Breaking News
dark_mode
Trending

Membumikan Dzikir dan Munajat untuk Muktamar dan Muskercab

  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MUKTAMAR ke-35 Nahdlatul Ulama yang akan digelar pada 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur, kini sudah di depan mata.

Sebagai forum musyawarah tertinggi jam’iyah, hajat lima tahunan ini tidak hanya menjadi ajang strategis untuk merumuskan program kerja dan aturan organisasi, tetapi juga momentum penting dalam menentukan kepemimpinan Rais ‘Am dan Ketua Umum PBNU untuk lima tahun ke depan.

Menjelang hari penyelenggaraannya, dinamika dan arus informasi terkait Muktamar bertebaran di mana-mana. Terutama di beragam platform media sosial.

Di era digital saat ini, kita tidak perlu repot mencari informasi; berita-berita tersebut datang menghampiri dan mengejar kita setiap detik melalui notifikasi di layar gawai. Ada yang menyebut era ini sebagai masa “banjir informasi”.

Kendati memudahkan akses, kepungan banjir informasi ini tak jarang melahirkan kebingungan tersendiri. Di tengah begitu banyak kabar yang berseliweran, warga kerap dihadapkan pada dilema untuk memilah mana informasi yang valid dan dapat dipercaya.

Terlebih lagi, tidak sedikit narasi atau diskursus yang beredar justru bersifat provokatif, mengaduk-aduk batin, dan memicu ketegangan emosional di ruang publik digital.

Berkenaan dengan agenda Muktamar, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan instruksi kepada segenap pengurus dan warga Nahdliyin di tanah air untuk melaksanakan doa bersama, riyadhoh, dan munajat.

Arahan ini tertuang dalam Surat PBNU Nomor 552/PB.01/A.II.08.47/99/07/2026 tentang Instruksi Melakukan Munajat dan Riyadhoh.

Dokumen yang disahkan oleh Rais ‘Am PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib ‘Am PBNU KH Akhmad Said Asrori, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, serta Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf tersebut dialamatkan secara luas kepada segenap PWNU, PCNU, PCINU, para pemimpin pesantren di bawah naungan RMI NU, hingga para pengurus masjid dan mushala.

Lewat surat instruksi tersebut, PBNU mengimbau seluruh warga NU untuk memanjatkan doa khusyuk bagi para muassis (pendiri) Jam’iyah Nahdlatul Ulama, sekaligus memohon kelancaran, keberhasilan, dan keberkahan bagi jalannya Muktamar Ke-35 NU.

Oleh karena itu, daripada terus-menerus larut ke dalam arus banjir informasi yang melelahkan dan mengaduk emosi, mari sambut instruksi pimpinan jamiyah ini dengan menggalakkan dzikir dan doa.

Kita manfaatkan jari dan jempol kita untuk memetik butiran tasbih, merangkai wirid, serta memanjatkan doa tulus demi kesuksesan muktamar.

Alih-alih membiarkan jari jemari kita terseret arus komentar miring, perdebatan kurang berfaedah, atau sibuk mengomentari dinamika organisasi di media sosial, mari sibukkan lisan kita dengan zikir, munajat, dan pujian kepada Ilahi.

Langkah sederhana ini sekaligus menjadi ikhtiar batin untuk mengurangi ghibah antarsesama saudara seiman.

Sejalan dengan ikhtiar batin menyongsong agenda Muktamar, denyut konsolidasi jamiyah juga terjadi di tingkat daerah. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo bersiap menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I, Ahad (26/7/2026) di Pondok Pesantren Al-Barokah, Desa Tunggak Cerme, Kecamatan Wonomerto.

Agenda strategis ini menuntut keseriusan seluruh pengurus. Waktu yang ada harus dimanfaatkan sebaik-baiknya tanpa ada ruang yang terbuang sia-sia. Sebab hasil rumusan dalam Muskercab ini akan menjadi pedoman dalam menggerakkan roda organisasi dan menjawab tantangan umat di tingkat lokal ke depan.

