Breaking News
dark_mode
Trending

Dilema Qashar Shalat Haji hingga Sengketa Wakaf Keluarga Jadi Bahasan Hangat Bahtsul Masail PCNU Probolinggo

  • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANTARAN – Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PCNU Kabupaten Probolinggo menggelar musyawarah keagamaan intensif di Pondok Pesantren Salafiyah Miftahul Ulum An-Nur, Kropak, Bantaran, Ahad (1/2/2026).

Agenda ini mempertemukan para kiai, asatid, dan utusan pesantren se-Kabupaten Probolinggo untuk membedah dua persoalan kontemporer yang tengah menjadi sorotan publik.

Bolehkah Jamak Qashar Jamaah Haji di Arafah?

Persoalan pertama yang memicu diskusi dinamis adalah status musafir bagi jamaah haji yang menempuh perjalanan dari Makkah ke Arafah untuk wukuf.

Jarak rata-rata hotel di Makkah ke lokasi wukuf hanya berkisar 20-25 KM, jauh di bawah standar minimal masafatil qashri 80,64 KM. Meski demikian, banyak jamaah yang tetap melakukan jamak dan qashar shalat atas arahan ketua rombongan.

“Forum ini menguji apakah status musafir safaran thawilan tetap melekat pada jamaah haji, ataukah mereka seharusnya melaksanakan shalat secara sempurna (tamam) karena jarak yang relatif dekat tersebut,” ungkap deskripsi masalah yang diajukan oleh pengurus PP Salafiyah Miftahul Ulum An-Nur.

Menjaga Amanah Pewakaf di Tengah Kebutuhan Umum

Tak kalah pelik, masalah kedua menyangkut legalitas penggunaan tanah wakaf keluarga untuk kepentingan masyarakat umum. Kasus ini bermula dari tanah wakaf peninggalan Kiai Zaid yang semula dikhususkan hanya untuk keturunannya, namun kini mulai dipenuhi oleh jenazah warga umum hingga lahan menjadi kritis.

Para peserta Bahtsul Masail dituntut memberikan kepastian hukum terkait sejauh mana kekuatan syarat yang diajukan pewakaf (syarthul waqif) bisa dipertahankan di tengah kebutuhan sosial.

Apakah ahli waris berhak melarang pemakaman pihak luar, ataukah ada celah hukum untuk “melonggarkan” niat awal pewakaf demi kemaslahatan?

Syiar Keilmuan Jam’iyyah

Ketua LBM PCNU Probolinggo, Akhmat Fauzi, dan Sekretaris Ainul Yaqin dalam undangan resminya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya penguatan pemahaman fikih di lingkungan jam’iyyah Nahdlatul Ulama.

Hingga berita ini diturunkan, musyawarah masih berlangsung alot dengan adu argumen berbasis kitab-kitab otoritatif (mu’tabarah). Hasil keputusan resmi dari kedua masalah besar ini bakal dirilis secara bertahap oleh tim perumus dalam waktu dekat. (*)

  • Penulis: adminnuprob

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1778878275126 photo_camera 1

    Pesan Tegas Rais Syuriah MWCNU Dringu: Saatnya NU Bangkit Lebih Kuat dan Lebih Maju

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Saifullah
    • 0Komentar

    DRINGU – Rais Syuriah MWCNU Dringu PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiyai Mustamir, menyampaikan harapannya agar Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah Kecamatan Dringu terus berkembang pesat dan semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, perkembangan organisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggota, tetapi juga dari kekuatan dalam menjaga persatuan umat, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta meningkatkan kepedulian sosial […]

  • Mqdefault 12.39 Play Button

    Bahaya Ngaji Cuma Modal Youtube

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar
  • IMG 20260428 WA0001

    Istiqamah 5 Tahun, Rutinan Ranting NU Jorongan Jadi Inspirasi di Leces

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Saiful Rijal
    • 0Komentar

    LECES– Ranting NU 01 Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, membuktikan kekuatan istiqamah dengan menjaga tradisi pengajian rutin setiap malam Selasa selama lima tahun tanpa terputus. Di bawah kepemimpinan KH Fathur Rosi, rutinan ini menjadi denyut nadi kegiatan tingkat ranting di wilayah tersebut yang konsisten merawat ukhuwah dan soliditas warga Nahdliyin. Seperti yang terlihat pada […]

  • Photo 6059916856153281315 y

    Semarak HUT RI ke-81, GP Ansor Kuripan Gelar Bekam dan Pijat Gratis

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Agus Budi Cahyono
    • 0Komentar

    KURIPAN– Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kuripan, Kabupaten Probolinggo, menggelar layanan bekam dan pijat gratis bertajuk “Ansor Kuripan Peduli Masyarakat” di Aula MWCNU Kuripan, Senin (17/8/2026). Kegiatan sosial dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia ini diikuti 50 peserta dari berbagai kalangan guna meningkatkan derajat kesehatan warga sekaligus mempererat tali silaturahmi. Antusiasme warga […]

  • IMG 20260728 WA0002

    Songsong Masa Khidmat Baru, MWCNU Sumberasih Gelar Pra-Musker

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Aswandi
    • 0Komentar

    ​SUMBERASIH — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sumberasih menggelar agenda Pra-Musyawarah Kerja (Pra-Musker) untuk merancang dan mematangkan program kerja strategis masa khidmat 2026–2031. ​Kegiatan yang berlangsung di Aula MWCNU Sumberasih ini dipimpin langsung oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru, serta dihadiri oleh jajaran pengurus MWC dan ranting se-Kecamatan Sumberasih. ​Mengusung tema […]

  • IMG 20250126 WA0041

    Terpilih Ketua PC Fatayat Probolinggo, Begini Sosok Sofia

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Dalam rangka Konferensi Cabang Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, Sofia resmi terpilih menjadi Ketua PC Fatayat NU masa Bhakti 2025-2030. Kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 150 orang tersebut, dipusatkan di kantor PCNU Kabupaten Probolinggo. Ahad (26/01/2025) Tak kaleng-kaleng, riwayat organisasi Sofia memang berangkat dari Ikatan Pelajar Putri Nahdhatul Ulama (IPPNU). Ia pernah menjadi Ketua PC IPPNU […]

expand_less