Breaking News
dark_mode
Trending

Muskercab I, PCNU Probolinggo Luncurkan 6 Koordinator Bidang

  • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


WONOMERTO – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo secara resmi meluncurkan enam sistem Koordinator Bidang (Koorbid) dalam Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I masa khidmat 2026–2031. Forum strategis ini digelar sebagai langkah nyata memperkuat konsolidasi organisasi serta membangun tata kelola jam’iyah yang lebih profesional, efektif, dan terukur.

Kegiatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Barokah tersebut dihadiri jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo. Tampak hadir Rais Syuriyah PCNU, Kiai Abdul Hamid, jajaran Mustasyar di antaranya KH. Akhmad Siddiq dan KH. Nurchotim Bahar, beserta seluruh jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo.

Turut hadir jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Probolinggo, perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo yang diwakili Kepala Subbagian Tata Usaha Muhammad Sa’dun, Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Muchlis, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala desa, perwakilan TNI-Polri, pimpinan lembaga, badan otonom (Banom), serta para pengurus NU dari berbagai tingkatan.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Barokah, KH. Muhammad Hasan Siddiq, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh tamu undangan. Ia mengucapkan Ahlan wa Sahlan kepada seluruh peserta seraya berharap Muskercab menjadi momentum mempererat ukhuwah jam’iyah sekaligus memperkuat pengabdian Nahdlatul Ulama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada umat.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menegaskan bahwa Musyawarah Kerja Cabang I merupakan forum strategis pertama bagi kepengurusan masa khidmat 2026–2031 untuk menyelaraskan visi organisasi, merumuskan program prioritas, serta membangun sistem kerja yang lebih terstruktur dan akuntabel.

Salah satu agenda utama Muskercab I adalah peluncuran sistem koordinasi organisasi melalui pembentukan enam Koordinator Bidang (Koorbid) yang berada di bawah pembinaan Rais Syuriyah dan Katib Syuriyah serta dikoordinasikan oleh jajaran Tanfidziyah.

Enam bidang tersebut meliputi Bidang Keagamaan dan Dakwah, Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Bidang Ekonomi Umat, Bidang Sosial Kemasyarakatan, Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kaderisasi, serta Bidang Pembinaan Badan Otonom. Masing-masing bidang membawahi lembaga-lembaga dan badan otonom sesuai ruang lingkup tugasnya guna memperkuat koordinasi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta membangun sinergi antarlembaga di lingkungan PCNU Kabupaten Probolinggo.

Menurut Teguh Mahameru Zainul Hasan, pembentukan enam koordinator bidang merupakan hasil konsolidasi organisasi yang telah dimulai sejak pelaksanaan Pra-Konferensi Cabang (Pra-Kopercab) sekitar dua bulan lalu. Melalui Muskercab I, pembagian tugas setiap bidang kini telah ditetapkan secara jelas sehingga setiap pengurus memiliki arah kerja yang terukur sesuai amanah organisasi.

Ia menjelaskan bahwa setiap koordinator bidang bertanggung jawab memimpin pelaksanaan program kerja pada bidangnya masing-masing, menyelenggarakan rapat koordinasi sedikitnya sekali dalam tiga bulan, menyampaikan laporan perkembangan, mengevaluasi berbagai persoalan organisasi melalui rapat pleno maupun rapat harian Tanfidziyah, menghadiri kegiatan lembaga dan badan otonom binaan, serta memfasilitasi koordinasi dan kolaborasi lintas bidang sesuai ketentuan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) Nahdlatul Ulama.

“Seluruh pengurus telah memiliki bidang pengabdian yang jelas. Karena itu, setiap amanah harus dijalankan secara maksimal, penuh tanggung jawab, dan berorientasi pada kemajuan organisasi. Sinergi antarlembaga dan badan otonom menjadi kunci untuk memperkuat peran Nahdlatul Ulama di Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Mengakhiri arahannya, Ketua Tanfidziyah mengajak seluruh peserta Muskercab untuk menyusun rumusan program kerja yang aplikatif dan berkelanjutan melalui enam komisi yang telah disiapkan panitia. Rumusan tersebut diharapkan menjadi pedoman pelaksanaan program PCNU Kabupaten Probolinggo selama masa khidmat 2026–2031.