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan, menjaga keutuhan jamiyah, serta menuntun Muskercab PCNU Kabupaten Probolinggo dan Muktamar ke-35 NU menuju hasil terbaik bagi kemaslahatan umat, bangsa, dan agama. (*)

  • Penulis: Rais Syuriah PCNU Kab. Probolinggo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Screenshot

    Kiai Imam Fathor Rozi Tiba di Madinah, Doakan Santri hingga Warga Segera Menyusul ke Tanah Suci

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Agus Sholeh
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO — Kabar menggembirakan datang dari Tanah Suci. Pengasuh Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Kiai Imam Fathor Rozi, menyampaikan kondisi terkini usai tiba di Madinah, Arab Saudi, Kamis (23/4/2026). Melalui sebuah video, Kiai Imam mengungkapkan rasa syukur mendalam karena telah sampai di Masjid Nabawi, tempat yang selama ini dirindukannya. “Alhamdulillah, ala kulli hal, sudah sampai di […]

  • Wabup

    Raperda Fasilitasi Pesantren Probolinggo Disepakati, Simak Serialnya di Sini!

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi NUProbolinggo
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO– Sebuah langkah bersejarah yang menyejukkan hati kaum sarungan baru saja ditorehkan di Kabupaten Probolinggo. Senin (6/7/2026), DPRD bersama Pemkab Probolinggo secara resmi telah menetapkan kesepakatan bersama Raperda tentang Fasilitasi Pesantren. Regulasi ini menjadi angin segar sekaligus payung hukum yang kokoh bagi urat nadi pendidikan Islam tradisional di daerah yang dikenal kaya dengan lembaga pesantren […]

  • Photo 6296061309207908682 y

    Songsong Muktamar NU 2026, Ansor-Ishari Probolinggo ‘Ketuk Pintu Langit’

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Abdul Jalal
    • 0Komentar

    TONGAS — Menyongsong Muktamar NU 2026, PC GP Ansor bersama PC Ishari NU Kabupaten Probolinggo menggelar majelis “Mengetuk Pintu Langit” di Halaman Kantor Kecamatan Tongas, Kamis (30/7/2026) malam. Majelis ini digelar untuk memohon kesuksesan Muktamar di Jombang, sekaligus keberkahan terwujudnya Probolinggo Tamba Sae. Kegiatan yang berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, ini diselimuti […]

  • IMG 20260220 WA0059

    Dakwah Binnidzom

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    SELASA lalu saya mengadiri peluncuran Sentra Syiar Ramadan NU sekaligus Pelepasan Dai Muda Ramadhan oleh Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama atau LDNU di Pondok Pesantren Nahdlatul Muta’allimin. Sentra Syiar Ramadan dipusatkan di masjid dan musala. Korps Dai Muda atau KODAMA NU yang digembleng dalam Diklat Dai Milenial pada akhir 2025, ada di sentra itu. Mereka dibekali […]

  • WhatsApp Image 2026 10 09 at 03.41.09

    Kalam Ulama: Sikap Terbaik Muslim di Kala Sempit dan Lapang

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle LDNU Kabupaten Probolinggo
    • 0Komentar

    Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Rahimahullah berkata: كُلَّمَا ضَاقَ الأَمْرُ اتَّسَعَ، وَكُلَّمَا اتَّسَعَ الأَمْرُ ضَاقَ Setiap kali urusan terasa sempit maka akan diberi kelapangan. Dan setiap kali urusan diberi kelapangan maka akan terasa sempit. [Syarah Riyadhus Shalihin] Jemaah Jum’at Rahimakumullah, Hidup ini berputar. Tidak ada kesempitan yang abadi, dan tidak ada kelapangan yang kekal. Inilah […]

  • 48447c59 698c 480f 9d6e dc46b132607a

    Pikat Pelajar dan Santri Bantaran, PAC IPNU IPPNU Gelar Makesta di Ponpes Nahdlatul Muta’alimin

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    BANTARAN – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Bantaran sukses menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) pada Jumat hingga Sabtu, 29–30 Mei 2026. Kegiatan yang bertempat di Pondok Pesantren Nahdlatul Muta’alimin, Desa Kropak, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo ini menjadi langkah strategis dalam membentengi moral generasi […]

expand_less