Target Rampung Akhir Tahun, Banom NU Kuripan Gotong Royong Tata Kantor MWC
- calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KURIPAN– Suasana guyub dan semangat gotong royong menyelimuti area kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWCNU Kuripan, Minggu (19/4/2026) pagi. Sejumlah pengurus bersama jajaran Badan Otonom (Banom) NU tampak bahu-membahu dalam aksi kerja bakti untuk menata dan meratakan area depan teras kantor.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi buta ini tidak hanya sekadar bersih-bersih biasa. Fokus utama para relawan adalah melakukan pemerataan lahan di bagian depan teras dan area yang berbatasan langsung dengan jalan raya.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Lokasi kantor yang berada tepat di pinggir jalan utama menuntut penataan yang rapi agar aktivitas pembangunan maupun keberadaan material tidak mengganggu arus lalu lintas di depan kantor.
Ketua Panitia Pembangunan, Sudirman, menjelaskan bahwa aksi kolaboratif ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran panitia sendiri hingga anggota Banom NU, dengan dukungan kuat dari kader-kader Ansor.
Untuk memastikan pekerjaan berjalan efektif, para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil dengan pembagian tugas yang spesifik.
“Kami bagi per kelompok supaya lebih kompak dan fokus. Ada yang menangani perataan tanah, ada juga yang memastikan area jalan tetap bersih agar pengendara yang lewat tidak terganggu,” ujar Sudirman di sela-sela kegiatannya.
Lebih lanjut, Sudirman menekankan bahwa percepatan pemeliharaan kantor ini merupakan kebutuhan mendesak. Selain untuk menjaga ketertiban lalu lintas, kantor MWC NU ini diproyeksikan menjadi pusat kegiatan yang multifungsi bagi masyarakat luas.
“Harapannya, tempat ini bukan sekadar kantor administratif, tapi bisa jadi sarana bagi umat untuk singgah, melaksanakan sholat, beristirahat sejenak, hingga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial warga NU, khususnya di wilayah Kuripan,” tambahnya.
Meski dilakukan secara bertahap, Sudirman menargetkan seluruh proses pembangunan dan penataan ini bisa rampung sepenuhnya pada akhir tahun ini.
Ia pun menitipkan pesan kuat kepada seluruh elemen NU, termasuk Tokoh Agama (Toga) dan Tokoh Masyarakat (Tomas), untuk tetap konsisten dalam bergerak.
“Pesan saya kepada teman-teman panitia, Banom, dan para tokoh: kita harus tetap bergerak secara kompak. Biarpun langkah kita pelan, yang penting jangan berhenti. Dengan terus bergerak bersama, insyaallah pembangunan ini cepat selesai dan manfaatnya bisa segera dirasakan oleh warga NU Kuripan,” pungkasnya dengan nada optimis.
Dengan semangat “biar lambat asal selamat dan tepat,” aksi kerja bakti ini menjadi bukti nyata bahwa kekuatan jamaah dan jam’iyah di Kuripan masih sangat solid dalam membangun fasilitas umat. (*)
- Penulis: Agus Budi Cahyono
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar