Junaidi Tegaskan Satu Komando, PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo Gelar Konsolidasi Internal
- calendar_month 22 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PROBOLINGGO – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Probolinggo menggelar konsolidasi internal organisasi, sosialisasi bantuan khusus santri dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo, serta doa bersama dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin malam Selasa, 19 Oktober 2026, pukul 18.30 WIB atau bakda Isya, bertempat di kediaman Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo, Sahabat Junaidi, M.Pd., di Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.
Acara ini dihadiri oleh seluruh Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor se-Kabupaten Probolinggo, Koordinator Wilayah Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur, H. Misbahul Munir, serta jajaran pengurus demisioner PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo.
Konsolidasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, menjaga soliditas kepengurusan, dan menyatukan langkah organisasi dalam menjalankan program serta pengabdian kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo, Sahabat Junaidi, M.Pd., menyampaikan pesan dari tingkat pusat mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan organisasi di seluruh tingkatan kepengurusan.
Menurut Junaidi, seluruh kader GP Ansor, mulai dari tingkat pusat hingga ranting, harus bergerak dalam satu komando dan menghindari terbentuknya kelompok-kelompok yang berpotensi memecah belah organisasi.
“Sebagaimana penyampaian dari pusat, hari ini seluruh tingkatan organisasi, mulai dari pusat sampai ranting, harus berada dalam satu komando. Tidak boleh ada kubu-kubu. Kita harus tetap solid, menjaga kebersamaan, dan mengutamakan kepentingan organisasi,” tegas Junaidi.
Ia menekankan bahwa soliditas merupakan salah satu kunci penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi antarpengurus perlu terus diperkuat agar setiap program dapat berjalan selaras dengan arah kebijakan organisasi.
Kehadiran para Ketua PAC dan pengurus demisioner dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan organisasi, sekaligus mempererat hubungan antarkader GP Ansor di Kabupaten Probolinggo.
Selain konsolidasi internal, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi bantuan khusus santri dari Baznas Kabupaten Probolinggo. Agenda ini menjadi bagian penting untuk menyampaikan informasi mengenai dukungan bagi kalangan santri, khususnya terkait program bantuan yang disosialisasikan dalam pertemuan tersebut.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan jajaran pengurus GP Ansor di tingkat kecamatan dapat memahami informasi yang disampaikan dan membantu meneruskannya kepada masyarakat atau pihak-pihak yang berkepentingan sesuai dengan ketentuan program.
Rangkaian kegiatan kemudian diisi dengan doa bersama untuk menyambut Hari Santri Nasional 2026. Doa tersebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan perjuangan organisasi serta pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.
Momentum menjelang Hari Santri Nasional juga menjadi pengingat akan peran penting santri dan pesantren dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, merawat persatuan, serta berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Melalui kegiatan ini, PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo berharap semangat kebersamaan dan koordinasi antarkader semakin kuat. Konsolidasi internal diharapkan tidak berhenti sebagai agenda pertemuan semata, tetapi dapat diwujudkan melalui langkah nyata dalam menjalankan program organisasi dan memperkuat khidmah kepada masyarakat.
Dengan semangat satu komando, kebersamaan, dan nilai-nilai perjuangan santri, GP Ansor Kabupaten Probolinggo berkomitmen untuk terus menjaga soliditas organisasi serta berkontribusi dalam kehidupan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
- Penulis: Siti Nurhaliza

Saat ini belum ada komentar