Songsong Muktamar NU 2026, Ansor-Ishari Probolinggo ‘Ketuk Pintu Langit’
- calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TONGAS — Menyongsong Muktamar NU 2026, PC GP Ansor bersama PC Ishari NU Kabupaten Probolinggo menggelar majelis “Mengetuk Pintu Langit” di Halaman Kantor Kecamatan Tongas, Kamis (30/7/2026) malam.
Majelis ini digelar untuk memohon kesuksesan Muktamar di Jombang, sekaligus keberkahan terwujudnya Probolinggo Tamba Sae.
Kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, ini diselimuti suasana religius dan penuh kekhidmatan. Tidak kurang dari 1.500 jamaah memadati lokasi acara.
Semarak kegiatan semakin terasa dengan hadirnya perkolaborasian 21 tim hadrah Ishari dari berbagai kecamatan di Kabupaten Probolinggo, di antaranya Leces, Bantaran, Sumberasih, Wonomerto, Tongas, dan wilayah lainnya.
Kehadiran jajaran PAC Muslimat NU, Fatayat NU, IPNU, dan IPPNU Kecamatan Tongas turut memperkuat semangat kebersamaan keluarga besar Nahdliyin.
Acara diawali dengan pembacaan shalawat Nabi yang dipimpin oleh Kyai M. Sahlan Suri, yang membawa seluruh hadirin dalam suasana penuh kekhusyukan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Sejumlah tokoh dan pejabat lintas sektoral hadir memenuhi undangan. Antara lain jajaran Pemkab Probolinggo dan Forkopimda, Rais dan Ketua MWC NU Tongas, Camat Tongas, jajaran Pengurus PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo, perwakilan Pengurus PAC GP Ansor se-Kabupaten Probolinggo, hingga Pengurus Ranting GP Ansor dari berbagai kecamatan.
Mewakili Bupati Probolinggo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Probolinggo, Abdul Ghofur, mengajak seluruh elemen masyarakat terus menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mendukung pembangunan Kabupaten Probolinggo agar semakin maju dan sejahtera.
Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo, H. Misbahul Munir, menegaskan bahwa “Mengetuk Pintu Langit” merupakan ikhtiar batin kader Ansor dan warga Nahdliyin. Selain memohon keselamatan dan kemajuan daerah, majelis ini khusus ditujukan untuk mengawal kesuksesan agenda nasional NU.
“Kegiatan ini adalah bentuk ikhtiar batin warga Ansor dan Nahdliyin dalam memohon pertolongan Allah SWT agar Kabupaten Probolinggo senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan kemajuan. Selain itu, kami juga mengajak seluruh jamaah mendoakan agar pelaksanaan Muktamar NU di Jombang berlangsung lancar, aman, dan menghasilkan keputusan-keputusan terbaik bagi kemaslahatan umat,” ujar H. Misbahul Munir.
Sebagai puncak acara, tausiyah dan doa penutup dipimpin oleh KH. Syaiful Hadi, tokoh senior yang pernah memjadi Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo (2004–2014) sekaligus Kasat Korwil Banser Jawa Timur pada tahun 1998.
Dalam pesannya, Kiai Syaiful Hadi mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk senantiasa menjaga ukhuwah, memperkuat keikhlasan dalam berkhidmat, serta menjadikan shalawat dan doa sebagai kekuatan spiritual utama dalam membangun bangsa dan daerah.
Rangkaian kegiatan “Mengetuk Pintu Langit” ini berjalan dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan.
Momentum ini menjadi bukti nyata sinergi antara GP Ansor, Ishari NU, badan otonom NU, pemerintah, serta seluruh masyarakat dalam menguatkan persatuan, melestarikan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, serta memohon keberkahan bagi Kabupaten Probolinggo dan kesuksesan Muktamar NU Tahun 2026. (*)
- Penulis: Abdul Jalal
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar