Breaking News
dark_mode
Trending

Sofia Pimpin Penguatan Kapasitas Pengurus Ranting Fatayat NU Kareng Kidul sebagai Basis Pemberdayaan Perempuan Desa

  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


Penguatan kapasitas pengurus ranting dinilai menjadi faktor kunci dalam menentukan kuat atau tidaknya peran Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) di tingkat desa. Atas dasar kesadaran tersebut, Pimpinan Ranting Fatayat NU Desa Kareng Kidul, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan penguatan kapasitas pengurus dan anggota yang diikuti sekitar 80 peserta, sekaligus menjadi pertemuan perdana rutinan Majelis Shalawat Fatayat NU.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 4 Januari 2025, bertempat di Kantor MWC NU Kecamatan Wonomerto yang beralamat di Desa Kareng Kidul, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, Sofia.

Dalam arahannya, Sofia menegaskan bahwa ranting merupakan basis utama gerakan Fatayat NU sekaligus ruang strategis pemberdayaan perempuan muda di tingkat akar rumput. Menurutnya, pengurus ranting harus memiliki kapasitas organisasi, pemahaman ideologis, dan kepekaan sosial agar Fatayat NU mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat desa.

“Keberhasilan Fatayat NU sangat ditentukan oleh kekuatan ranting. Jika ranting kuat, maka Fatayat NU akan benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sofia.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Kareng Kidul, Suladi, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I MWC NU Kecamatan Wonomerto. Ia menyatakan komitmennya untuk mendorong partisipasi aktif perempuan desa dalam organisasi Fatayat NU sebagai wadah pembinaan, pengabdian, dan pemberdayaan sosial.

“Fatayat NU memiliki peran penting dalam membangun kualitas perempuan desa. Pemerintah desa siap mendukung dan mengajak warga, khususnya perempuan muda, agar aktif ber-Fatayat,” tegas Suladi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tanfidziyah MWC NU Wonomerto Kyai Muhammad Muhsin, Rois Syuriah MWC NU Wonomerto, Ketua Ranting Muslimat NU Desa Kareng Kidul, serta Pembina Fatayat NU Nyai Aisyah. Kehadiran para tokoh NU dan pemerintah desa ini menegaskan kuatnya sinergi antara struktur keagamaan dan pemerintahan desa dalam mendukung gerakan perempuan.

Ketua Pimpinan Ranting Fatayat NU Desa Kareng Kidul, Khotim, menyampaikan bahwa penguatan kapasitas ini merupakan bagian dari persiapan menuju pelantikan pengurus ranting yang direncanakan pada 8 Januari 2026. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun soliditas organisasi dan kesiapan program kerja ke depan.

Melalui penguatan kapasitas ini, Fatayat NU Kareng Kidul diharapkan mampu memainkan peran strategis dalam pemberdayaan perempuan muda, penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, serta peningkatan partisipasi perempuan dalam kehidupan sosial-keagamaan masyarakat desa.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Fatayat NU untuk terus menghadirkan gerakan perempuan muda yang terorganisir, progresif, dan berorientasi pada pembangunan sosial berbasis nilai ke-NU-an.

  • Penulis: Siti Nurhaliza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2026 04 19 at 18.10.55

    Terima SK PBNU, PCNU Probolinggo Susun Dua Jadwal Krusial Ini

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Gerak cepat langsung ditunjukkan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Kabupaten Probolinggo setelah resmi mengantongi Surat Keputusan (SK) dari PBNU. Tak ingin membuang waktu, nakhoda baru PCNU Probolinggo mulai menyusun jadwal krusial, mulai dari pelantikan massal hingga pelaksanaan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab). Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menegaskan bahwa […]

  • Ugas

    Kata Pj Bupati Probolinggo tentang Pendirian Perguruan Tinggi NU

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    nuprobolinggo.or.id – TONGAS- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Kabupaten Probolinggo, Jatim, berencana mendirikan perguruan tinggi NU di wilayah barat daerah tersebut. Untuk itu, PCNU telah membebaskan lahan seluas 2.400 meter persegi, tak jauh dari Gerbang Tol Probolinggo Barat, Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, kabupaten setempat. Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto mengapresiasi usaha tersebut. Orang nomor satu di […]

  • IMG 20260918 WA0010

    Hanya Kepada-Nya Tempat Bersandar

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle LDNU Kabupaten Probolinggo
    • 0Komentar

    KITA sering kecewa karena salah menyandarkan harapan.Bersandar kepada manusia yang juga lelah, juga butuh tidur, juga bisa lupa. Kalam hikmah malam ini mengingatkan kita: نَحْنُ نَنَامُ لِنَسْتَعِيدَ قُوَّتَنَا، وَاللهُ لَا يَحْتَاجُ إِلَى رَاحَةٍ، فَلَا تُعَلِّقْ أَمَلَكَ بِمَنْ يَنَامُ، بَلْ عَلِّقْهُ بِمَنْ لَا يَنَامُ أَبَدًا، فَإِنَّكَ وَإِنْ غَفَوْتَ فَلَا تَقْنَطْ، فَلَا فَهُنَاكَ رَبٌّ لَا يَغْفُلُ وَلَا […]

  • IMG 20260906 WA0059 photo_camera 1

    Kiai Teguh Tegaskan Arah Baru NU Dringu, Program Kerja Harus Menyasar Gen Z

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Saifullah
    • 0Komentar

    Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan.

  • WhatsApp Image 2026 09 25 at 08.16.53

    Debat yang Tepat

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle LDNU Kabupaten Probolinggo
    • 0Komentar

    BERDEBAT untuk mencari kebenaran, bukan kemenangan Debat dalam Islam bukan dilarang, tapi ada adabnya. Al-Qur’an menyebutnya Mujadalah. Allah berfirman: “Dan debatlah mereka dengan cara yang terbaik (Ahsan).” (QS. An-Nahl: 125) Debat yang tepat tujuannya bukan untuk menjatuhkan lawan, mempermalukan, atau pamer pintar. Tapi untuk mencari kebenaran dan menjelaskan kebatilan. Imam Syafi’i berkata: “Aku tidak pernah […]

  • Madinah

    Madinah dan Tangis yang Tak Pernah Usai: Sebuah Catatan Perpisahan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle H. Ahmad Zaini
    • 0Komentar

    Oleh: H. Ahmad Zaini MADINAH – Setelah menjalani rangkaian Ibadah Arbain, langkah kaki jemaah haji kloter awal asal Probolinggo kini telah meninggalkan pelataran Masjid Nabawi, Jumat lalu. Rombongan bergeser dari Madinah menuju Makkah untuk menunaikan tahapan ibadah haji selanjutnya. Namun, meski fisik telah bergerak menjauh, ada getaran batin yang masih tertinggal di sudut-sudut kota Nabi. […]

expand_less