Ketua PCNU Probolinggo: Halal Bihalal Ini ‘Kick Off’ Khidmah Kita
- calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menegaskan bahwa momentum halal bihalal tahun ini bukan sekadar ajang silaturahmi biasa. Ia menyebut pertemuan ini sebagai kick off atau titik mula pengabdian total bagi seluruh jajaran pengurus dalam berkhidmah di Nahdlatul Ulama.
“Halal bihalal ini harus menjadi kick off untuk kita semua dalam memulai khidmah di NU,” ujar Kiai Teguh di hadapan jajaran pengurus harian, lembaga, dan badan otonom (Banom) dalam acara Istigasah dan Sosialisasi Musyawarah Ranting di Aula Kantor PCNU setempat, Sabtu (18/04/2026).
Akhir Penantian Panjang
Pernyataan tersebut membawa angin segar sekaligus kelegaan bagi nahdliyin di Probolinggo. Pasalnya, meski nakhoda dan gerbong kepengurusan PCNU Kabupaten Probolinggo sebenarnya telah terbentuk sejak Konferensi Cabang (Konfercab) X pada September 2025 lalu, mereka harus melewati masa “penantian” yang cukup panjang untuk mendapatkan legalitas formal.
Diketahui, pasca Konfercab, Rais Syuriah dan Ketua terpilih bersama tim formatur telah bergerak cepat menyusun komposisi pengurus. Namun, dinamika internal di tingkat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sempat menghambat proses penerbitan Surat Keputusan (SK). Harapan itu baru terwujud setelah terjadinya islah di tingkat pusat.
SK PBNU tersebut akhirnya resmi terbit pada 7 April 2026. Dengan nada kelakar yang disambut tawa hadirin, Kiai Teguh menyebut penantian panjang itu kini berbuah manis.
“Alhamdulillah, sekarang PCNU Kabupaten Probolinggo tidak hanya diakui oleh malaikat, tapi juga sudah diakui secara administratif oleh PBNU,” selorohnya.
Bonus Masa Khidmat
Berdasarkan SK yang diterima, masa bakti PCNU Kabupaten Probolinggo terhitung sejak 7 April 2026 hingga April 2031. Karena jeda waktu dari pelaksanaan Konfercab ke terbitnya SK, Kiai Teguh menyebut pengurus mendapatkan “bonus” masa khidmat selama delapan bulan.
Kondisi ini juga membawa implikasi positif bagi struktur di bawahnya. Kiai Teguh menyatakan bahwa pengesahan pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) baru akan diproses pada akhir Mei hingga awal Juni mendatang.
“Jadi, kalau PCNU dapat bonus, MWCNU juga otomatis dapat bonus,” tambahnya kembali berkelakar.
Agenda Mendesak
Setelah legalitas di tangan, langkah pertama yang akan dikebut adalah penerbitan SK untuk pengurus lembaga-lembaga di bawah naungan PCNU. Hal ini penting agar program kerja yang sempat tertunda bisa segera dieksekusi secara organisatoris.
Senada dengan Kiai Teguh, Rais Syuriah PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Abdul Hamid, menyampaikan bahwa forum istigasah ini merupakan bentuk syukur sekaligus konsolidasi batin. Baginya, terbitnya SK pasca-islah PBNU adalah momentum untuk mempererat kembali barisan dan fokus pada pelayanan umat.
Dengan terbitnya SK ini, PCNU Kabupaten Probolinggo kini siap berlari kencang, mengubah masa penantian menjadi energi baru untuk berkhidmah di bumi Probolinggo selama lima tahun ke depan.
- Penulis: M Iqbal

Saat ini belum ada komentar