Resmi Dilantik, Ansor Leces Siap Perkuat Ekonomi dan Gerakan Sosial
- calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PROBOLINGGO — Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Leces resmi dilantik untuk masa khidmat 2025–2028 pada Jumat, 17 April 2026. Acara berlangsung khidmat dan menjadi momentum penguatan peran organisasi di tengah masyarakat.
Muhammad Hafid, M.Pd resmi menjabat sebagai Ketua PAC GP Ansor Leces. Pelantikan tersebut dihadiri oleh anggota DPR RI Komisi VIII H. Sayful Nuri, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Musyaffa’ Safril, MH, serta Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo H. Misbahul Munir, SH.
Dalam sambutannya, Hafid menegaskan bahwa kepengurusan baru tidak hanya fokus pada kaderisasi, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi dan kontribusi sosial yang nyata.
“Amanah ini bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan bersama. Ke depan, GP Ansor Leces harus menjadi organisasi yang mandiri secara ekonomi, kuat secara sosial, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai langkah strategis, pihaknya akan membentuk Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) untuk menopang kemandirian ekonomi kader. Program unggulan yang disiapkan meliputi Rumah Pangan Kita guna memperkuat ketahanan pangan, pengembangan produk lokal Kopi Cengar, serta pembentukan Kelompok Tani Bumi Ansor.
Selain itu, Ansor Leces juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak seperti KAI, JNT, perbankan termasuk BNI, serta mitra strategis lainnya.
Di bidang sosial, GP Ansor Leces telah meluncurkan program “Gerakan Ansor Bahagia” yang menyasar 1.000 fakir miskin dan 1.000 anak yatim dalam satu periode. Hingga saat ini, sebanyak 390 paket sembako dan zakat telah disalurkan ke 10 desa se-Kecamatan Leces.
Pada aspek kaderisasi, sejumlah langkah konkret telah dilakukan, mulai dari pengiriman kader ke berbagai pelatihan hingga tingkat kabupaten. Bahkan, dalam waktu dekat, Ansor Leces akan menggelar Diklatsar Banser angkatan pertama dengan total 57 peserta.
Hafid juga menekankan pentingnya transformasi pola pikir kader agar lebih aktif, produktif, dan inovatif.
“Ansor Leces harus menjadi pelopor perubahan, tidak hanya dalam menjaga nilai keagamaan dan kebangsaan, tetapi juga dalam membangun kemandirian ekonomi umat,” tegasnya.
Pelantikan ini menandai awal gerak baru GP Ansor Leces untuk tampil lebih progresif sebagai organisasi kepemudaan yang adaptif, mandiri, dan berdampak luas bagi masyarakat.
- Penulis: Agus Sholeh

Saat ini belum ada komentar