Breaking News
dark_mode
Trending

Sinergi Kemenag-PCNU Probolinggo Dorong Tata Kelola Wakaf Profesional

  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROBOLINGGO – Langkah strategis diambil oleh PCNU Kabupaten Probolinggo untuk memperkuat tata kelola dan kepastian hukum aset wakaf. Nadzir wakaf peruntukan SMKNU Bantaran yang semula nadzir perseorangan, diganti menjadi nadzir badan hukum.

Pelantikan pergantian nadzir wakaf dilakukan di Kantor PCNU Kabupaten Probolinggo di Desa Warujinggo, Kecamatan Leces, Rabu (1/7/2026).

Perubahan status ini menjadi ikhtiar nyata dalam memodernisasi pengelolaan aset wakaf di lingkungan Nahdlatul Ulama agar semakin profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.

Dengan payung hukum yang lebih kuat, aset pendidikan ini diharapkan terproteksi secara permanen sekaligus mampu memberikan kemanfaatan yang lebih luas.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, H. Imammuddin Nur Fajri, S.Ag., M.HI; Penyelenggara Zakat dan Wakaf (ZaWa) Kemenag Kabupaten Probolinggo yang juga Pelaksana Tugas Badan Wakaf Indonesia (BWI), , Yazid Zain, M.Pd.

Kemudian Ketua APRI Jawa Timur, pengurus IPARI Kabupaten Probolinggo, Rais dan Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, serta jajaran Pengurus Harian PC LP Ma’arif NU Kabupaten Probolinggo.

Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, dalam sambutannya menegaskan bahwa wakaf merupakan amanah umat yang harus dijaga dan dikelola secara profesional demi kemaslahatan bersama.

“Perubahan nadzir dari perseorangan menjadi badan hukum bukan sekadar memenuhi aspek administratif, tetapi merupakan ikhtiar untuk memperkuat tata kelola wakaf agar lebih tertib, profesional, dan berkesinambungan. Kami berharap aset wakaf ini terus menjadi sumber kemanfaatan bagi pengembangan pendidikan Nahdlatul Ulama, khususnya SMKNU Bantaran, serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Penyelenggara ZaWa Kemenag Kabupaten Probolinggo sekaligus Plt. BWI Kabupaten Probolinggo, Yazid Zain, M.Pd., menyampaikan bahwa transformasi nadzir menjadi badan hukum merupakan bagian dari penguatan tata kelola wakaf nasional yang berorientasi pada akuntabilitas dan perlindungan aset wakaf.

“Melalui nadzir badan hukum, pengelolaan wakaf akan memiliki sistem yang lebih kuat, transparan, dan berkesinambungan. Ini merupakan bentuk komitmen bersama agar aset wakaf tetap terjaga, memiliki kepastian hukum, serta mampu memberikan manfaat produktif bagi dunia pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Kementerian Agama, Badan Wakaf Indonesia, Nahdlatul Ulama, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pengelolaan wakaf yang profesional, amanah, dan produktif demi mendukung kemajuan pendidikan Islam di Kabupaten Probolinggo. (*)

  • Penulis: Ansori
  • Editor: Muhammad Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • C660519c 831e 4dca a95b 51dc52047844 photo_camera 6

    Muslimat NU Probolinggo

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    Muslimat Nahdlatul Ulama Probolinggo merupakan organisasi perempuan yang berperan aktif dalam bidang keagamaan, sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan. Sejak awal berdirinya, Muslimat NU Probolinggo telah menjadi wadah perjuangan kaum ibu dalam menguatkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah, membangun keluarga sakinah, serta meningkatkan kesejahteraan umat. Galeri ini menjadi ruang dokumentasi perjalanan, karya, dan pengabdian Muslimat NU Probolinggo […]

  • WhatsApp Image 2026 01 25 at 11.49.42

    Harlah 1 Abad NU Wonomerto Probolinggo: Dari ‘Narek Urunan’ ke ‘Nurok Urunan’

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO- Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, mengajak seluruh jajaran pengurus dan kader untuk mengubah paradigma berorganisasi dari “Narek Urunan” (Menarik Iuran) menjadi “Nurok Urunan” (Kesadaran Berkontribusi). Pesan ini menjadi salah satu poin utama dalam peringatan Isra’ Mikraj sekaligus tasyakuran Harlah 1 Abad NU di Desa Kareng Kidul, kecamatan setempat pada Sabtu […]

  • WhatsApp Image 2026 03 03 at 12.45.12

    Perkuat Spiritualitas dan Soliditas, PAC IPNU-IPPNU Leces Gelar Pesantren Kilat

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    LECES – Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, menggelar Pesantren Kilat di Pondok Pesantren Sulamul Hidayah pada 28 Februari–1 Maret 2026. Agenda ini dirancang sebagai wadah penguatan spiritualitas sekaligus ajang pemantapan soliditas kader di tengah tantangan arus digitalisasi bagi pelajar Nahdlatul Ulama. Pesantren Kilat diikuti pengurus PAC, […]

  • WhatsApp Image 2026 07 01 at 21.12.15

    Ini Daftar Lengkap Rois dan Ketua 13 PRNU Sumberasih Probolinggo

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Aswandi
    • 0Komentar

    SUMBERASIH – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWCNU Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, resmi merampungkan agenda Musyawarah Ranting (Musran) secara maraton di 13 Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kecamatan. Rangkaian konsolidasi dasar ini berlangsung sejak 3 Juni hingga berakhir pada 30 Juni 2026. Dimulai dari Musran NU Jangur, dan ditutup dengan Musran NU Pulau Gili Ketapang. […]

  • IMG

    Resmi dikukuhkan, LKP3A Fatayat NU Probolinggo Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Momentum peringatan Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU dimanfaatkan sebagai penguatan komitmen terhadap isu perempuan dan anak melalui pengukuhan LKP3A (Lembaga Konsultasi Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak) di Kabupaten Probolinggo, Minggu (26/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor PCNU Kabupaten Probolinggo ini dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai wilayah. Selain pengukuhan, kegiatan juga diisi dengan pelatihan […]

  • WhatsApp Image 2026 07 01 at 09.53.23 (1)

    Arungi Lautan, MWCNU Sumberasih Tutup Maraton Musran di Pulau Gili Ketapang

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Aswandi
    • 0Komentar

    SUMBERASIH – Komitmen berkhidmah tanpa batas wilayah ditunjukkan secara nyata oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWCNU Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Setelah berlangsung selama hampir sebulab penuh, rangkaian Musyawarah Ranting (Musran) di 13 desa di Kecamatan tersebut sukses dituntaskan pada Selasa (30/6/2026) malam. Tak sekadar konsolidasi biasa, puncak sekaligus penutupan rangkaian Musran ini digelar secara […]

expand_less