Melalui penyelenggaraan Muskercab I, PCNU Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang semakin solid, adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan umat. Penguatan tata kelola melalui sistem koordinator bidang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan organisasi sekaligus memperkuat kontribusi Nahdlatul Ulama dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial kemasyarakatan, pemberdayaan ekonomi umat, pengembangan sumber daya manusia, dan pembinaan kelembagaan di Kabupaten Probolinggo. (*)

  • Penulis: Ansori
  • Editor: Muhammad Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG 20250508 WA0025

    Membumikan Dzikir dan Munajat untuk Muktamar dan Muskercab

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Rais Syuriah PCNU Kab. Probolinggo
    • 0Komentar

    MUKTAMAR ke-35 Nahdlatul Ulama yang akan digelar pada 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur, kini sudah di depan mata. Sebagai forum musyawarah tertinggi jam’iyah, hajat lima tahunan ini tidak hanya menjadi ajang strategis untuk merumuskan program kerja dan aturan organisasi, tetapi juga momentum penting dalam menentukan kepemimpinan Rais ‘Am dan […]

  • IMG 20260318 WA0011

    Memperkuat Poros Pelajar: Menakar Dampak “Kurma Korsa” CBP-KPP Tapal Kuda di Paiton

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO- Solidaritas kader Corps Brigade Pelajar (CBP) dan Korps Pelajar Putri (KPP) di wilayah Tapal Kuda memasuki babak baru. Pertemuan bertajuk “Kurma Korsa: Kuatkan Rasa Makin Kompak, Optimalkan Raga Semangat Anggota” yang digelar di Villa Saka 9 Pondok Pesantren Nurul Qodim, Paiton beberapa waktu lalu, bukan sekadar seremoni buka puasa bersama, melainkan peletakan batu pertama […]

  • WhatsApp Image 2022 06 30 at 08.52.40

    Menyulut Kemandirian Ekonomi, Membuka Kran Partisipasi Publik, Majukan Pesantren

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Setelah menguliti dapur birokrasi dan ketatnya pengawasan APBD pada serial kedua, kini kita tiba pada muara paling krusial dari Perda tentang Fasilitasi Pesantren Kabupaten Probolinggo: bagaimana regulasi ini menyulut kemandirian ekonomi pondok dan sejauh mana masyarakat sipil bisa ikut terlibat? Merujuk pada draf hukum yang disahkan, payung hukum ini mengombinasikan jaminan bantuan finansial serta […]

  • 1000439921

    Solidaritas Nahdliyyin Dringu Mengalir untuk Korban Banjir Sumatera dan Aceh

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 1Komentar

    DRINGU– Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu korban banjir di Sumatera dan Aceh. Aksi kemanusiaan ini digelar di sejumlah pasar di Kecamatan Dringu, termasuk Pasar Dringu, Pasar Keldhuk, dan Pasar Bawang pada Rabu 7 Januari 2026. Pantauan di lokasi, para kiai, ustad, serta warga […]

  • WhatsApp Image 2026 06 06 at 09.06.42

    Selamatkan Memori, IPNU Probolinggo Terbitkan Buku Historiografi Perjuangan

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    SUKAPURA – Menjaga sanad perjuangan tak hanya melalui amaliyah, tapi juga melalui catatan sejarah yang autentik. Kesadaran itulah yang mendorong pelajar Nahdlatul Ulama meluncurkan Buku Historiografi IPNU Kabupaten Probolinggo. Peluncuran buku dilakukan di sela agenda Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) II PC IPNU Kabupaten Probolinggo, di Gerbang Wisata Sukapura (GWS), Kamis–Jumat […]

expand_less