Breaking News
dark_mode
Trending

PCNU Probolinggo Pacu Musyawarah Ranting dan Kemandirian Ekonomi Umat

  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WONOMERTO– Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Kiai Teguh Mahameru Zainul Hasan, menginstruksikan seluruh jajaran pengurus untuk menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) hingga tingkat Anak Ranting sebelum Juli 2026.

Penegasan tersebut disampaikan Kiai Teguh ini saat menghadiri kegiatan rutin Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWCNU Wonomerto, di Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Ahad (17/5/2026).

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian krusial dari penguatan roda organisasi serta konsolidasi gerakan NU di akar rumput secara masif.

“Sebelum Juli 2026, seluruh ranting harus melaksanakan musyawarah ranting hingga tingkat anak ranting. Ini adalah komitmen kita bersama dalam memperkuat struktural dan merapatkan barisan gerakan NU,” tegas Kiai Teguh di hadapan ratusan jemaah yang hadir.

Pendampingan 6 Bulan PWNU untuk NU Care

Agenda penguatan di akar rumput ini kian matang dengan adanya program strategis dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. Melalui jaringan filantropinya, PWNU Jatim dijadwalkan turun langsung melakukan pendampingan intensif program NU Care-LAZISNU ke tingkat ranting selama enam bulan ke depan.

Untuk wilayah Wonomerto, Ranting NU Pohsangit Ngisor telah ditunjuk dan dipersiapkan sebagai salah satu ranting prioritas yang menjadi proyek percontohan (pilot project) penguatan program kemandirian umat tersebut.

Gayung bersambut, Ketua MWCNU Wonomerto, M. Muhsin, menyatakan kesiapan jajarannya untuk mengawal ketat program pendampingan dari wilayah sekaligus instruksi konsolidasi dari cabang. Ia menegaskan bahwa forum rutinan seperti ini adalah momentum strategis untuk mengeksekusi program kerja nyata.

“Kegiatan rutin ini adalah laboratorium kita. Di sinilah forum penguatan spiritual, ukhuwah Nahdliyah, sekaligus media efektif untuk menyukseskan program organisasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Muhsin.

Sinergi LAZISNU dan Kemandirian Jamaah

Ketua LAZISNU PCNU Kabupaten Probolinggo, Dewi Puspa Ernawati, memaparkan bahwa model pendampingan tersebut akan diintegrasikan dengan program “NU Care Berdaya”.

Program ini mencakup pemberdayaan ekonomi umat, layanan kesehatan, pendidikan, hingga aksi sosial berbasis Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).

Dewi menekankan bahwa gerakan Koin NU yang selama ini berjalan terbukti menjadi instrumen gotong royong yang ampuh bagi warga Nahdliyin.

“Gerakan Koin NU bukan sekadar mengumpulkan uang, tapi merupakan instrumen kemandirian masyarakat dan penguatan ekonomi yang berbasis langsung pada jamaah,” terang Dewi.

“Melalui pendampingan enam bulan dari PWNU Jatim nanti, Ranting Pohsangit Ngisor akan kita maksimalkan sebagai percontohan tata kelola NU Care yang akuntabel dan berdampak luas,” tambah Dewi.

Apresiasi Pemerintah dan Tradisi Kitab Kuning

Di sisi lain, konsistensi MWCNU Wonomerto dalam merawat tradisi keilmuan mendapat apresiasi tinggi dari jajaran Pemerintah Kecamatan. Camat Wonomerto, Rosyidi, yang hadir bersama Danramil dan Kepala KUA Wonomerto, Wawan Ali Suhudi, mengaku kagum dengan istiqamahnya kajian kitab kuning di wilayahnya.

“Tradisi mengkaji kitab kuning ini harus terus diistiqamahkan untuk mengimbangi derasnya arus informasi dan berbagai kajian di media sosial atau YouTube. Ini adalah benteng dan ciri khas Jam’iyyah Nahdlatul Ulama,” puji Rosyidi.

Sebagai bentuk dukungan, Camat Rosyidi menyatakan bahwa Pemcam Wonomerto siap memfasilitasi berbagai kegiatan NU ke depan, termasuk mempersilakan penggunaan pendopo kecamatan jika dibutuhkan.

