Breaking News
dark_mode
Trending

Muskercab I, PCNU Probolinggo Luncurkan 6 Koordinator Bidang

  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


WONOMERTO – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo secara resmi meluncurkan enam sistem Koordinator Bidang (Koorbid) dalam Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I masa khidmat 2026–2031. Forum strategis ini digelar sebagai langkah nyata memperkuat konsolidasi organisasi serta membangun tata kelola jam’iyah yang lebih profesional, efektif, dan terukur.

Kegiatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Barokah tersebut dihadiri jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo. Tampak hadir Rais Syuriyah PCNU, Kiai Abdul Hamid, jajaran Mustasyar di antaranya KH. Akhmad Siddiq dan KH. Nurchotim Bahar, beserta seluruh jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo.

Turut hadir jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Probolinggo, perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo yang diwakili Kepala Subbagian Tata Usaha Muhammad Sa’dun, Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Muchlis, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala desa, perwakilan TNI-Polri, pimpinan lembaga, badan otonom (Banom), serta para pengurus NU dari berbagai tingkatan.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Barokah, KH. Muhammad Hasan Siddiq, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh tamu undangan. Ia mengucapkan Ahlan wa Sahlan kepada seluruh peserta seraya berharap Muskercab menjadi momentum mempererat ukhuwah jam’iyah sekaligus memperkuat pengabdian Nahdlatul Ulama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada umat.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menegaskan bahwa Musyawarah Kerja Cabang I merupakan forum strategis pertama bagi kepengurusan masa khidmat 2026–2031 untuk menyelaraskan visi organisasi, merumuskan program prioritas, serta membangun sistem kerja yang lebih terstruktur dan akuntabel.

Salah satu agenda utama Muskercab I adalah peluncuran sistem koordinasi organisasi melalui pembentukan enam Koordinator Bidang (Koorbid) yang berada di bawah pembinaan Rais Syuriyah dan Katib Syuriyah serta dikoordinasikan oleh jajaran Tanfidziyah.

Enam bidang tersebut meliputi Bidang Keagamaan dan Dakwah, Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Bidang Ekonomi Umat, Bidang Sosial Kemasyarakatan, Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kaderisasi, serta Bidang Pembinaan Badan Otonom. Masing-masing bidang membawahi lembaga-lembaga dan badan otonom sesuai ruang lingkup tugasnya guna memperkuat koordinasi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta membangun sinergi antarlembaga di lingkungan PCNU Kabupaten Probolinggo.

Menurut Teguh Mahameru Zainul Hasan, pembentukan enam koordinator bidang merupakan hasil konsolidasi organisasi yang telah dimulai sejak pelaksanaan Pra-Konferensi Cabang (Pra-Kopercab) sekitar dua bulan lalu. Melalui Muskercab I, pembagian tugas setiap bidang kini telah ditetapkan secara jelas sehingga setiap pengurus memiliki arah kerja yang terukur sesuai amanah organisasi.

Ia menjelaskan bahwa setiap koordinator bidang bertanggung jawab memimpin pelaksanaan program kerja pada bidangnya masing-masing, menyelenggarakan rapat koordinasi sedikitnya sekali dalam tiga bulan, menyampaikan laporan perkembangan, mengevaluasi berbagai persoalan organisasi melalui rapat pleno maupun rapat harian Tanfidziyah, menghadiri kegiatan lembaga dan badan otonom binaan, serta memfasilitasi koordinasi dan kolaborasi lintas bidang sesuai ketentuan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) Nahdlatul Ulama.

“Seluruh pengurus telah memiliki bidang pengabdian yang jelas. Karena itu, setiap amanah harus dijalankan secara maksimal, penuh tanggung jawab, dan berorientasi pada kemajuan organisasi. Sinergi antarlembaga dan badan otonom menjadi kunci untuk memperkuat peran Nahdlatul Ulama di Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Mengakhiri arahannya, Ketua Tanfidziyah mengajak seluruh peserta Muskercab untuk menyusun rumusan program kerja yang aplikatif dan berkelanjutan melalui enam komisi yang telah disiapkan panitia. Rumusan tersebut diharapkan menjadi pedoman pelaksanaan program PCNU Kabupaten Probolinggo selama masa khidmat 2026–2031.

