Lailatul Ijtima’ MWC NU Wonomerto: Syiar Masjid ke Masjid, Perkuat Ikatan Umat
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
WONOMERTO– Upaya memperkuat ikatan emosional antara Nahdlatul Ulama (NU) dengan masyarakat terus digelorakan oleh MWC NU Wonomerto melalui kegiatan rutin Lailatul Ijtima’ yang dilaksanakan setiap malam tanggal 15 Hijriyah.
Pada pelaksanaan Rabu (29/4/2026), kegiatan dipusatkan di Kantor MWC NU Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo dengan melibatkan jajaran pengurus, lembaga, dan badan otonom (BANOM) dari tingkat MWC hingga ranting.
Ketua Tanfidziyah MWC NU Wonomerto, Kyai Muhammad Muhsin, M.Pd., menegaskan bahwa Lailatul Ijtima’ bukan sekadar forum rutin, melainkan strategi syiar yang dirancang untuk menjangkau seluruh masjid di wilayah Wonomerto secara bergiliran.
“Awalnya kegiatan ini sudah ada di kepengurusan sebelumnya. Kemudian kami kembangkan dengan konsep keliling, menyapa masjid ke masjid. Tujuannya agar NU bisa hadir langsung di tengah masyarakat, berinteraksi dengan takmir dan warga sekitar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam satu desa terdapat lebih dari satu masjid, sehingga pelaksanaan dilakukan secara bergantian setiap bulan. Meski dalam dua tahun terakhir belum seluruh masjid terjangkau, program ini tetap berjalan konsisten sebagai bagian dari penguatan jaringan keumatan.
“Kalau hubungan emosional antara NU dan masjid itu terputus, tentu sangat disayangkan. Maka kegiatan ini menjadi ikhtiar untuk membangun ikatan batin yang kuat, baik secara spiritual maupun sosial,” tambahnya.
Kegiatan Lailatul Ijtima’ juga diisi dengan pembacaan kitab Risalah Ahlussunnah wal Jamaah karya Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari yang dipimpin oleh KH. Syuhada’ Nasrullah selaku Mustasyar MWC NU Wonomerto yang juga bagian dari Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo.
Hadir dalam kegiatan ini jajaran Syuriah dan Tanfidziyah MWC NU Wonomerto, para Mustasyar, A’wan, pengurus ranting NU se-Wonomerto, hingga unsur penyuluh agama Islam. Kehadiran lintas struktur ini menunjukkan kuatnya sinergi organisasi dalam menjaga tradisi keilmuan dan kebersamaan warga Nahdliyin.
Ke depan, MWC NU Wonomerto berharap cakupan kegiatan Lailatul Ijtima’ dapat diperluas, tidak hanya menyasar seluruh masjid, tetapi juga semakin memperdalam peran NU dalam pembangunan spiritual dan sosial masyarakat. (*)
- Penulis: Moch. Sulaiman
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar