sah (tathhir) di tengah ketidaktahuan posisi najis tersebut.

Sekretaris LBM PCNU Kabupaten Probolinggo, Ainul Yaqin menambahkan, forum ini bersifat terbuka bagi para pencinta ilmu fikih. Kehadiran para pakar hukum Islam dari berbagai pesantren di Probolinggo diharapkan mampu memberikan kepastian hukum yang menyejukkan sekaligus edukatif bagi umat.

Acara ini turut mengundang Pengurus Cabang NU Kabupaten Probolinggo, lembaga-lembaga di bawah PCNU, LBM MWCNU se-Kabupaten Probolinggo, LBM Kota Kraksaan, LBM Kota Probolinggo, pimpinan pondok pesantren, serta masyarakat umum yang menaruh minat pada kajian hukum Islam. (*)

  • Penulis: M Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG 20260303 WA0018

    Program SAUM LDNU Probolinggo Sapa Santri di Pondok Romadlon Wonomerto

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Ansori MP
    • 0Komentar

    WONOMERTO – Pengurus Cabang Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (PC LDNU) Kabupaten Probolinggo bersama Komunitas Dai Muda (KODAMA) Wonomerto menggelar kegiatan silaturrahim dan dakwah melalui program SAUM (Sapa Ummat LDNU) dalam rangkaian Pondok Romadlon RA, MI, dan MTs Terpadu Miftahul Ulum Tunggak Cerme, Wonomerto, Selasa, (3/3/2026) malam. Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar LDNU dalam memperkuat […]

  • WhatsApp Image 2026 03 03 at 12.45.12

    Perkuat Spiritualitas dan Soliditas, PAC IPNU-IPPNU Leces Gelar Pesantren Kilat

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    LECES – Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, menggelar Pesantren Kilat di Pondok Pesantren Sulamul Hidayah pada 28 Februari–1 Maret 2026. Agenda ini dirancang sebagai wadah penguatan spiritualitas sekaligus ajang pemantapan soliditas kader di tengah tantangan arus digitalisasi bagi pelajar Nahdlatul Ulama. Pesantren Kilat diikuti pengurus PAC, […]

  • 9b65cbc4 cbd5 4457 b2cf 1b67ad476f26

    PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo Siap Hadiri Musda KNPI, Dorong Regenerasi Kepemimpinan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO, 2 Juli 2026 – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kabupaten Probolinggo, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya untuk ikut menyukseskan agenda tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat peran organisasi kepemudaan di daerah. Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, Sofia, menyampaikan bahwa Musda KNPI perlu segera digelar agar terjadi regenerasi dan […]

  • IMG

    Resmi dikukuhkan, LKP3A Fatayat NU Probolinggo Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU dimanfaatkan sebagai penguatan komitmen terhadap isu perempuan dan anak melalui pengukuhan LKP3A (Lembaga Konsultasi Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak) di Kabupaten Probolinggo, Minggu (26/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor PCNU Kabupaten Probolinggo ini dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai wilayah. Selain pengukuhan, kegiatan juga diisi dengan pelatihan […]

  • Zakat

    Menelusuri Akar Kewajiban Zakat sebagai Pilar Kedaulatan Ekonomi Islam

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    Dalam memahami zakat sebagai sebuah sistem yang bersifat wajib atau obligatory system, kita harus menarik garis tegas antara konsep kedermawanan sukarela dan mandat hukum yang mengikat. Berdasarkan kajian dalam kitab Tafsir Ekonomi Kontemporer, fondasi utama dari sistem ini berpijak pada Surah at-Taubah ayat 103, di mana Allah SWT memulai instruksinya dengan lafaz khudz yang berarti […]

  • Berita

    Jaga Marwah Pendidikan Islam, Kemenag Probolinggo Terbitkan Pedoman Pentas Seni

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO- Memasuki periode Juni hingga Juli, gelombang pelaksanaan imtihan, tasyakuran kelulusan, hingga wisuda marak digelar oleh berbagai lembaga pendidikan di Kabupaten Probolinggo. Mengingat acara tersebut biasanya dimeriahkan dengan panggung pentas seni, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat dengan menerbitkan pedoman resmi penampilan seni Islami. Kebijakan strategis ini ditujukan kepada seluruh lembaga pendidikan keagamaan […]

expand_less