Breaking News
dark_mode
Trending

Tiga PCNU Probolinggo Ziarah Muassis dan Muharrik NU, Sambut Satu Abad NU

  • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PROBOLINGGO- Peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (1926–2026) di Probolinggo, Jatim, diperingati dengan Ziarah Muassis & Muharrik NU, Sabtu (24/1/2026).

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Kraksaan, PCNU Kabupaten Probolinggo, dan PCNU Kota Probolinggo, berziarah ke maqbaroh KH Moh Hasan Sepuh Genggong, KH Moh Hasan Saifouridzall, KH Zaini Mun’im, dan KH Hasan Abdul Wafie.

Kegiatan ini menjadi momentum spiritual sekaligus historis untuk mengenang jasa para ulama besar yang telah meletakkan fondasi perjuangan NU di wilayah tersebut.

Acara ini juga dihadiri oleh pengurus PWNU Jawa Timur, KH Ahsanul Haq, yang memberikan arahan dan doa bersama.

Kehadiran beliau menegaskan bahwa ziarah ini bukan sekadar agenda lokal, melainkan bagian dari gerakan besar NU dalam menyongsong abad kedua.

Perjalanan Ziarah Empat Ulama Besar NU

Rombongan ziarah menelusuri makam empat tokoh penting NU yang dikenal sebagai muassis dan muharrik.

Perjalanan dimulai dari KH Moh Hasan Sepuh Genggong, ulama kharismatik pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong.

Santri Syaikhona Kholil Bangkalan ini tercatat sebagai tokoh pendukung lahirnya NU bersama KH Hasyim Asy’ari. Khalifah kedua Ponpes Zainul Hasan Genggong ini merupakan Rais pertama PCNU Kraksaan yang mulai berdiri 1930.

Ziarah kemudian dilanjutkan ke KH Hasan Saifouridzall, putra KH Hasan Sepuh sekaligus pengasuh Pesantren Genggong generasi berikutnya.

Pernah dua periode menjadi Rais PCNU Kraksaan, KH Hasan Saifouridzal dikenal sebagai ulama visioner yang memperkuat NU.

Rombongan kemudian bergerak menuju KH Zaini Mun’im di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton. KH Zaini Mun’im adalah ulama pejuang yang aktif dalam perjuangan kemerdekaan.

Pendiri Ponpes Nurul Jadid ini membuktikan bahwa NU tidak hanya berjuang di ranah keilmuan, tetapi juga di garis depan perjuangan bangsa.

Pesantren Nurul Jadid yang beliau dirikan kini berkembang pesat sebagai pusat pendidikan dan kaderisasi NU.

Perjalanan ziarah ditutup di KH Hasan Abdul Wafi, ulama besar pencipta Shalawat Nahdliyah yang kini menjadi identitas spiritual warga NU.

Beliau dikenal sebagai “Macan Bahtsul Masail” di PBNU karena kepakarannya dalam fikih.

Makna Ziarah dalam Menyongsong Abad Kedua NU

Kegiatan ini bukan sekadar penghormatan, tetapi juga refleksi atas perjuangan para ulama NU. Dengan ini, warga Nahdliyyin diajak meneladani keikhlasan para muassis, menyatukan langkah dalam menyongsong abad kedua NU, serta memperkuat tradisi keilmuan, spiritualitas, dan kebangsaan.

Sinergi tiga PCNU di Probolinggo Raya bersama PWNU Jawa Timur menunjukkan bahwa NU di Tapal Kuda memiliki peran strategis dalam menjaga tradisi dan memperkuat gerakan kebangsaan.

