Breaking News
dark_mode
Trending

Konfercab GP Ansor Probolinggo Dimulai, 3 Calon Tarung Gagasan

  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROBOLINGGO — Pergantian kepemimpinan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Probolinggo memasuki babak penting. Konferensi Cabang (Konfercab) V PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo digelar hari ini, Minggu (20/9/2026), dengan agenda utama menentukan kepemimpinan baru untuk masa khidmat 2026–2030. Tahapan menuju forum ini sebelumnya telah dimatangkan melalui Pra Konfercab yang membahas program organisasi dan materi persidangan.

Seiring dimulainya forum, tiga nama mencuat dalam bursa calon Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo, yakni Junaidi dari Tegalsiwalan, A. Sa’dullah atau Gus Sa’dul dari Bantaran, dan H. Khairil Anwar atau H. Iril dari Tongas.

Ketiganya membawa gagasan yang memiliki penekanan berbeda. Junaidi menawarkan agenda “Gerak Cepat, Kerja Nyata, Ansor Hebat”, Gus Sa’dul membawa konsep “Ansornomics”, sementara H. Iril menawarkan penguatan organisasi, kaderisasi, kemandirian ekonomi, pengabdian dan kolaborasi.

Namun, nama-nama tersebut tetap berada dalam dinamika pencalonan. Proses pendaftaran dan penetapan calon mengikuti mekanisme organisasi yang berlangsung dalam persidangan Konfercab. Sebelumnya, menjelang Konfercab, pihak PC GP Ansor juga menyampaikan bahwa proses pencalonan masih mengikuti tahapan forum.

Junaidi: Gerak Cepat, Kerja Nyata, Ansor Hebat

Junaidi dari Tegalsiwalan membawa gagasan yang menekankan percepatan gerakan organisasi sekaligus penguatan kader.

Gagasan yang ditawarkan mencakup percepatan kaderisasi dan penguatan ideologi sebagai fondasi organisasi. Selain itu, Junaidi mendorong “Ansor Digital”, yakni pembangunan sistem digital untuk mendukung tata kelola dan aktivitas organisasi.

Di sektor ekonomi, gagasannya diarahkan pada pengembangan entrepreneurship kader, terutama melalui UMKM dan jejaring bisnis. Sementara dalam bidang sosial, terdapat konsep “Ansor Mengabdi”, yaitu menghadirkan Ansor melalui gerakan sosial dan pelayanan kepada masyarakat.

Junaidi juga membawa gagasan “Ansor Profesional” dengan penekanan pada tata kelola organisasi yang transparan dan berbasis data.

Tidak hanya organisasi dan ekonomi, perhatian juga diberikan kepada generasi muda melalui gagasan “Ansor Muda dan Berkarya”, dengan memfasilitasi anak muda dalam bidang olahraga, seni, teknologi, serta ruang kreativitas lainnya.

Gagasan tersebut kemudian dirangkum dalam semangat “Ansor Sinergi” dan “Ansor Naik Kelas”, dengan visi agar keberadaan Ansor semakin terasa di setiap kecamatan.

Gus Sa’dul: Ansornomics dan Kemandirian Kader

Sementara itu, A. Sa’dullah atau Gus Sa’dul dari Bantaran memperkenalkan gagasan “Ansornomics” dengan penekanan pada kemandirian organisasi dan kader.

Dalam gagasan tersebut, terdapat tiga perhatian utama, yakni kemandirian organisasi, penguatan kapasitas serta ekonomi kader, dan kontribusi Ansor terhadap pembangunan sosial-ekonomi Kabupaten Probolinggo.

Beberapa program yang diperkenalkan antara lain pengembangan Badan Usaha Milik Ansor (BUMA), pemberdayaan kader sesuai potensi masing-masing, serta penerapan Rencana Pengembangan Kader (RPK) di setiap PAC.

Dengan konsep tersebut, Ansornomics diarahkan untuk membuat kader tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki kapasitas dan kemandirian ekonomi.

H. Iril: Ansor Solid, Kader Kuat dan Berdaya

Nama ketiga adalah H. Khairil Anwar, S.Pd atau H. Iril dari Tongas. Gagasannya menitikberatkan pada pembangunan GP Ansor Kabupaten Probolinggo yang solid dalam organisasi, kuat dalam kaderisasi, mandiri secara ekonomi, aktif mengabdi kepada masyarakat, serta terbuka terhadap kolaborasi.

Dalam gagasan tersebut, organisasi tidak hanya diarahkan untuk memperbanyak kegiatan, tetapi membangun sistem organisasi yang kuat, kaderisasi yang hidup, ekonomi kader yang tumbuh, serta pengabdian yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Sejumlah program prioritas yang ditampilkan meliputi database kader PC, PAC dan ranting secara terintegrasi, peningkatan kapasitas kader secara berkelanjutan, penguatan ekonomi melalui jejaring usaha dan kewirausahaan, gerakan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat, serta pembangunan ekosistem kolaborasi dengan berbagai elemen.

