Breaking News
dark_mode
Trending

Kader Probolinggo Menguat di Level Wilayah, 10 Nama Resmi Dilantik di PKC PMII Jatim 2026-2028

  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebanyak sepuluh kader PC PMII Probolinggo resmi dilantik dalam kepengurusan Pengurus Koordinator Cabang PMII Jawa Timur masa khidmat 2026–2028, Sabtu (14/2/2026). Pelantikan yang digelar di Asrama Haji Surabaya itu menjadi momentum konsolidasi kader se-Jawa Timur sekaligus penegasan peran cabang dalam menguatkan struktur wilayah.

Adapun sepuluh kader yang dilantik yakni Abdur Rozak, Abdur Rahmad, Badrul Nurul Hisyam, Ahmad Rifa’i, Ahmadi, Dendi Junaidi, Dedi Bayu Angga, Zairotul Hasanah, Arina Rosada NM, dan Ahmad Syaifuddin. Kehadiran mereka di level wilayah dinilai sebagai bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar untuk membawa semangat gerakan Probolinggo ke panggung Jawa Timur.

Abdur Rozak, mantan Ketua Umum PC PMII Probolinggo 2024–2025 yang kini menjabat Sekretaris Umum PKC PMII Jawa Timur, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda administratif organisasi.

“Pelantikan ini bukan soal jabatan, tetapi soal keberanian mengambil tanggung jawab sejarah. Kader Probolinggo harus hadir membawa gagasan, bukan hanya nama. Kita ingin memastikan bahwa setiap posisi yang diamanahkan benar-benar memberi dampak bagi masyarakat,” tegas Abdur Rozak.

Menurutnya, keterlibatan kader di tingkat wilayah harus dimaknai sebagai ruang perjuangan yang lebih luas untuk mengartikulasikan kepentingan daerah. Ia mendorong agar kader PMII tidak berhenti pada simbol representasi, melainkan tampil sebagai motor penggerak perubahan.

“Kita tidak boleh puas hanya karena berada di struktur wilayah. Tantangannya adalah bagaimana melahirkan pemikiran yang solutif, menyentuh isu kemiskinan, pendidikan, hingga penguatan sumber daya manusia di Probolinggo. Jabatan harus melahirkan kebermanfaatan,” ujarnya.

Rozak juga menekankan pentingnya menjaga idealisme gerakan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. Ia berharap sinergi antara kader di tingkat cabang dan wilayah semakin solid, sehingga arah program organisasi tetap sejalan dengan kebutuhan riil masyarakat.

Pelantikan ini sekaligus menjadi penanda semakin menguatnya kontribusi kader PMII Probolinggo di level Jawa Timur. Dengan komposisi kader yang kini berada di struktur wilayah, tantangan berikutnya adalah membuktikan kapasitas intelektual, integritas moral, serta komitmen gerakan dalam merawat tradisi kritis dan keberpihakan pada masyarakat.

  • Penulis: Siti Nurhaliza

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2022 06 30 at 08.52.40

    Menyulut Kemandirian Ekonomi, Membuka Kran Partisipasi Publik, Majukan Pesantren

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Setelah menguliti dapur birokrasi dan ketatnya pengawasan APBD pada serial kedua, kini kita tiba pada muara paling krusial dari Perda tentang Fasilitasi Pesantren Kabupaten Probolinggo: bagaimana regulasi ini menyulut kemandirian ekonomi pondok dan sejauh mana masyarakat sipil bisa ikut terlibat? Merujuk pada draf hukum yang disahkan, payung hukum ini mengombinasikan jaminan bantuan finansial serta […]

  • IMG 20260312

    PAC IPNU-IPPNU Bantaran Probolinggo Dorong Pelajar Berpikir Progresif

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    BANTARAN – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU–IPPNU Bantaran menggelar kegiatan talk show yang dikemas dalam buka puasa bersama (bukber) sebagai upaya memperkuat kaderisasi pelajar NU di Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, Ahad (8/3/2026) di Kantor MWC NU Bantaran, Desa Tempuran. Kegiatan ini diikuti sekitar 30 peserta yang terdiri dari kader Bantaran serta anggota pimpinan komisariat dari […]

  • Muslimat

    Adaptif Zaman, Muslimat NU Probolinggo Latih Dakwah Digital dan AI

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    BANTARAN – Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Probolinggo terus berikhtiar memperkuat kapasitas para kadernya di era transformasi digital. Langkah strategis ini diwujudkan melalui Pelatihan Dakwah Digital yang digelar di Kantor PC Muslimat NU Kabupaten Probolinggo, Desa Tempuran, Kecamatan Bantaran, Minggu (2/8/2026). Kegiatan ini menjadi pijakan penting untuk mendorong pemanfaatan teknologi informasi sebagai […]

  • 17d58f23 e8ed 4575 ba11 117f3547559c

    Kasus Santri Dibanting dan Bayi Diikat di Daycare, Sofia: Ini Alarm Darurat Perlindungan Anak

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Probolinggo, 28 April 2026 – Kasus kekerasan terhadap anak kembali menjadi perhatian publik nasional setelah insiden santri yang dibanting oleh guru ngaji di Kota Probolinggo serta viralnya praktik pengikatan balita di sebuah daycare di Yogyakarta. Dua peristiwa ini menunjukkan bahwa anak-anak masih rentan mengalami kekerasan, bahkan di ruang yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi […]

  • Merto

    Lailatul Ijtima’ MWC NU Wonomerto: Syiar Masjid ke Masjid, Perkuat Ikatan Umat

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Moch. Sulaiman
    • 0Komentar

    WONOMERTO– Upaya memperkuat ikatan emosional antara Nahdlatul Ulama (NU) dengan masyarakat terus digelorakan oleh MWC NU Wonomerto melalui kegiatan rutin Lailatul Ijtima’ yang dilaksanakan setiap malam tanggal 15 Hijriyah. Pada pelaksanaan Rabu (29/4/2026), kegiatan dipusatkan di Kantor MWC NU Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo dengan melibatkan jajaran pengurus, lembaga, dan badan otonom (BANOM) dari tingkat MWC […]

  • IMG 20260428 WA0001

    Istiqamah 5 Tahun, Rutinan Ranting NU Jorongan Jadi Inspirasi di Leces

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Saiful Rijal
    • 0Komentar

    LECES– Ranting NU 01 Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, membuktikan kekuatan istiqamah dengan menjaga tradisi pengajian rutin setiap malam Selasa selama lima tahun tanpa terputus. Di bawah kepemimpinan KH Fathur Rosi, rutinan ini menjadi denyut nadi kegiatan tingkat ranting di wilayah tersebut yang konsisten merawat ukhuwah dan soliditas warga Nahdliyin. Seperti yang terlihat pada […]

expand_less