Breaking News
dark_mode
Trending

Kopdar KODAMA NU: Dari Konten AI hingga Jangkau Jamaah ‘Kolonial’

  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LUMBANG- Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PCNU Kabupaten Probolinggo bersama Korps Da’i Muda Nahdlatul Ulama (KODAMA) menggelar Kopdar Part 4 bertajuk “Sharing and Upgrading” di Musholla Raudlatul Arifin, Dusun Kunci, Desa Negoro Rejo, Kecamatan Lumbang, Ahad (9/8/2026).

Pertemuan berkala ini menjadi ajang penguatan kapasitas para dai muda dalam menghadapi tantangan era digital sekaligus merespons problem riil di tengah masyarakat.

Maksimalkan AI untuk Konten Dakwah

Dalam sambutannya, perwakilan MWCNU Lumbang, Kyai Lukman Hakim, menekankan pentingnya dai muda untuk terus mengasah kreativitas di era transformasi digital. Menurutnya, pemanfaatan teknologi modern seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sangat krusial untuk mengemas pesan-pesan keislaman agar lebih menarik dan relevan.

“Kreativitas dalam berdakwah harus terus dimaksimalkan, salah satunya dengan memanfaatkan AI dalam pembuatan konten dakwah. Hal ini penting agar syiar Islam rahmatan lil ‘alamin dapat menjangkau ruang publik digital secara efektif,” ujar Kyai Lukman.

Dari Milenial hingga ‘Kolonial’

Senada dengan hal tersebut, Wakil Katib PCNU Kabupaten Probolinggo, KH Syaiful Arif, mengingatkan agar jangkauan dakwah dai muda tidak bersifat terbatas. Kendati Generasi Milenial dan Gen Z menjadi sasaran utama dakwah digital, kalangan dewasa hingga lansia tetap membutuhkan perhatian yang sama.

“Objek dakwah kita luas. Selain kaum milenial dan Gen Z, dai KODAMA juga harus merangkul kaum ‘kolonial’, yakni kalangan dewasa dan lansia. Pendekatan dakwahnya tentu disesuaikan dengan kebutuhan dan psikologis masing-masing kelompok,” tutur KH Syaiful Arif.

Hadir Mengurai Problem Sosial

Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Korbid Dakwah dan Keagamaan, H. Wawan Suhudi, menggarisbawahi pentingnya kepekaan sosial para dai. Menurutnya, mimbar dakwah tidak boleh lepas dari realitas keumatan yang sedang dihadapi warga saat ini.

“Para dai perlu memiliki kepedulian (care) terhadap fenomena riil di masyarakat. Isu pencegahan stunting, maraknya perceraian, hingga penanganan pernikahan dini harus menjadi bagian dari materi dakwah yang edukatif dan solutif,” tegas H. Wawan.

Persiapan Dai Ramadhan dan Penyerahan Wakaf

Selain mendengarkan arahan pengurus PCNU dan MWCNU, dalam kesempatan tersebut Ketua LDNU PCNU Kabupaten Probolinggo bersama jajaran pengurus KODAMA juga merumuskan pemetaan strategis terkait program penugasan Dai Ramadhan mendatang. Langkah ini diambil agar agenda safari dakwah di bulan suci dapat tersusun lebih sistematis dan merata.

Rangkaian acara Kopdar Part 4 KODAMA NU Probolinggo ini ditutup dengan penyerahan simbolis wakaf Al-Qur’an kepada MWCNU Lumbang dan LAZISNU PCNU Kabupaten Probolinggo sebagai bagian dari syiar literasi kitab suci dan kepedulian sosial keumatan. (*)

  • Penulis: Jamaluddin
  • Editor: Muhammad Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG 20260427 WA0014

    Pimpin IPNU-IPPNU Wonomerto, Sulaiman-Ayyunin Ditantang Jaga Tradisi di Era Digital

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Agus Budi Cahyono
    • 0Komentar

    WONOMERTO- Estafet kepemimpinan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, resmi berpindah tangan, Ahad (26/04/2026) Melalui Konferensi Anak Cabang (Konferancab) VII yang digelar di MTs Ainul Yaqin Sumberkare, pasangan Rekan Sulaiman dan Rekanita Ayyunin terpilih untuk menakhodai organisasi pelajar NU tersebut. Namun, di balik prosesi pelantikan yang khidmat, tantangan besar telah menanti di depan […]

  • IMG 20260906 WA0048 photo_camera 1

    Satukan Barisan Nahdliyyin, MWCNU dan 14 Ranting NU Dringu Resmi Dilantik

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Saifullah
    • 0Komentar

    DRINGU – Kepengurusan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Dringu bersama 14 Ranting NU se-Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, resmi dilantik oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo. Prosesi pelantikan berlangsung di Pondok Pesantren Zahrotul Islam, Desa Tegalrejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Pelantikan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat soliditas warga Nahdliyyin di wilayah […]

  • Photo 6098174895817691715 y

    Hadiri Silatnas Sedunia, LAZISNU Probolinggo Kawal Gerakan Filantropi NU

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Dewi Puspa
    • 0Komentar

    JOMBANG— Momentum Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama menjadi ajang konsolidasi akbar bagi penggerak zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Nahdlatul Ulama dari seluruh penjuru dunia. Sebanyak 400 amil perwakilan LAZISNU tingkat PCNU, PWNU, hingga PCINU luar negeri berkumpul dalam ajang Silaturahmi Nasional (Silatnas) LAZISNU Sedunia di Aula Kompleks Pondok Pesantren Darul Ulum, Peterongan, Jombang, Sabtu (29/8/2026). Ketua […]

  • Zakat

    Menelusuri Akar Kewajiban Zakat sebagai Pilar Kedaulatan Ekonomi Islam

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    Dalam memahami zakat sebagai sebuah sistem yang bersifat wajib atau obligatory system, kita harus menarik garis tegas antara konsep kedermawanan sukarela dan mandat hukum yang mengikat. Berdasarkan kajian dalam kitab Tafsir Ekonomi Kontemporer, fondasi utama dari sistem ini berpijak pada Surah at-Taubah ayat 103, di mana Allah SWT memulai instruksinya dengan lafaz khudz yang berarti […]

  • 1a832fe0 db27 4c4b 879c 808896cd5c38

    Sofia Dorong Pemberdayaan Perempuan melalui Kaderisasi PC Fatayat NU Probolinggo

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Probolinggo, Sofia, menegaskan pentingnya kaderisasi sebagai instrumen utama dalam mendorong pemberdayaan perempuan dan penguatan peran sosial di masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD) PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo yang digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu (10–11/01/2026), di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten […]

  • IMG 20260703 WA0035

    PCNU Probolinggo Dorong Pengurus Muda Bangun Ranting NU Mandiri

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Moch Sulaiman
    • 0Komentar

    WONOMERTO – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Kabupaten Probolinggo mendorong seluruh pengurus ranting agar mampu berdaya dan mandiri dalam menjalankan roda organisasi. Harapan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Ranting (Musran) Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Tunggak Cerme, Kecamatan Wonomerto, masa khidmat 2026-2031, Jumat (3/7/2026). Kegiatan yang digelar di kediaman Ustaz Sulaiman, Desa Tunggak Cerme, […]

expand_less