Melalui penyelenggaraan Muskercab I, PCNU Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang semakin solid, adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan umat. Penguatan tata kelola melalui sistem koordinator bidang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan organisasi sekaligus memperkuat kontribusi Nahdlatul Ulama dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial kemasyarakatan, pemberdayaan ekonomi umat, pengembangan sumber daya manusia, dan pembinaan kelembagaan di Kabupaten Probolinggo. (*)

  • Penulis: Ansori
  • Editor: Muhammad Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG 20260523 WA0026

    Konsisten! GP Ansor Kuripan Rawat Tradisi Lewat Rijalul Ansor

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Agus Budi Cahyono
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO- Konsistensi merawat tradisi Ahlussunnah wal Jamaah terus ditunjukkan oleh PAC GP Ansor Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Melalui MDS Rijalul Ansor yang digelar rutin di Kantor MWCNU setempat, mereka menyatukan visi para tokoh agama dan pemerintah demi membangun daerah yang maslahat. “Kami ingin menyatukan visi untuk Kuripan yang ‘Adem’ (aman, damai, tenteram) dan sejahtera. Kolaborasi […]

  • IMG 20260201

    Hasil Gotong Royong, LPBI NU Probolinggo Kirim 1.500 Sak Atasi Abrasi Pulau Gili Ketapang

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    GILI KETAPANG – Wujud nyata kepedulian dan semangat gotong royong Nahdlatul Ulama (NU) kembali dibuktikan dalam penanganan bencana alam di Kabupaten Probolinggo. Melalui Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU, sebanyak 1.500 sak disalurkan untuk menahan laju abrasi yang kian mengkhawatirkan di Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih. Aksi tanggap darurat ini difokuskan untuk memperbaiki […]

  • IMG 20260513 WA0014

    Sinergi Dakwah LD PCNU-MUI di Lapas Kraksaan: Menebar Syiar di Balik Jeruji

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    KRAKSAAN – Suasana khidmat menyelimuti Masjid At-Taubah Rutan Kelas IIA Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (13/5/2026) pagi. Sebanyak 300 warga binaan tampak larut dalam lantunan sholawat nabi yang dibawakan oleh grup hadroh DKM setempat, mengawali kegiatan syiar dakwah. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Lembaga Dakwah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LD PCNU) Kabupaten Probolinggo bersama […]

  • 1000439921

    Solidaritas Nahdliyyin Dringu Mengalir untuk Korban Banjir Sumatera dan Aceh

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 1Komentar

    DRINGU– Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu korban banjir di Sumatera dan Aceh. Aksi kemanusiaan ini digelar di sejumlah pasar di Kecamatan Dringu, termasuk Pasar Dringu, Pasar Keldhuk, dan Pasar Bawang pada Rabu 7 Januari 2026. Pantauan di lokasi, para kiai, ustad, serta warga […]

  • PAMEX

    Khidmah Abadi Pak M: Dari Meja TU hingga Mimbar Akademik UNUJA

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 3Komentar

    SIANG itu, Jum’at Legi, 13 Februari 2026, aspal jalan raya Probolinggo tampak memantulkan panas yang samar. Saya memacu kendaraan meninggalkan Dringu dengan Karimun, bergerak ke arah timur menyisir jalur Pantura. Perjalanan ini bukanlah perjalanan biasa. Di kursi samping, seolah ada tumpukan kenangan tahun 2006/2007 yang ikut serta. Tujuan saya satu: Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton. Sebuah […]

  • IMG 20260524 WA0029

    Usai Lakmud, IPNU IPPNU Leces Charge Spiritual Lewat Ziarah Aulia

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Agus Budi Cahyono
    • 0Komentar

    LECES – Suasana khidmat menyelimuti rombongan pelajar Nahdlatul Ulama Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, saat bersimpuh di maqbarah para wali. Setelah berhari-hari ditempa secara fisik dan mental dalam forum kaderisasi formal Latihan Kader Muda (Lakmud) III, mereka memilih “jeda sejenak” untuk menundukkan hati dan menimba berkah spiritual. Perjalanan religi yang berlangsung sepanjang Kamis hingga Jumat (21–22 […]

expand_less