Breaking News
dark_mode
Trending

PC Fatayat NU Probolinggo Audiensi ke DP3AP2KB, Dorong Kolaborasi Pendampingan Perempuan dan Anak

  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Probolinggo menerima audiensi Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Probolinggo bersama Lembaga Konsultasi dan Perlindungan Perempuan dan Anak (LKP3A), Rabu (7/1/2026). Audiensi tersebut menjadi langkah awal penguatan sinergi dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kabupaten Probolinggo.

Rombongan PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo dipimpin Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo Sofia didampingi Ketua LKP3A Fatayat NU Athik Hosniati beserta jajaran pengurus. 

Kedatangan rombongan disambut Kepala DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo A’at Kardono yang didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Rigustina, Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Ketahanan Keluarga dr. Adi Nugroho WD., serta Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan Dian Rachmawati.

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo A’at Kardono menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kepedulian Fatayat NU terhadap isu perempuan dan anak. Keterlibatan organisasi perempuan berbasis keagamaan memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah daerah.

“Kami sangat mengapresiasi Fatayat NU Kabupaten Probolinggo yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Sinergi dengan organisasi masyarakat, khususnya organisasi keagamaan, sangat kami butuhkan untuk memperkuat program di lapangan,” ujarnya.

A’at menambahkan audiensi ini menjadi titik awal penyelarasan program antara DP3AP2KB dan Fatayat NU agar dapat berjalan searah hingga ke tingkat desa. Dengan kolaborasi tersebut, pemerintah daerah akan memiliki jejaring relawan yang lebih luas dalam mendukung pelaksanaan program.

“Ke depan, program-program yang ada akan kita selaraskan agar dapat bersinergi di lapangan. Dengan begitu, kami memiliki dukungan kader dan relawan yang siap membantu menyukseskan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk perundungan dan permasalahan sosial lainnya. “Kader Fatayat NU diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam melakukan pencegahan, pendampingan hingga edukasi kepada masyarakat,” tambahnya.

Sementara Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo Sofia menegaskan kesiapan organisasinya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Fatayat NU tidak hanya bergerak dalam bidang keagamaan, tetapi juga aktif dalam isu sosial, khususnya perempuan dan anak.

“Fatayat NU siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Audiensi ini menjadi ruang penting untuk menyelaraskan program kerja Fatayat NU dengan kebijakan pemerintah agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Sofia menjelaskan Fatayat NU memiliki jaringan kader hingga tingkat desa yang siap mendukung berbagai program, mulai dari pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penguatan edukasi keluarga hingga peningkatan kapasitas perempuan di tingkat akar rumput.

Hal senada disampaikan Ketua LKP3A Fatayat NU Kabupaten Probolinggo Athik Hosniati. Ia menegaskan lembaganya siap berperan aktif dalam pendampingan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak secara komprehensif.

“LKP3A Fatayat NU berkomitmen memberikan pendampingan mulai dari konseling, rujukan hukum hingga pemulihan psikososial. Sinergi dengan pemerintah daerah sangat penting agar penanganan kasus dapat dilakukan secara terpadu,” jelasnya.

Melalui audiensi ini, DP3AP2KB dan PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo berharap terbangun kerja sama yang berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak serta berkeadilan gender di Kabupaten Probolinggo. 

  • Penulis: Siti Nurhaliza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2

    JQH Probolinggo Kenalkan Metode Tartila: Cara Asyik Santri Belajar Tajwid

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Ansori
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO— Menghadapi tantangan zaman modern, metode pengajaran mengaji di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dituntut untuk bertransformasi menjadi lebih sistematis, efektif, namun tetap menyenangkan bagi anak-anak tanpa mengabaikan kaidah ilmu tajwid. Menjawab tantangan tersebut, JQH PCNU Kabupaten Probolinggo menggelar Diklat Guru Al-Qur’an Metode Tartila yang diikuti oleh sekitar 50 guru TPQ utusan dari berbagai kecamatan se-Kabupaten […]

  • IMG 20260523 WA0026

    Konsisten! GP Ansor Kuripan Rawat Tradisi Lewat Rijalul Ansor

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Agus Budi Cahyono
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO- Konsistensi merawat tradisi Ahlussunnah wal Jamaah terus ditunjukkan oleh PAC GP Ansor Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Melalui MDS Rijalul Ansor yang digelar rutin di Kantor MWCNU setempat, mereka menyatukan visi para tokoh agama dan pemerintah demi membangun daerah yang maslahat. “Kami ingin menyatukan visi untuk Kuripan yang ‘Adem’ (aman, damai, tenteram) dan sejahtera. Kolaborasi […]

  • IMG 20260220 WA0059

    Dakwah Binnidzom

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    SELASA lalu saya mengadiri peluncuran Sentra Syiar Ramadan NU sekaligus Pelepasan Dai Muda Ramadhan oleh Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama atau LDNU di Pondok Pesantren Nahdlatul Muta’allimin. Sentra Syiar Ramadan dipusatkan di masjid dan musala. Korps Dai Muda atau KODAMA NU yang digembleng dalam Diklat Dai Milenial pada akhir 2025, ada di sentra itu. Mereka dibekali […]

  • IMG 20260212 WA0011

    Polemik Lima Hari Sekolah di Probolinggo, Bagaimana Nasib Madin dan Siswa SD?

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Rencana penerapan lima hari sekolah di Kabupaten Probolinggo, Jatim, memicu diskusi panjang antara kebijakan birokrasi dan pelestarian pendidikan keagamaan. Menanggapi hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD pada Rabu (11/02/2026), berikut adalah rangkuman tanya-jawab untuk memperjelas duduk perkara bagi orang tua dan tenaga pendidik. Apakah benar ada kebijakan lima hari sekolah dari Dinas Pendidikan? […]

  • Images

    Catatan Perjalanan Haji: ‘Drama’ Aplikasi Nusuk dan Tangis di Madinah

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle H. Ahmad Zaini
    • 0Komentar

    Oleh: H. Ahmad Zaini MADINAH – Menjadi pelayan tamu Allah (Dhuyufurrahman) memang penuh warna. Bukan hanya soal membimbing ibadah, tapi juga harus siap menjadi teknisi dadakan hingga penengah urusan rumah tangga jemaah. Pengalaman unik ini saya alami sendiri saat mendampingi rombongan jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo di bawah payung Masjid Nabawi, Kota Madinah, yang megah. […]

  • B881b65a 54d9 435a afd3 c53a8706f3f4

    Peringati Harlah, Fatayat NU Dringu Gandeng PMI Gelar Aksi Donor Darah

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    DRINGU – Semangat kemanusiaan menjadi warna utama dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) Fatayat NU ke-76 tahun ini. Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Dringu menggelar aksi sosial donor darah yang bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Probolinggo. Sabtu, 25 April 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Desa Ngepoh, Kecamatan Dringu, ini menarik […]

expand_less