PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo Dorong Transformasi Organisasi melalui Capacity Building,Perkuat organisasi dari tingkat ranting
- calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PROBOLINGGO — Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Probolinggo terus mendorong penguatan kapasitas organisasi hingga tingkat akar rumput melalui kegiatan Capacity Building bagi Pengurus Ranting dan Majelis Taklim.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo, Sofia, M.Pd, mengatakan bahwa penguatan kapasitas pengurus menjadi bagian penting dalam membangun organisasi yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
«“Kami ingin transformasi Fatayat NU tidak hanya terlihat dari sisi struktur organisasi, tetapi juga dari kualitas tata kelola dan kemampuan kader dalam menghadirkan program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, penguatan kapasitas pengurus ranting dan majelis taklim menjadi bagian penting dari ikhtiar kami membangun Fatayat NU yang berdaya,” ujar Sofia.»
Menurut Sofia, ranting dan majelis taklim memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, pengurus perlu memiliki kemampuan dalam mengelola organisasi, membangun jejaring, membaca potensi lokal, serta mengembangkan program pemberdayaan yang berkelanjutan.
«“Majelis taklim jangan hanya menjadi ruang berkumpul dan menjalankan kegiatan rutin. Kita ingin majelis taklim juga menjadi ruang edukasi, kolaborasi, dan pemberdayaan yang mampu menggerakkan potensi perempuan dan masyarakat di lingkungannya,” tambahnya.»
Kegiatan tersebut mengusung tema “Transformasi Organisasi Menuju Fatayat NU Berdaya: Menguatkan Tata Kelola, Menggerakkan Pemberdayaan, Memperluas Dampak.”
Capacity building ini dirancang sebagai ruang pembelajaran dan penguatan bagi pengurus ranting serta majelis taklim, terutama dalam aspek tata kelola organisasi dan strategi pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Hadir sebagai narasumber Sekretaris PW Fatayat NU Jawa Timur, Robiah Al Adawiyah, M.Pd. Ia menyampaikan dua materi utama, yakni “Penguatan Tata Kelola dan Administrasi Organisasi yang Profesional, Efektif, dan Akuntabel” serta “Strategi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Majelis Taklim melalui Kolaborasi dan Penguatan Potensi Lokal.”
Materi tersebut menekankan pentingnya administrasi dan tata kelola organisasi yang tertib, efektif, serta akuntabel. Di sisi lain, peserta juga mendapatkan penguatan mengenai pentingnya membangun kolaborasi dan mengoptimalkan potensi lokal sebagai basis pemberdayaan masyarakat.
Sofia menegaskan bahwa kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan, tetapi berlanjut menjadi gerakan nyata di masing-masing wilayah.
«“Ukuran keberhasilan kegiatan ini bukan hanya ketika peserta memahami materi, tetapi ketika setelah kembali ke wilayahnya masing-masing muncul inisiatif, kolaborasi, dan program yang memberikan manfaat nyata. Dari sinilah kami ingin membangun Fatayat NU yang semakin kuat secara organisasi dan semakin luas dampaknya bagi masyarakat,” tegas Sofia.»
Melalui penguatan tata kelola, peningkatan kapasitas kader, dan pemberdayaan berbasis potensi lokal, PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang profesional sekaligus dekat dengan kebutuhan masyarakat.
- Penulis: Siti Nurhaliza

Saat ini belum ada komentar