SMK NU Bantaran: Mencetak Teknisi Multimedia Berkarakter Khaira Ummah
- calendar_month Senin, 16 Feb 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PROBOLINGGO – LP Ma’arif NU Kabupaten Probolinggo terus memperkuat sektor pendidikan vokasi melalui SMK NU Bantaran yang memfokuskan diri pada pencetakan generasi muslim Khaira Ummah.
Sekolah yang berlokasi di wilayah strategis Bantaran ini, memadukan keahlian teknologi multimedia dengan fondasi karakter santri guna menjawab tantangan dunia kerja global.
Institusi ini mematok visi besar untuk menjadi pusat pendidikan dan pelatihan kejuruan yang unggul. Sehingga lulusannya tidak hanya kompeten secara teknis tetapi juga lahir sebagai sebaik-baiknya umat yang bermanfaat bagi masyarakat.
Di tengah tantangan era digital dan persaingan global, SMK NU Bantaran terus mengukuhkan perannya sebagai lembaga pendidikan yang konsisten mencetak lulusan kompeten sekaligus berakhlakul karimah.
Dengan visi besar itu, sekolah ini menargetkan lahirnya sosok muslim yang Khaira Ummah—sebaik-baiknya umat yang bermanfaat bagi sesama.
Keunggulan Teknologi Berbasis Karakter
SMK NU Bantaran berfokus pada pengembangan Bidang Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Teknik Otomotif. Pada Program Keahlian Teknik Komputer dan Informatika (Multimedia), siswa dibekali keterampilan desain grafis, animasi 3D, dan visual effects. Sementara pada Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan, siswa mempelajari perawatan, perbaikan, dan teknologi kendaraan sesuai kebutuhan industri. Seluruh siswa juga dibekali jiwa entrepreneur agar mampu berinovasi, mandiri, dan siap menghadapi dunia kerja maupun berwirausaha.
“Kami menyiapkan tamatan yang memiliki keunggulan dalam kedisiplinan dan kejujuran untuk memenuhi kebutuhan industri maupun berwirausaha mandiri,” tulis profil sekolah tersebut.
Nafas Pesantren dalam Kurikulum Kejuruan
Nuansa Nahdliyin terasa sangat kental dan menjadi denyut nadi harian di SMK NU Bantaran. Tidak seperti sekolah kejuruan pada umumnya yang hanya mengejar hard skill, sekolah ini mengintegrasikan nafas pesantren ke dalam kurikulumnya melalui kegiatan pengembangan diri yang religius.
Setiap hari, para siswa dibiasakan dengan aktivitas spiritual seperti Sholat Dhuha berjamaah, pembacaan Surat Al-Waqi’ah, hingga Sholat Fardhu berjamaah. Hal ini dilakukan untuk membangun fondasi karakter yang kokoh sebelum mereka terjun ke dunia industri
Pada aspek kompetensi, SMK NU Bantaran memfokuskan diri pada pengembangan Bidang Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Teknik Otomotif. Melalui Program Keahlian Teknik Komputer dan Informatika (Multimedia), para siswa dibekali keterampilan teknis mulai dari pengoperasian perangkat lunak desain ilustrasi digital, desain web, hingga penguasaan animasi 2D dan 3D serta visual effects. Sementara itu, pada Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan, siswa dibekali kompetensi perawatan, perbaikan, dan pemahaman teknologi kendaraan sesuai standar industri, sehingga lulusan memiliki kesiapan kerja sekaligus kemampuan berwirausaha.
Keterampilan modern ini dipadukan dengan strategi pembelajaran aktif di mana guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong kreativitas dan kemandirian siswa.
Aksesibilitas bagi Warga Nahdliyin
Kehadiran SMK NU Bantaran yang berlokasi di Jl. Raya II Bantaran-Probolinggo merupakan solusi bagi masyarakat sekitar. Letaknya yang strategis menjadi jawaban bagi lulusan SMP/MTs di wilayah Bantaran dan Kuripan yang terkendala jarak dan biaya transportasi menuju sekolah negeri atau swasta lainnya.
Saat ini, sekolah telah mendidik sebanyak 211 siswa (Semester 2025/2026 Ganjil) berdasarkan data pokok pendidikan, yang terbagi dalam tingkat X hingga XII. Kepercayaan masyarakat ini terus dijaga melalui kolaborasi erat antara pihak sekolah, orang tua, dan pengurus Yayasan Nahdlatul Ulama Ma’arif.
Menuju Standar Internasional
Meski berbasis nilai lokal dan pesantren, SMK NU Bantaran tetap mematok standar tinggi. Sekolah ini tengah menyiapkan diri menuju implementasi SMM ISO: 14000 dan berkomitmen pada pelestarian lingkungan melalui konsep Green, Clean, and Healthy.
Dengan kerjasama tim guru yang solid, kepemimpinan Kepala Sekolah Abu Tholib, M.Kom dan dukungan Ketua Yayasan Drs. Subadri, SMK NU Bantaran optimis dapat terus mencetak SDM unggul yang mampu bersaing di era global tanpa kehilangan jati diri sebagai santri. (*)
- Penulis: adminnuprob

Saat ini belum ada komentar