Peduli Gempa NTT, LAZISNU Probolinggo Galang Dana di Pasar Leces
- calendar_month 22 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LECES– Gelombang empati untuk korban bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 terus mengalir dari berbagai daerah.
Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, NU CARE-LAZISNU PCNU Kabupaten Probolinggo bersama jajaran Banser, CBP IPNU, hingga Majelis Alumni IPNU Kecamatan Leces menggelar aksi penggalangan dana di kawasan Pasar Leces, Kabupaten Probolinggo, Kamis (20/8/2026).
Bencana gempa tektonik dangkal tersebut telah mengakibatkan sedikitnya puluhan warga meninggal dunia, ribuan orang luka-luka, serta merusak fasilitas umum dan permukiman warga di kawasan Flores dan sekitarnya.
Kondisi di lapangan kian memprihatinkan lantaran ribuan kali gempa susulan masih terus terjadi hingga memaksa warga mengungsi ke tempat aman.
Aksi yang melibatkan sinergi lintas badan otonom dan lembaga NU ini menyasar para pedagang, pembeli, serta pengguna jalan di sekitar pasar tradisional. Gerakan ini menjadi langkah nyata dalam merespons seruan kepedulian sosial dari pimpinan wilayah.
Ketua LAZISNU Kabupaten Probolinggo, Dewi Puspa menjelaskan, aksi turun ke jalan ini dilaksanakan untuk mengetuk pintu hati masyarakat agar ikut meringankan beban warga terdampak musibah di NTT.
“Giat ini merupakan bentuk kepedulian kami atas gempa yang terjadi di NTT. Ini sekaligus menjalankan seruan dari NU CARE-LAZISNU Jawa Timur untuk sama-sama bergerak menggerakkan hati masyarakat agar peduli kepada saudara-saudara kita yang ditimpa musibah,” ujar Dewi Puspa.
Tak berhenti di pusat keramaian warga, LAZISNU Kabupaten Probolinggo juga meluaskan jangkauan gerakan ke sektor pendidikan. Pihaknya berencana menggandeng lembaga-lembaga sekolah untuk ikut berpartisipasi menanamkan nilai kepedulian sosial sejak dini.
“Selain aksi di lapangan, NU CARE-LAZISNU juga akan mengajak lembaga-lembaga sekolah untuk peduli dengan berdonasi seikhlasnya dalam gerakan amal ini,” lanjutnya.
Mengenai mekanisme penyaluran, Dewi menegaskan seluruh perolehan donasi yang terkumpul dari masyarakat dan instansi sekolah akan direkapitulasi secara transparan. Bantuan tersebut nantinya diserahkan secara terpadu melalui pintu NU CARE-LAZISNU Jawa Timur pasca-agenda Muktamar mendatang untuk disalurkan langsung kepada keluarga korban terdampak di lokasi bencana. (*)
- Penulis: Dewi Puspa
- Editor: Muhammad Iqbal

Saat ini belum ada komentar