Gagasan tersebut juga menekankan pentingnya menjaga nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah sekaligus tetap adaptif menghadapi perubahan zaman.

Pengalaman H. Iril di tingkat PAC juga tercatat dalam sejumlah kegiatan organisasi. Ia terpilih kembali sebagai Ketua PAC GP Ansor Tongas pada Konferancab V 2025 setelah memperoleh 13 dari 14 rekomendasi ranting.

96 Suara Menentukan Arah Organisasi

Dalam struktur Konfercab, unsur ranting dan PAC menjadi bagian penting dalam proses pemilihan. Berdasarkan data yang disampaikan Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo, Abdul Bahar, terdapat 109 ranting aktif, dengan 87 ranting telah terakreditasi. Di tingkat PAC terdapat 10 PAC aktif, dengan 9 PAC terakreditasi.

Total terdapat 96 suara yang memiliki hak pilih sesuai ketentuan organisasi.

Dengan jumlah tersebut, Konfercab V bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai gagasan tentang arah GP Ansor Kabupaten Probolinggo selama empat tahun ke depan.

  • Penulis: Agus Sholeh

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG 20260709 WA0038

    Tantangan Setelah Perda Fasilitasi Pesantren Probolinggo Disahkan

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Arief Hidayat (Anggota DPRD Kab. Probolinggo)
    • 0Komentar

    SEHARI setelah disahkan pada Senin (6/7/2026), situs resmi PCNU Kabupaten Probolinggo, NUProbolinggo.or.id menyajikan serial edukasi mengenai Perda Fasilitasi Pesantren. Yang mengupas isi regulasi tersebut dengan bahasa yang sederhana. Serial edukasi seperti itu sangat perlu, agar masyarakat bisa tahui bahwa perda ini bukan sekedar membuka peluang bantuan bagi pesantren. Tapi juga menegaskan jati diri pesantren sebagai […]

  • C660519c 831e 4dca a95b 51dc52047844 photo_camera 6

    Muslimat NU Probolinggo

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    Muslimat Nahdlatul Ulama Probolinggo merupakan organisasi perempuan yang berperan aktif dalam bidang keagamaan, sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan. Sejak awal berdirinya, Muslimat NU Probolinggo telah menjadi wadah perjuangan kaum ibu dalam menguatkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah, membangun keluarga sakinah, serta meningkatkan kesejahteraan umat. Galeri ini menjadi ruang dokumentasi perjalanan, karya, dan pengabdian Muslimat NU Probolinggo […]

  • IMG 20250626 WA0047

    Sekolah Jurnalistik Jadi Sarana Peningkatan Literasi Pelajar NU Probolinggo

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO — Upaya meningkatkan budaya literasi di kalangan pelajar NU terus digencarkan. Salah satunya melalui kegiatan Sekolah Jurnalistik dengan tema “Peningkatan Literasi Pelajar melalui Sekolah Jurnalistik” yang diselenggarakan di SMK NU Bantaran, Rabu (26/6/2025). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara KKN berbasis OBE Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo dengan PC IPNU Kabupaten Probolinggo, yang diikuti […]

  • IMG 20260310 WA0001

    LDNU Kabupaten Probolinggo Pungkasi Safari Ramadhan di Lereng Lumbang

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Media LDNU Kabupaten Probolinggo
    • 0Komentar

    LUMBANG – Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) PCNU Kabupaten Probolinggo sukses menutup rangkaian program Sapa Umat (SAUM) Spesial Ramadhan. Titik terakhir kegiatan ini dipusatkan di Masjid Nurul Huda, Desa Wonogoro, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Sebagaimana ciri khas program SAUM, kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat tarawih berjamaah bersama warga setempat, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi Taushiyah […]

  • Nu

    PCNU Probolinggo ke Pengurus Tongas: Jaga Soliditas, Hindari Seremoni

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Ahmad Najib
    • 0Komentar

    TONGAS– Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menegaskan agar kepengurusan NU di tingkat kecamatan maupun desa tidak berhenti pada seremoni pelantikan semata. Pengurus Majelis Wakil Cabang maupun Pengurus Ranting diminta segera menyusun gerakan dan program kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Kiai Teguh saat memberikan arahan pada Pengukuhan […]

  • Madinah

    Madinah dan Tangis yang Tak Pernah Usai: Sebuah Catatan Perpisahan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle H. Ahmad Zaini
    • 0Komentar

    Oleh: H. Ahmad Zaini MADINAH – Setelah menjalani rangkaian Ibadah Arbain, langkah kaki jemaah haji kloter awal asal Probolinggo kini telah meninggalkan pelataran Masjid Nabawi, Jumat lalu. Rombongan bergeser dari Madinah menuju Makkah untuk menunaikan tahapan ibadah haji selanjutnya. Namun, meski fisik telah bergerak menjauh, ada getaran batin yang masih tertinggal di sudut-sudut kota Nabi. […]

expand_less