Breaking News
dark_mode
Trending

Aturan Ramadhan 2026 di Probolinggo: Batas Speaker Hingga Larangan Dine-In

  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROBOLINGGO– Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kabupaten Probolinggo menyampaikan seruan untuk menjaga marwah dan kekhusyukan Bulan Suci Ramadhan 1447 H.

Dalam Taushiyah yang diterbitkan pada Rabu (18/02/2026), MUI menekankan pentingnya pembatasan operasional pengeras suara masjid serta pengaturan bagi rumah makan guna memastikan ibadah puasa berjalan tanpa gangguan kemaksiatan maupun kebisingan yang berlebihan.

Ketentuan Operasional Warung Makan

MUI Kabupaten Probolinggo menghimbau seluruh pengusaha kuliner, termasuk pemilik warung, rumah makan, dan kafe, untuk mengedepankan penghormatan terhadap umat yang berpuasa dengan mengutamakan layanan pesan antar atau take-away.

Jika tetap melayani pelanggan pada siang hari, pengelola diharapkan tidak menyediakan layanan makan di tempat atau dine-in secara terbuka.

Para pemilik usaha diminta melakukan penyesuaian yang menjaga kepantasan, seperti memasang tirai penutup, sesuai dengan kearifan lokal yang berlaku di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Batasan Jam Pengeras Suara Masjid

Aspek ketertiban umum juga menjadi perhatian dalam panduan ibadah tahun ini, khususnya terkait penggunaan fasilitas publik yang mendukung kekhusyukan.

Meski syiar Ramadhan seperti tadarus Al-Qur’an dan kajian keislaman sangat dianjurkan untuk dihidupkan, MUI menyerukan agar penggunaan pengeras suara luar masjid atau mushalla dibatasi maksimal hingga pukul 22.00 WIB.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara semangat syiar dengan kenyamanan serta waktu istirahat masyarakat luas.

Peran Aparat Keamanan dan Ketertiban

Guna memastikan situasi tetap kondusif, MUI menyerukan kepada aparat keamanan seperti TNI, POLRI, dan Satpol PP untuk melakukan pembinaan serta penertiban yang terukur terhadap kegiatan yang berpotensi menimbulkan kemaksiatan.

Sasaran penertiban mencakup tempat hiburan malam, praktik perjudian, hingga peredaran minuman keras yang dapat mengganggu kekhusyukan Ramadhan.

Dalam pelaksanaannya, MUI menekankan agar aparat mengedepankan langkah pencegahan dan tindakan persuasif, bukan konfrontasi.

Imbauan Menjaga Ukhuwah

Selain pengaturan teknis, seluruh elemen masyarakat diajak untuk membentengi diri dari perilaku yang merusak nilai puasa, mulai dari menjaga lisan hingga bijak bermedia sosial dengan menghindari fitnah serta hoaks.

MUI juga mendorong masyarakat untuk menjaga persaudaraan dengan menghindari perdebatan pada masalah khilafiyah furu’iyah atau perbedaan pendapat agama yang bersifat cabang.

Taushiyah ini ditandatangani oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo, KH. Abd. Wasik Hannan, dan Sekretaris Umum, Drs. H. Taufik, M.Pd.I. (*)

  • Penulis: adminnuprob

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG 20260207 WA0003

    GP Ansor Tegalsiwalan Sebut Full Day School Ancam Budaya Ngaji, Minta Dibatalkan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    TEGALSIWALAN – Gelombang penolakan terhadap kebijakan lima hari sekolah atau Full Day School (FDS) di Kabupaten Probolinggo terus meluas hingga ke tingkat anak cabang. Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Tegalsiwalan secara tegas menyatakan keberatannya karena kebijakan tersebut dinilai bakal menggerus budaya “ngaji” di madrasah. Ancam Eksistensi Madin dan TPQ Ketua PAC GP […]

  • IMG 20260124 WA0038

    Tiga PCNU Probolinggo Ziarah Muassis dan Muharrik NU, Sambut Satu Abad NU

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 1Komentar

    PROBOLINGGO- Peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (1926–2026) di Probolinggo, Jatim, diperingati dengan Ziarah Muassis & Muharrik NU, Sabtu (24/1/2026). Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Kraksaan, PCNU Kabupaten Probolinggo, dan PCNU Kota Probolinggo, berziarah ke maqbaroh KH Moh Hasan Sepuh Genggong, KH Moh Hasan Saifouridzall, KH Zaini Mun’im, dan KH Hasan Abdul Wafie. Kegiatan ini […]

  • Zakat

    Menelusuri Akar Kewajiban Zakat sebagai Pilar Kedaulatan Ekonomi Islam

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    Dalam memahami zakat sebagai sebuah sistem yang bersifat wajib atau obligatory system, kita harus menarik garis tegas antara konsep kedermawanan sukarela dan mandat hukum yang mengikat. Berdasarkan kajian dalam kitab Tafsir Ekonomi Kontemporer, fondasi utama dari sistem ini berpijak pada Surah at-Taubah ayat 103, di mana Allah SWT memulai instruksinya dengan lafaz khudz yang berarti […]

  • IMG 20260310 WA0001

    LDNU Kabupaten Probolinggo Pungkasi Safari Ramadhan di Lereng Lumbang

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Media LDNU Kabupaten Probolinggo
    • 0Komentar

    LUMBANG – Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PCNU Kabupaten Probolinggo sukses menutup rangkaian program Sapa Umat (SAUM) Spesial Ramadhan. Titik terakhir kegiatan ini dipusatkan di Masjid Nurul Huda, Desa Wonogoro, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Sebagaimana ciri khas program SAUM, kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat tarawih berjamaah bersama warga setempat, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi Taushiyah […]

  • 98510edc 53a9 4351 8ef7 c17c9627fd4a

    Kader Probolinggo Menguat di Level Wilayah, 10 Nama Resmi Dilantik di PKC PMII Jatim 2026-2028

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Sebanyak sepuluh kader PC PMII Probolinggo resmi dilantik dalam kepengurusan Pengurus Koordinator Cabang PMII Jawa Timur masa khidmat 2026–2028, Sabtu (14/2/2026). Pelantikan yang digelar di Asrama Haji Surabaya itu menjadi momentum konsolidasi kader se-Jawa Timur sekaligus penegasan peran cabang dalam menguatkan struktur wilayah. Adapun sepuluh kader yang dilantik yakni Abdur Rozak, Abdur Rahmad, Badrul Nurul […]

  • WhatsApp Image 2026 01 25 at 11.49.42

    Harlah 1 Abad NU Wonomerto Probolinggo: Dari ‘Narek Urunan’ ke ‘Nurok Urunan’

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO- Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, mengajak seluruh jajaran pengurus dan kader untuk mengubah paradigma berorganisasi dari “Narek Urunan” (Menarik Iuran) menjadi “Nurok Urunan” (Kesadaran Berkontribusi). Pesan ini menjadi salah satu poin utama dalam peringatan Isra’ Mikraj sekaligus tasyakuran Harlah 1 Abad NU di Desa Kareng Kidul, kecamatan setempat pada Sabtu […]

expand_less