Ketua PCNU Probolinggo: Pelantikan Jadi Momentum Penguatan Khidmat dan Sinergi
- calendar_month 7 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TEGALSIWALAN – Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2026-2031, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menyampaikan pesan penting dalam sambutannya saat pelantikan di Pondok Pesantren Darul Mukhlashin, Ahad (7/6/2026).
Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan ritme organisasi untuk menjawab tantangan umat.
Berikut adalah pokok-pokok pikiran dari sambutan lengkap Kiai Teguh:
Pelantikan sebagai Momentum Kebersamaan
Pertemuan hari ini adalah momentum pertemuan yang elok. Semoga kebersamaan ini terus berkembang hingga terwujud dalam program kerja nyata demi mewujudkan Probolinggo yang lebih baik.
Pengurus yang dilantik hari ini terbentuk dalam suasana yang sangat kondusif. Hal ini merupakan buah dari kaderisasi kuat yang dilakukan PCNU selama lima tahun terakhir.
Kepengurusan ini berdiri di atas fondasi kebersamaan yang terjalin erat dari tingkat cabang hingga ranting. Ini adalah modal besar untuk melanjutkan khidmat yang lebih luas lagi.
Optimalisasi Kader dan Kolaborasi Digital
Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan pengkaderan. Kaderisasi bagi kami tidak hanya soal rekrutmen, tetapi juga upaya mengoptimalkan peran kader dalam pelaksanaan program dan kegiatan NU. Agar capaian program maksimal, semua komponen organisasi harus terus berkolaborasi dan bersinergi.
Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Universitas Nurul Jadid (UNUJA) yang telah memfasilitasi NU dengan aplikasi sistem tata kelola digital. Melalui aplikasi sederhana berbasis Android ini, kita dapat memonitor setiap program dan kegiatan di semua tingkatan, lengkap dengan indikator capaiannya.
Perlu kami tegaskan, aplikasi ini tidak dimaksudkan untuk menyaingi platform Digdaya dari PBNU. Sebaliknya, aplikasi ini dikembangkan untuk disandingkan dan dikolaborasikan agar sinergi data dan layanan organisasi semakin kuat.
Pemerataan Pendidikan dan Konsolidasi Ranting
Di bidang pengembangan SDM, kami sedang berikhtiar mengejar ketertinggalan wilayah barat Probolinggo dibandingkan sisi timur. Kami terus berupaya agar di wilayah barat kelak berdiri perguruan tinggi, sebisa-bisanya adalah Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU).
(PCNU Kabupaten Probolinggo membeli lahan seluas 2.400 meter persegi, tak jauh dari gerbang tol Probolinggo Barat, Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih. Pada Oktober 2024, digelar seremonial peletakan batu pertama pembangunan Perguruan Tinggi NU di atas lahan yang dibeli secara swadaya tersebut).
Saat ini, kami juga tengah melakukan konsolidasi organisasi di tingkat bawah. Sebanyak 110 ranting di Kabupaten Probolinggo sedang melaksanakan Musyawarah Ranting (Musran) yang akan berakhir masa jabatannya pada 30 Juli 2026. Sejauh ini, lebih dari 30 Musran telah terlaksana dengan sangat kondusif.
InsyaAllah, pada momentum Maulid mendatang, kami akan melaksanakan pelantikan serentak bagi ranting-ranting tersebut di 11 titik yang tersebar di 11 MWCNU. (*)
- Penulis: M Iqbal

Saat ini belum ada komentar