Acara rutinan yang berlangsung khidmat di rumah Ibu Endang tersebut diawali dengan pembacaan istighosah yang dipimpin oleh Rois Syuriyah MWCNU Wonomerto, KH Andil Malik Damanhuri, dan dilanjutkan dengan kajian tauhid kitab kuning oleh Ustadz Syamsuli Akbar. (*)

  • Penulis: Ansori
  • Editor: Muhammad Iqbal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp Image 2025 07 07 at 10.17.23 bb7537d2

    Dzahin Alaisa, Yatim Cilik dari Probolinggo Hafal Juz 30 di Usia 7 Tahun: Bukti bahwa Cinta Al-Qur’an Bisa Menguatkan Segalanya

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Probolinggo, Jawa Timur – Di pelosok Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, seorang anak perempuan bernama Dzahin Alaisa tumbuh menjadi inspirasi bagi banyak orang. Lahir pada 26 Agustus 2016, Dzahin kini berusia 7 tahun dan telah menghafal Juz 30 Al-Qur’an, serta bercita-cita menjadi seorang Hafidzoh. Dzahin adalah siswi aktif di MI Tarbiyatul Ula Desa Sumberkare, […]

  • IMG 20260216 WA0029

    SMK NU Bantaran: Mencetak Teknisi Multimedia Berkarakter Khaira Ummah

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle adminnuprob
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – LP Ma’arif NU Kabupaten Probolinggo terus memperkuat sektor pendidikan vokasi melalui SMK NU Bantaran yang memfokuskan diri pada pencetakan generasi muslim Khaira Ummah. Sekolah yang berlokasi di wilayah strategis Bantaran ini, memadukan keahlian teknologi multimedia dengan fondasi karakter santri guna menjawab tantangan dunia kerja global. Institusi ini mematok visi besar untuk menjadi pusat […]

  • WhatsApp Image 2026 05 04 at 12.33.46

    ISNU Probolinggo Ikuti Pelatihan dan Uji Kompetensi Juru Sembelih Halal di Surabaya

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Surabaya – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Probolinggo turut ambil bagian dalam kegiatan Pelatihan dan Uji Kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha) yang diselenggarakan oleh PW ISNU Jawa Timur pada 2–3 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung di Suites Hotel Surabaya dan diikuti oleh 35 peserta yang merupakan pengurus PW dan PC ISNU se-Jawa Timur. Pelatihan […]

  • IMG 20260617 WA0016

    Dua Kader Terbaik NU Probolinggo Raih Gelar Doktor, Bahas AI hingga Kepemimpinan Kiai

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle M Iqbal
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO – Rabu (17/6/2026) menjadi momen bersejarah sekaligus penuh kebanggaan bagi PCNU Kabupaten Probolinggo. Dua kader terbaiknya sukses meraih gelar akademik tertinggi yakni Doktor secara bersamaan di dua kampus negeri yang berbeda. Kader pertama adalah Dr. Abu Tholib, M.Kom. Dosen Tetap Fakultas Teknik Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton sekaligus Sekretaris LP Maarif NU Kabupaten Probolinggo […]

  • IMG

    Harlah PMII Ke-66, Gus Haris Ajak Kader Berkolaborasi Wujudkan Probolinggo SAE

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Agus Sholeh
    • 0Komentar

    PROBOLINGGO — Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Probolinggo menjadi momentum konsolidasi kader dan alumni untuk memperkuat peran organisasi dalam pembangunan daerah. Puncak peringatan digelar di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa, Senin (27/4/2026), mengusung tema “Merawat Gerakan, Menguatkan Peradaban.” Bupati Probolinggo Mohammad Haris atau Gus Haris menegaskan pentingnya sinergi antara kader PMII dan pemerintah […]

  • WhatsApp Image 2026 01 13 at 09.27.41 fdc78163

    PC Fatayat NU Kabupaten Probolinggo Dorong Pemberdayaan Perempuan melalui Latihan Kader Dasar

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Siti Nurhaliza
    • 0Komentar

    Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Probolinggo menggelar Latihan Kader Dasar (LKD) sebagai bagian dari penguatan kaderisasi dan pemberdayaan perempuan. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, Sabtu–Minggu (10–11/01/2026), di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo. Latihan Kader Dasar ini mengusung tema “Mencetak Kader Fatayat NU yang Berdaya sebagai Agen Perubahan di Masyarakat”, […]

expand_less