Songsong Masa Khidmat Baru, MWCNU Sumberasih Gelar Pra-Musker
- calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMBERASIH — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sumberasih menggelar agenda Pra-Musyawarah Kerja (Pra-Musker) untuk merancang dan mematangkan program kerja strategis masa khidmat 2026–2031.
Kegiatan yang berlangsung di Aula MWCNU Sumberasih ini dipimpin langsung oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru, serta dihadiri oleh jajaran pengurus MWC dan ranting se-Kecamatan Sumberasih.
Mengusung tema “Konsolidasi Arah Khidmat: Menyusun Langkah Strategis Menuju Kemandirian Jamaah dan Jam’iyah”, forum ini menjadi ajang konsolidasi penting dalam menyelaraskan arah kebijakan organisasi di tingkat kecamatan.
Fokus Kemandirian di Tingkat MWC dan Ranting
Dalam arahannya, Kiai Teguh Mahameru menekankan pentingnya perencanaan program yang realistis, terukur, dan berdampak langsung bagi warga NU di tingkat basis (ranting).
”Pra-Musker ini adalah momentum strategis bagi MWCNU Sumberasih untuk menyusun pijakan yang kokoh. Program yang dirancang harus benar-benar menjawab kebutuhan jamaah di lapangan, baik di bidang keagamaan, ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan sosial,” tegas Kiai Teguh.
Melalui forum ini, masing-masing lembaga dan badan otonom (Banom) di bawah naungan MWCNU Sumberasih memaparkan draf usulan program yang nantinya akan disahkan pada forum Musker utama.
Pelaksanaan Puncak Musker MWC
Seluruh hasil perumusan dan masukan dari agenda Pra-Musker ini akan dibawa ke forum pengesahan pada puncak pelaksanaan Musyawarah Kerja (Musker) MWCNU Sumberasih.
Musker akan dilaksanakan Rabu (29/7/2026) di Aula MWCNU Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.
Melalui persiapan matang ini, MWCNU Sumberasih optimistis dapat melahirkan keputusan dan program kerja yang solid demi mewujudkan kemandirian jamaah dan jam’iyah selama lima tahun ke depan. (*)
- Penulis: Aswandi
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar