Breaking News
dark_mode
Trending

Rais PCNU Probolinggo: Solidaritas dan Keikhlasan Jadi Fondasi Keberhasilan Organisasi

  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WONOMERTO– Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Abdul Hamid, mengajak seluruh jajaran pengurus untuk memperkuat soliditas organisasi sebagai fondasi utama dalam mewujudkan keberhasilan pelaksanaan program kerja Nahdlatul Ulama.

Menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi tidak lahir dari kerja individu, melainkan dibangun melalui semangat kebersamaan, persatuan, dan komitmen kolektif seluruh elemen kepengurusan.

Dalam arahannya pada Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I PCNU Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2026–2031, Kiai Abdul Hamid menegaskan bahwa budaya kebersamaan harus menjadi nilai yang terus dipelihara dalam setiap aktivitas organisasi. Melalui kebersamaan, kata dia, akan tumbuh kekuatan yang mampu menggerakkan organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

“Keberhasilan organisasi dibangun melalui kebersamaan. Ketika seluruh pengurus bersatu, saling menguatkan, dan memiliki komitmen yang sama, maka Nahdlatul Ulama akan menjadi organisasi yang semakin kuat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi umat,” ujarnya.

Ia mencontohkan pengelolaan lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU yang memerlukan kekompakan seluruh unsur kepengurusan, mulai dari pimpinan hingga anggota.

Menurutnya, komunikasi yang intensif, tradisi musyawarah, dan koordinasi yang berkesinambungan merupakan prasyarat penting dalam membangun organisasi yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.

Selain itu, Kyai Hamid menekankan pentingnya menjunjung tinggi prinsip keterbukaan dalam menjalankan amanah organisasi. Transparansi dalam pelaksanaan tugas diyakini mampu memperkuat rasa saling percaya, mencegah munculnya kecemburuan di antara sesama pengurus, serta menciptakan iklim organisasi yang harmonis dan kondusif.

Ia juga mengingatkan agar setiap persoalan yang muncul di lingkungan organisasi diselesaikan melalui mekanisme musyawarah dan pengambilan keputusan secara kolektif. Pendekatan tersebut dinilai mampu memperkuat persatuan, meminimalkan potensi perbedaan yang kontraproduktif, serta menghasilkan kebijakan yang menjadi tanggung jawab bersama.

Mengakhiri arahannya, Ro’is mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan keikhlasan sebagai landasan utama dalam berkhidmat di Nahdlatul Ulama. Menurutnya, pengabdian yang dilandasi niat tulus dan dilaksanakan sesuai amanah organisasi akan menghadirkan keberkahan serta kemudahan dari Allah SWT.

“Marilah kita mengabdi dengan penuh keikhlasan. Nahdlatul Ulama adalah ladang pengabdian yang penuh keberkahan. Selama amanah dijalankan dengan sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab, dan ikhlas karena Allah SWT, maka Dia akan membukakan jalan terbaik serta melimpahkan keberkahan dalam setiap ikhtiar yang kita lakukan. Oleh karena itu, jangan pernah ragu ataupun khawatir dalam berkhidmat di Nahdlatul Ulama,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: Ansori
  • Editor: Muhammad Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG 20260524 WA0037

    Menembus Kabut Lereng Tengger, Kisah IPNU IPPNU Kuripan Turba ke Resongo

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Agus Budi Cahyono
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Deru mesin sepeda motor meraung memecah keheningan lereng utara Pegunungan Tengger, Ahad (24/05/2026). Di atas aspal yang mulai berganti batu-batu lepas, belasan pemuda-pemudi berseragam batik hijau khas IPNU dan IPPNU tampak berkonsentrasi penuh. Jalur menuju Desa Resongo, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, memang bukan untuk pengendara yang ragu-ragu. Berada di ketinggian di atas 500 […]

  • KOIN NU

    Intensifikasi Koin NU, LAZISNU Kabupaten Probolinggo Siap Perkuat Kemandirian Umat

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    MALANG- Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama atau LAZISNU PWNU Jawa Timur terus memacu akselerasi kemandirian ekonomi organisasi melalui Gerakan Koin NU. Langkah strategis ini dimatangkan dalam Rapat Koordinasi Intensifikasi Gerakan Koin NU Korwil 1 Jawa Timur yang digelar di Lawang, Kabupaten Malang, Ahad (26/04/2026). Hadir dalam pertemuan penting tersebut, Ketua LAZISNU PCNU […]

  • IMG 20260525 WA0004

    Perkuat Konsolidasi, GP Ansor Bantaran Rutinkan Rijalul Ansor di Ranting

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Indra Subianto
    • 0Komentar

    BANTARAN – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Bantaran terus bergerak masif memperkokoh konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Langkah ini dibuktikan lewat gelaran rutin Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor bulanan yang kali ini dipusatkan di tingkat Pimpinan Ranting (PR). Untuk edisi bulan ini, kegiatan spiritual sekaligus forum koordinasi tersebut […]

  • Merto

    Lailatul Ijtima’ MWC NU Wonomerto: Syiar Masjid ke Masjid, Perkuat Ikatan Umat

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    WONOMERTO– Upaya memperkuat ikatan emosional antara Nahdlatul Ulama (NU) dengan masyarakat terus digelorakan oleh MWC NU Wonomerto melalui kegiatan rutin Lailatul Ijtima’ yang dilaksanakan setiap malam tanggal 15 Hijriyah. Pada pelaksanaan Rabu (29/4/2026), kegiatan dipusatkan di Kantor MWC NU Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo dengan melibatkan jajaran pengurus, lembaga, dan badan otonom (BANOM) dari tingkat MWC […]

  • IMG 20260611 WA0021

    Haflah PP Miftahul Khoir Probolinggo: Stop Nikah Dini dan Stunting

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Agus Budi Cahyono
    • 1Komentar

    KURIPAN– Momentum kelulusan santri tidak boleh menjadi akhir dari perjalanan menuntut ilmu. Sebaliknya, pesantren harus menjadi garda terdepan dalam memutus mata rantai pernikahan anak di bawah umur yang memicu tingginya angka stunting di tengah masyarakat. Pesan kuat inilah yang menggema dalam acara Haflatul Imtihan madrasah formal di bawah naungan Pondok Pesantren Miftahul Khoir, Desa Menyono, […]

expand_less