Terima SK PBNU, PCNU Probolinggo Susun Dua Jadwal Krusial Ini
- calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PROBOLINGGO– Gerak cepat langsung ditunjukkan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Kabupaten Probolinggo setelah resmi mengantongi Surat Keputusan (SK) dari PBNU. Tak ingin membuang waktu, nakhoda baru PCNU Probolinggo mulai menyusun jadwal krusial, mulai dari pelantikan massal hingga pelaksanaan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab).
Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menegaskan bahwa sesuai dengan aturan organisasi, prosesi pelantikan pengurus harus dilaksanakan maksimal tiga bulan sejak SK diterima pada 7 April lalu.
“Sesuai ketentuan, pelantikan harus dilaksanakan maksimal tiga bulan setelah SK diterima. Ini menjadi komitmen kami untuk segera melegalkan gerak organisasi secara menyeluruh,” ujar Kiai Teguh dalam Istigasah dan Sosialisasi Musyawarah Ranting NU, Sabtu (18/4/2026).
Pelantikan Massal dan Sinergi Lembaga
Pelantikan kali ini direncanakan akan digelar secara kolaboratif. Kiai Teguh menginstruksikan agar pelantikan pengurus harian PCNU dilakukan bersamaan dengan seluruh jajaran ketua dan pengurus lembaga di bawah naungan PCNU Kabupaten Probolinggo.
Langkah ini diambil untuk membangun kemistri dan kesolidan antar-lini sejak hari pertama dikukuhkan. Sebagai langkah awal, dalam waktu dekat PCNU akan memanggil kembali para ketua lembaga untuk melakukan koordinasi teknis dan penyelarasan visi.
“Dalam waktu dekat, ketua-ketua lembaga akan kami undang lagi untuk pemantapan koordinasi,” tambahnya.
Satu Kepanitiaan dengan Muskercab
Untuk efisiensi dan efektivitas kerja, PCNU Probolinggo memutuskan untuk membentuk satu kepanitiaan besar (ad-hoc) yang akan menangani dua agenda besar sekaligus: Pelantikan dan Muskercab I.
Penyatuan kepanitiaan ini dimaksudkan agar setelah prosesi pelantikan selesai, para pengurus bisa langsung tancap gas merumuskan program kerja strategis dalam forum Muskercab tanpa terjeda kendala teknis.
“Kami akan bentuk panitia yang menjadi satu kesatuan dengan kepanitiaan Muskercab. Jadi, semangatnya adalah efisiensi gerak agar kerja-kerja khidmah bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh warga NU di Probolinggo,” tegas Kiai Teguh.
Kini, PCNU Probolinggo siap memulai babak baru pengabdian. (*)
- Penulis: adminnuprob

Saat ini belum ada komentar