Dua Kader Terbaik NU Probolinggo Raih Gelar Doktor, Bahas AI hingga Kepemimpinan Kiai
- calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PROBOLINGGO – Rabu (17/6/2026) menjadi momen bersejarah sekaligus penuh kebanggaan bagi PCNU Kabupaten Probolinggo. Dua kader terbaiknya sukses meraih gelar akademik tertinggi yakni Doktor secara bersamaan di dua kampus negeri yang berbeda.
Kader pertama adalah Dr. Abu Tholib, M.Kom. Dosen Tetap Fakultas Teknik Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton sekaligus Sekretaris LP Maarif NU Kabupaten Probolinggo ini menyandang gelar doktor dari Universitas Negeri Malang (UM).
Dalam studinya, ia mengupas tuntas sistem kecerdasan buatan melalui karya ilmiah bertajuk “Menguasai Sistem Rekomendasi di Machine Learning: Teori dan Praktik dengan Bahasa Pemrograman Python”.
Pada hari yang sama, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Dr. Babussalam, M.Pd., juga berhasil mempertahankan disertasinya di Pascasarjana UIN KH Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember.
Babussalam resmi meraih gelar Doktor dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam dengan judul disertasi “Kepemimpinan Karismatik Kiai dalam Mewujudkan Kemandirian Pondok Pesantren Nahdlatut Thalibin Blado Wetan Probolinggo”.
Inspirasi dari Pelosok Desa Bantaran
Keberhasilan dua intelektual ini terasa sangat emosional dan monumental. Sebab, keduanya merupakan putra daerah asli dari wilayah pelosok pedesaan di Kecamatan Bantaran, sebuah kawasan yang berjarak sekitar 45 hingga 50 kilometer dari pusat pemerintahan Kabupaten Probolinggo di Kecamatan Kraksaan.
Dr. Babussalam merupakan kader yang lahir dan tumbuh di Desa Gunung Tugel. Wilayah ini dikenal sebagai daerah dengan tantangan geografis yang cukup berat, di mana penduduknya masih harus berjuang mendapatkan air bersih setiap kali musim kemarau melanda. Sementara Dr. Abu Tholib berasal dari Desa Karanganyar, desa tetangga di kecamatan yang sama.
Latar belakang geografis dan keterbatasan fasilitas di kampung halaman tidak menjadi penghalang bagi keduanya untuk menembus batas tertinggi dalam dunia akademik nasional.
Kebanggaan NU Probolinggo
Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pencapaian gemilang kedua kadernya tersebut. Beliau langsung memberikan ucapan selamat yang hangat kepada Dr. Babussalam, M.Pd. dan Dr. Abu Tholib, M.Kom.
Kiai Teguh menegaskan bahwa pencapaian ini membuktikan kualitas intelektual warga nahdliyin dari akar rumput tidak bisa dipandang sebelah mata. Dua kader NU dari kampung terbukti mampu meraih gelar akademik tertinggi.
Lebih lanjut, Kiai Teguh berharap agar lompatan prestasi akademik ini mampu memberikan dampak nyata dalam mengungkit dan mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Probolinggo, khususnya untuk wilayah barat.
Beliau juga berpesan agar pencapaian Dr. Babussalam dan Dr. Abu Tholib harus menjadi inspirasi, pelecut semangat, serta magnet bagi kader-kader NU lainnya di Probolinggo untuk terus menuntut ilmu hingga ke jenjang tertinggi. (*)
- Penulis: M Iqbal

Saat ini belum ada komentar