Program SAUM LDNU Probolinggo Sapa Santri di Pondok Romadlon Wonomerto
- calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
WONOMERTO – Pengurus Cabang Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (PC LDNU) Kabupaten Probolinggo bersama Komunitas Dai Muda (KODAMA) Wonomerto menggelar kegiatan silaturrahim dan dakwah melalui program SAUM (Sapa Ummat LDNU) dalam rangkaian Pondok Romadlon RA, MI, dan MTs Terpadu Miftahul Ulum Tunggak Cerme, Wonomerto, Selasa, (3/3/2026) malam.
Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar LDNU dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus membumikan dakwah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di tengah masyarakat, khususnya pada momentum bulan suci Ramadhan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Miftahul Ulum, Muh. Mushlih, Ketua MWCNU Wonomerto, M. Muhsin, serta Ketua PC LDNU Kabupaten Probolinggo, Jamaluddin Al Ghozi.
Dalam sambutannya, Kyai Muh. Mushlih menyampaikan apresiasi atas kehadiran PC LDNU dan KODAMA Wonomerto yang turut membersamai kegiatan Pondok Romadlon. Menurutnya, sinergi antara lembaga dakwah dan lembaga pendidikan menjadi kunci dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, serta berhaluan Aswaja.
“Pondok Romadlon bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang pembinaan ruhani bagi para siswa sejak usia dini. Kehadiran LDNU melalui program SAUM ini menjadi energi positif bagi kami,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MWCNU Wonomerto, M. Muhsin, M.Pd., menegaskan pentingnya kolaborasi antarbanom dan lembaga di lingkungan NU dalam merawat tradisi keilmuan serta memperkuat karakter santri. Ia berharap program SAUM dapat terus berlanjut sebagai agenda rutin yang menyentuh langsung umat.
Ketua PC LDNU Kabupaten Probolinggo, Ust. Jamaluddin Al Ghozi, M.Pd., menjelaskan bahwa SAUM merupakan program dakwah yang dirancang untuk mendekatkan LDNU dengan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan persuasif.
“LDNU hadir tidak hanya di mimbar-mimbar besar, tetapi juga di lembaga pendidikan, majelis taklim, dan komunitas masyarakat. Dakwah harus menyapa, merangkul, dan memberi solusi,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, para dai KODAMA Wonomerto turut menyampaikan tausiyah keagamaan yang menekankan pentingnya adab dalam menuntut ilmu, keutamaan ibadah di bulan Ramadhan, serta penguatan akidah Aswaja bagi generasi muda.
Suasana silaturrahim berlangsung hangat dan penuh kekhidmatan. Para siswa, dewan guru, serta jamaah yang hadir mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias dan khidmat.
Melalui program SAUM, PC LDNU Kabupaten Probolinggo berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan dakwah yang moderat, santun, dan mencerahkan sebagai bagian dari kontribusi nyata Nahdlatul Ulama dalam membangun peradaban umat.
- Penulis: Ansori MP

Saat ini belum ada komentar