Ziarah ini menjadi simbol konsolidasi spiritual dan sosial, sekaligus peneguhan identitas NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia yang terus relevan sepanjang zaman. (*)

  • Penulis: M Iqbal

Komentar (1)

  • MahrusMahrus

    Di Nurul Jadid ada putra KH Zaini Mun’im yang juga dikenal sebagai penggagas Robhitoh Ma’ahid Islamiyyah (RMI) beliau juga salah satu ketua PBNU era Gusdur, alm. Drs. KH. Abdul Wahid Zaini, putra ke 2 dari KH. Zaini Mun’im dan pengasuh ketiga PP. Nurul Jadid

    Balas24 Januari 2026 20:57

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMG

    Menjaga Turats Pesantren, Disperpusip Jatim Data Naskah Kuno di Probolinggo

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Provinsi Jawa Timur melakukan pendataan naskah kuno di Pondok Pesantren Raudlatul Muta’allimien, Jalan Mastrip Nomor 118, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Kamis (17/9/2026). Pendataan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar menjaga turats atau khazanah keilmuan yang diwariskan para ulama terdahulu. Tim Disperpusip mencatat keberadaan, kepemilikan, kondisi fisik, serta kebutuhan preservasi […]

  • Ffaef537 866a 4ef5 a1b1 e7e92cec26b5

    Peringati Harlah ke-76, Fatayat NU Wonomerto Teguhkan Peran Perempuan untuk Peradaban

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    WONOMERTO – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-76 Fatayat NU yang dirangkai dengan halal bihalal berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di Kantor MWCNU Wonomerto, Minggu (27/04/2026). Mengusung tema “Maju Bersama, Menguat Bersama, untuk Perempuan Indonesia dan Peradaban Dunia,” kegiatan ini diselenggarakan oleh PAC Fatayat NU Kecamatan Wonomerto bersama Ranting Fatayat NU Kareng Kidul, serta dihadiri berbagai […]

  • WhatsApp Image 2026 01 12 at 12.30.51 41d3c10e (1)

    Fatayat NU Probolinggo Luncurkan Program “Fatayat NU Peduli”

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Probolinggo resmi meluncurkan program Fatayat NU Peduli pada Sabtu (10/01/2026). Program ini dirancang sebagai gerakan sosial untuk memperkuat kepedulian, meningkatkan solidaritas, serta memperluas layanan kemanusiaan bagi masyarakat. Sofia, Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo menyampaikan bahwa “Fatayat NU Peduli” diharapkan menjadi wadah keterlibatan aktif kader perempuan muda NU dalam […]

  • Photo 6098174895817691715 y

    Hadiri Silatnas Sedunia, LAZISNU Probolinggo Kawal Gerakan Filantropi NU

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Dewi Puspa
    • 0Komentar

    JOMBANG— Momentum Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama menjadi ajang konsolidasi akbar bagi penggerak zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Nahdlatul Ulama dari seluruh penjuru dunia. Sebanyak 400 amil perwakilan LAZISNU tingkat PCNU, PWNU, hingga PCINU luar negeri berkumpul dalam ajang Silaturahmi Nasional (Silatnas) LAZISNU Sedunia di Aula Kompleks Pondok Pesantren Darul Ulum, Peterongan, Jombang, Sabtu (29/8/2026). Ketua […]

  • Madinah

    Madinah dan Tangis yang Tak Pernah Usai: Sebuah Catatan Perpisahan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle H. Ahmad Zaini
    • 0Komentar

    Oleh: H. Ahmad Zaini MADINAH – Setelah menjalani rangkaian Ibadah Arbain, langkah kaki jemaah haji kloter awal asal Probolinggo kini telah meninggalkan pelataran Masjid Nabawi, Jumat lalu. Rombongan bergeser dari Madinah menuju Makkah untuk menunaikan tahapan ibadah haji selanjutnya. Namun, meski fisik telah bergerak menjauh, ada getaran batin yang masih tertinggal di sudut-sudut kota Nabi. […]

  • Photo 6215100376814391403 y

    PCNU Probolinggo-Pascasarjana UNUJA Komitmen Dongkrak Kualitas Guru

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO–PCNU Kabupaten Probolinggo bergerak cepat mematangkan implementasi kerja sama strategis dengan Pascasarjana Universitas Nurul Jadid atau UNUJA Probolinggo. Sinergi ini antara lain difokuskan untuk mendongkrak kualitas mutu kelembagaan serta kapasitas ratusan guru di wilayah khidmah PCNU Kabupaten Probolinggo. Langkah serius tersebut ditandai dengan digelarnya Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di […]

expand_less