PCNU Probolinggo-Pascasarjana UNUJA Komitmen Dongkrak Kualitas Guru
- calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PROBOLINGGO–PCNU Kabupaten Probolinggo bergerak cepat mematangkan implementasi kerja sama strategis dengan Pascasarjana Universitas Nurul Jadid atau UNUJA Probolinggo.
Sinergi ini antara lain difokuskan untuk mendongkrak kualitas mutu kelembagaan serta kapasitas ratusan guru di wilayah khidmah PCNU Kabupaten Probolinggo.
Langkah serius tersebut ditandai dengan digelarnya Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Ruang Aula Pascasarjana UNUJA, Sabtu (4/7/2026).
Selain mengundang Ketua Lembaga Ma’arif PCNU Kabupaten Probolinggo, pihak Pascasarjana UNUJA juga turut mengundang pimpinan badan otonom (Banom) strategis lainnya, yaitu PC Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Probolinggo dan PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo.
Pertemuan penting ini dihadiri langsung oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, serta Bendahara PCNU Kabupaten Probolinggo, KH Muhammad Hasan.
Dari pihak rektorat universitas, hadir pula Wakil Rektor III UNUJA Probolinggo, Prof. Dr. Hasan Baharun, M.Pd. Kehadiran jajaran pimpinan PCNU dan rektorat ini menegaskan dukungan penuh jam’iyyah terhadap penguatan sinergi keummatan di bidang akademik dan pemberdayaan.
Tingkatkan Mutu Lembaga Pendidikan dan Guru
Dalam pertemuan tersebut, UNUJA bersama lembaga-lembaga di bawah PCNU Kabupaten Probolinggo menyepakati komitmen bersama untuk mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di wilayah barat Kabupaten Probolinggo.
Wujud nyata dari komitmen ini akan direalisasikan melalui dua program utama oleh tim ahli dari UNUJA Probolinggo, yakni peningkatan kapasitas (capacity building) SDM guru, serta pendampingan kelembagaan secara intensif bagi satuan pendidikan yang berada di bawah naungan PCNU Kabupaten Probolinggo.
Langkah intervensi pendidikan ini menjadi sangat krusial mengingat besarnya cakupan wilayah tersebut. Berdasarkan data resmi yang dipaparkan oleh Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Probolinggo, Fathurrozi Amien, saat ini tercatat ada sebanyak 166 lembaga pendidikan dengan total 332 guru yang bernaung di bawah lembaganya.
Direktur Pascasarjana UNUJA, Dr. H. Akmal Mundiri, M.Pd menyampaikan, kolaborasi silang sektoral ini merupakan langkah penting untuk membangun ekosistem pendidikan yang lebih bermutu dan berdampak luas bagi warga Nahdliyin.
“Kami berharap kehadiran dan partisipasi aktif dari seluruh pihak demi terwujudnya sinergi yang konstruktif dalam pengembangan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Dr. Akmal Mundiri.
Sinergi antara perguruan tinggi seperti UNUJA dengan Ma’arif, Pergunu, dan Fatayat NU ini dinilai menjadi oase bagi penguatan kompetensi pendidik di Probolinggo. Melalui kolaborasi tersebut, pengelolaan madrasah dan sekolah NU diharapkan dapat bertransformasi menjadi lebih profesional, masif, dan terstruktur. (*)
- Penulis: M Iqbal

Saat ini belum ada komentar