Selamatkan Memori, IPNU Probolinggo Terbitkan Buku Historiografi Perjuangan
- calendar_month 16 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKAPURA – Menjaga sanad perjuangan tak hanya melalui amaliyah, tapi juga melalui catatan sejarah yang autentik. Kesadaran itulah yang mendorong pelajar Nahdlatul Ulama meluncurkan Buku Historiografi IPNU Kabupaten Probolinggo.
Peluncuran buku dilakukan di sela agenda Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) II PC IPNU Kabupaten Probolinggo, di Gerbang Wisata Sukapura (GWS), Kamis–Jumat (5–6/6/2026).
Peluncuran ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan sebuah ikhtiar besar dalam melawan amnesia sejarah yang sering kali melanda organisasi kepemudaan.
Ketua PC IPNU Kabupaten Probolinggo, Ahmad Dwi Juharmanto mengungkapkan, minimnya dokumentasi dan penataan arsip menjadi keresahan mendalam bagi pengurus. Banyak rekam jejak perjuangan kader di masa lalu yang hampir tenggelam karena tidak terdokumentasi dengan baik.
“Banyak sejarah organisasi yang hampir hilang karena arsip tidak tertata, sementara para saksi sejarah mulai sepuh. Kami tidak ingin sejarah perjuangan kader di daerah ini lenyap begitu saja. Dari situ muncul ghirah untuk menyusun dan menerbitkan buku ini,” ujar Dwi.
Menjemput Data, Menyambung Sanad
Proses penyusunan buku ini adalah sebuah perjalanan napak tilas. Tim penyusun harus bekerja ekstra keras selama kurang lebih satu bulan, bergerak dari satu alumni ke alumni lainnya untuk mengumpulkan serpihan cerita, dokumen, hingga foto-foto lama.
Dwi mengakui bahwa tantangan terbesar adalah minimnya arsip resmi. Namun, hambatan itu terobati oleh dukungan luar biasa dari para tokoh senior, termasuk Ketua Majelis Alumni IPNU Kabupaten Probolinggo, Muchlis, S.Pd.
“Kami harus bolak-balik menemui senior. Prosesnya tidak mudah, penuh perjuangan, tetapi berkat semangat ghirah bersama, buku ini akhirnya bisa hadir,” tambah Dwi.
Warisan untuk Generasi Mendatang
Buku Historiografi IPNU Kabupaten Probolinggo ini diterbitkan melalui kerja sama dengan Grafit Anagraf Indonesia dan Palem Merah, Tangerang. Tidak hanya tersedia dalam bentuk fisik, buku ini juga telah dipublikasikan dalam versi digital di platform Play Store, sehingga memudahkan kader untuk mengaksesnya kapan saja.
Langkah PC IPNU Kabupaten Probolinggo ini diharapkan menjadi stimulus bagi badan otonom dan lembaga di lingkungan PCNU Kabupaten Probolinggo untuk mulai mendokumentasikan sejarah organisasi masing-masing.
Sebab, sejarah adalah kompas yang menjaga agar gairah perjuangan pendahulu tetap menyala dalam sanubari kader masa kini dan mendatang.
Dengan terbitnya buku ini, PC IPNU Kabupaten Probolinggo tidak hanya mewariskan organisasi yang aktif, tetapi juga mewariskan memori agar identitas perjuangan pelajar NU tetap terjaga di tengah arus zaman. (*)
- Penulis: Moch. Sulaiman
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar